Fakta Tentang LRT Jakarta yang Akan Meluncur di Akhir Tahun 2018, Penasaran?

Angkutan umum memang berperan penting untuk mengatasi kemacetan karena banyaknya jumlah kendaraan pribadi, apalagi jika membahas Ibu Kota. Jakarta merupakan kota yang cukup padat dan penduduknya juga banyak, termasuk yang berasal dari luar daerah. Salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan kota ini adalah dengan membangun LRT Jakarta atau Lintas Rel Terpadu. Travelingyuk akan membahas beberapa fakta mengenai transportasi satu ini, langsung simak ya!

Tahap Percobaan

Masih dalam tahap percobaan
Masih dalam tahap percobaan via Instagram/jakarta.waw

Kota besar seperti Palembang dan Jakarta merupakan kota yang pertama kali menggunakan LRT di Indonesia. Diresmikan di tahun 2015 oleh Presiden Jokowi, LRT telah diuji coba sejak tanggal 20 Agustus 2018 lalu hingga 20 September 2018. LRT ini nantinya akan berfungsi sebagai moda transportasi harian warga Jakarta. Uji coba merupakan hal yang penting, karena bertujuan untuk menguji integrasi sarana dan prasarana, perilaku penumpang, dan memberikan sosialisasi dan edukasi bagi penumpang ataupun pihak LRT.

Solusi Kemacetan

Mengurangi kemacetan Jakarta
Mengurangi kemacetan Jakarta via Instagram/jakarta.waw

Gerbong LRT pun lebih sedikit jika dibandingkan dengan KRL. Panjang rute LRT Jakarta adalah sekitar 5,8 km dengan rute Kelapa Gading-Velodrome. Dalam satu setnya hanya mampu menampung sebanyak 278 penumpang. Hal itu dikarenakan untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi para penumpang sehingga tidak perlu berdesak-desakan. Penggunaan LRT ini memang menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di Jakarta khususnya pada kereta api darat.

Fasilitas yang Memanjakan

Fasilitas yang disediakan
Fasilitas yang disediakan via Instagram/lrtjkt

Stasiun Kelapa Gading akan dilengkapi dengan eskalator, lift, toko retail, kedai kopi, dan jembatan penyebrangan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kenyamanan penumpang. Nuansa LRT pun dibuat dengan suasana Indonesia yaitu berwarna merah putih. Pegangan penumpang pun dibuat senada dengan tampilan kereta, yaitu berwarna merah. Biasanya tempat para penumpang menunggu dipisahkan dengan dinding kaca. Namun jika ingin menaiki LRT penumpang harus menunggu pintu di dinding pemisah terbuka agar keamanan lebih terjaga.

Melibatkan Anak Bangsa

Melibatkan anak bangsa
Melibatkan anak bangsa via Instagram/viewjakarta

LRT Jakarta menggunakan rangkaian yang didatangkan dari Korea Selatan. Kereta buatan Korea Selatan ini diklaim memiliki kelebihan karena menggunakan sistem articulated bogie. Teknologi tersebut berfungsi agar kereta dapat melaju dengan aman mengikuti kontur jalur trek ditikungan yang tajam. Jakarta merupakan kota yang pertama kali menerapkan teknologi ini. Getaran yang ada di kereta LRT ini pun nyaris tidak terasa bahkan kedap suara. Walaupun kereta didatangkan dari Korea Selatan, namun untuk pembuatan kereta selanjutnya akan menggunakan rangkaian buatan PT INKA yang ada di Madiun.

Itulah fakta mengenai LRT Jakarta yang kabarnya akan meluncur di akhir tahun 2018. Apakah Teman Traveler sudah semangat untuk menyambutnya?

Tags
Akomodasi Indonesia Jakarta Jawa Barat LRT transportasi
Share