Sejuta Foto Cuma Modal Lima Ribu, Yuk Main ke Mangrove Kadilangu di Kulon Progo

Annyta Sumarya

Annyta Sumarya

On Indonesia
Berfoto di Mangrove Kadilangu Berfoto di Mangrove Kadilangu

Kulon Progo adalah salah satu daerah yang terkenal memiliki banyak tempat wisata alam. Mulai pantai, air terjun, danau, hingga bukit-bukit instagenic. Termasuk hutan mangrove Kadilangu di Kulon Progo memiliki nilai tambah dibandingkan dengan hutan sejenis di tempat lain. Betapa tidak, kawasan mangrove di sini dikemas sedemikian kreatif.

Mangrove Kadilangu (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Tiap sudutnya bisa jadi tempat menarik untuk mengabadikan momen. Ragam dekorasi uniknya ampuh untuk membuat hasil foto jadi makin keren.

Kawasan perairan di sekitar mangrove (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Setidaknya ada empat hutan mangrove di Kulon Progo yang memiliki konsep seperti itu. Selain Hutan Mangrove Warna Tirta Pasir Mendit, ada juga Mangrove Maju Lestari, Jembatan Api-api, dan Kadilangu.

Kali ini saya akan menuturkan pengalaman liburan ke Mangrove Kadilangu. Siapa tahu bisa jadi referensi liburan Teman Traveler yang hendak menghabiskan akhir pekan di Jogjakarta, khususnya Kulon Progo.

Wisata Unik Kulon Progo

Jembatan bambu Instagenic (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Seperti disebutkan di atas, Kulon Progo adalah daerah yang memiliki banyak tempat wisata. Kawasan hutan mangrove dikemas sedemikian rupa hingga tampak menarik dan jauh dari kesan monoton. Tak heran jika destinasi ini belakangan diminati para pelancong.

Jalan setapak dari bambu (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Jika umumnya hutan mangrove hanya dilengkapi jalan setapak dari kayu, tidak demikian di Kulon Progo. Teman Traveler bisa menikmati pemandangan asri sembari bergaya di depan kamera. Hasilnya tentu akan sangat keren dan bisa kalian bagikan di media sosial.

Spot berbentuk hati (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Banyak spot-spot menarik yang sayang dilewatkan begitu saja. Salah satunya adalah jembatan bambu megah yang pastinya antimainsteam. Takkan bisa ditemukan di tempat wisata lain. Selain itu ada juga spot berbentuk hati dengan pemandangan aliran sungai Bogowonto dan tanaman mangrove.

Berfoto di jembatan (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Bambu jadi elemen penting di Hutan Mangrove Kadilangu. Tidak sekedar menjadi dekorasi, namun sekaligus penghubung antara spot foto satu dengan lainnya. Sentuhan ini juga membuat suasana sekitar terasa kian artistik. Teman Traveler bisa lihat sendiri di beberapa foto yang saya bagikan.

Sekali Jalan, Dua, Tiga Wisata Terlampaui

Menara bambu yang unik (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Hutan Mangrove Kadilangu terletak di Desa Jangkaran, Kecamatan
Temon, Kabupaten Kulonprogo, Jogjakarta. Jika Teman Traveler berangkat
dari pusat kota, cukup arahkan kemudi ke daerah Wates. Berikutnya, susuri jalan menuju Purworejo. Kalian bakal melintasi jembatan Sungai Bogowonto, yang sekaligus jadi perbatasan Kulonprogo dengan Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo.

Tak jauh dari sana, Teman Traveler akan menemukan papan petunjuk menuju wisata hutan mangrove. Cukup ikuti petunjuk arah yang ada untuk bisa mencapai Kadilangu.

Lokasi Mangrove Kadilangu juga sangat strategis karena berdekatan dengan wisata mangrove lainnya. Teman Traveler juga bisa melipir ke Pantai Congot. Bak peribahasa, berwisata ke Kadilangu bagaikan sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Keseruan di Kadilangu

Menara Bambu dengan bentuk mirip Eiffel (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Lantas apa saja sih keseruan yang bisa Teman Traveler dapat di Hutan Mangrove Kadilangu ini? Berfoto sudah pasti, sebab banyak sekali spot foto menarik di Kadilangu. Sebut saja jembatan gantung, maskot bertuliskan
Kulon Progo, jangkar cinta, sarang burung, dekorasi ayunan, dekorasi berbentuk hati, ornamen mutiara, dan masih banyak lagi.

Jembatan bambu (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Selain itu ada juga spot foto menara yang bisa digunakan sebagai menara pandang. Traveler bisa menaikinya dan menikmati semilir angin sembari menikmati pemandangan memukau Kadilangu dari ketinggian.

Keliling naik perahu (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Jika sudah kehabisan ide berfoto, Teman Traveler bisa mencoba naik perahu yang disediakan pengelola. Kalian bakal dibawa mengarungi aliran Sungai Bogowonto menuju kawasan mangrove sebelah Kadilangu. Cukup rogoh kocek sebesar Rp25.000 untuk merasakan keseruan ini.

Jalan setapak dihiasi rimbunan mangrove (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Sudah lapar? Tidak usah khawatir, Teman Traveler. Hutan Mangrove Kadilangu menyediakan beberapa tempat makan. Tinggal pilih saja mau makan apa, ada banyak pedagang dari mulai makanan ringan, minuman-minuman pelepas dahaga, sampai dengan makanan berat seperti menu seafood. Pastinya cocok sekali disantap sembari menikmati suasana pantai.

Tiket Murah, Pengalaman Meriah

Destinasi ini bisa Teman Traveler sambangi mulai pukul 06.00 sampai 18.00 dan mereka buka setiap hari. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pagi menjelang siang, saat sinar matahari belum terlalu terik. Sore pun tak kalah menyenangkan karena kalian bisa santai sembari menanti senja.

Biaya masuk yang harus Teman Traveler siapkan terbilang murah, per orang cukup membayar Rp4.000. Tarif parkir Rp5.000 untuk mobil dan Rp2.000 untuk motor. Lahan parkirnya cukup luas, bus atau kendaraan
besar bisa masuk. Selain itu sudah tersedia toilet dan mushola untuk memudahkan kalian beribadah. Cukup lengkap bukan?

Berfoto di anjungan Kadilangu (c) Annyta Sumarya/Travelingyuk

Jadi kira-kira kapan nih Teman Traveler bertandang ke Mangrove Kadilangu? Siapkan kamera dan pose-pose keren ya, jangan sampai kehabisan gaya. Selamat berlibur.