Mangrove Cengkrong Trenggalek, Nikmati Alam Ditemani Burung Dara Cantik

Setiap Teman Traveler pasti punya tempat favorit yang ingin dikunjungi. Buat kalian yang suka jelajah pantai, sangat disarankan liburan ke Trenggalek. Kalian akan temukan banyak destinasi apik bernuansa pantai. Salah satunya adalah Mangrove Cengkrong.

Destinasi satu ini tengah hits di antara wisatawan lokal dan luar kota. Pemandangan di sekitarnya memang begitu menakjubkan. Pesona alamnya sungguh memanjakan mata. Yuk, simak cerita saya selengkapnya selama berada di Mangrove Cengkrong.

Lokasi dan Tiket Masuk

img20181023102818_01_wXS.jpeg
Pintu masuk wisata (c) Tikka Dessy Harsanti/Travelingyuk

Mangrove Pancer Cengkrong terletak di Pantai Cengkrong, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Untuk menuju sini, Teman Traveler bisa ikuti petunjuk jalan menuju Pantai Prigi sebab jaraknya hanya sekitar tiga kilometer.

Bicara soal tiket masuk, Teman Traveler cukup bayar Rp5.000 per orang. Sementara untuk parkir kendaraan, kalian hanya perlu keluarkan Rp3.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp2.000 untuk sepeda motor.

Oh ya, Teman Traveler bisa berkunjung ke sini setiap hari. Wisata Trenggalek ini buka mulai pukul 07.00 hingga 17.00. Catat baik-baik ya, agar kalian tak sampai salah jam mampir.

Jembatan Galau

img20181023101807_01_3Gu.jpeg
Jembatan Galau (c) Tikka Dessy Harsanti/Travelingyuk

Selain cocok untuk wisata, kawasan mangrove ini juga pas buat edukasi. Deretan pohon bakau yang tumbuh di sini tidak hanya berasal dari satu spesies, melainkan ada beberapa jenis yang sengaja dibudidayakan.

Keunikan lainnya adalah keberadaan jembatan kayu yang diberi sebutan unik, yakni Jembatan Galau. Terbuat dari papan kayu dan dibangun di atas kawasan mangrove. Dibangun khusus agar pengunjung bisa leluasa berkeliling melihat-lihat kawasan sekitar mangrove.

Latar Belakang Pegunungan

img20181023102303_01_cFv.jpeg
Pemandangan indah di sekitar hutan mangrove (c) Tikka Dessy/Travelingyuk

Mangrove di sini tumbuh di atas tanah lumpur yang terbawa aliran Sungai
Kalisongo. Sungai ini nantinya akan bermuara di Pantai Cengkrong. Jadi sangat cocok disambangi Teman Traveler yang mendambakan nuansa pantai.

Kawasan Mangrove ini juga dikelilingi pegunungan. Jika Teman Traveler berkunjung saat cerah, kalian bakal disuguhi pemandangan yang luar biasa indah. Tersedia pula tempat duduk beratap sebagai rest area. Jadi jangan khawatir kepanasan dan kelelahan saat jalan-jalan di sekitar sini.

Namun sebelum berkeliling ada baiknya Teman Traveler melakukan sejumlah persiapan. Jangan lupa membawa bekal air minum, memakai sun block, mengenakan topi serta kacamata, dan membawa payung. Pastikan kalian tetap nyaman selama berjalan-jalan di sekitar sini.

Jika lupa membawa, jangan khawatir. Di sekitar sini Teman Traveler bisa menemukan persewaan payung, serta penjual topi dan kacamata. Selain itu, ada banyak warung yang menjual camilan dan beragam makanan. Toilet dan WC umum juga sudah tersedia, kok.

Teman Traveler bisa rasakan asyiknya keliling kawasan mangrove sembari menumpang perahu. Seorang hanya perlu membayar Rp10.000 untuk jasa ini. Dijamin bakal jadi pengalaman seru dan tak terlupakan.

Bermain Bersama Burung Dara

img20181023104208_01_Epq.jpeg
Memberi makan burung dara (c) Tikka Dessy/Travelingyuk

Di sekitar Mangrove Cengkrong ada banyak burung dara dan perkutut dilepaskan. Teman Traveler bisa coba memberi makan langsung dan berfoto bersama unggas lucu tersebut. Cukup beli jagung di
warung sekitar dengan harga Rp2.000 per bungkus. Begitu burung dara sudah berkumpul, segera jepret kamera. Dijamin bakal hasilkan gambar menarik.

Itulah sedikit pengalaman saya jalan-jalan di sekitar Mangrove Cengkrong. Buat Teman Traveler yang sedang liburan di Trenggalek dan mencari suasana jalan-jalan berbeda, bisa coba mampir ke sini. Bagaimana, mau ajak siapa untuk eksplor wisata ini?

Tags
kontributor mangrove cengkrong Travelingyuk Trenggalek wisata trenggalek
Share