Lentog Tanjung Khas Kudus, Kuliner Sederhana Menu Sarapan Favorit Orang Terkaya di Indonesia

Sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia, Bambang Hartono ternyata punya menu sarapan favorit yang sederhana. Pengusaha dengan kekayaan Rp 200an triliun, yang beberapa waktu lalu menyumbang perunggu di pagelaran Asian Games 2018 ini, gemar sekali menyantap Lentog Tanjung khas Kudus untuk sarapan, seperti yang dilansir dari cnbcindonesia. Dengan kekayaan yang dimiliki, Bambang Hartono bisa sarapan apa pun yang beliau mau, tapi pilihannya jatuh pada sajian yang sederhana. Penasaran, seperti apa enaknya Lentog Tanjung sampai membuat orang terkaya nomor satu di Indonesia mengidolakannya?

1. Berupa Sajian Lontong, Sayur Gori dan Lodeh Tahu

Nikmatnya Seporsi Lentog Tanjung dengan Sate Usus dan Telur Puyuh
Nikmatnya Seporsi Lentog Tanjung dengan Sate Usus dan Telur Puyuh via Instagram/elegi.sandyakala_

Lentog Tanjung khas Kudus merupakan sajian tradisional berisi irisan lontong yang disiram dengan sayur gori atau nangka muda dan lodeh tahu atau tempe. Citarasa gurih dari santan, manis dan pedas dari bumbunya yang berpadu dengan lontong pulen dan bawang goreng sebagai taburannya, membuat siapa saja langsung suka. Biasanya, Bambang Hartono mengonsumsi Lentog Tanjung dengan tambahan cabai yang lebih banyak. Teman Traveler bisa menambah sate usus, sate ati dan ampela ayam, atau sate telur puyuh sebagai lauk tambahan.

2. Menu Sarapan Andalan Warga Kudus

Menu Sarapan Kegemaran Warga Kudus
Menu Sarapan Kegemaran Warga Kudus via Instagram/wita_tempesaguabil_naurasnack

Di kota asalnya, Lentog Tanjung mudah ditemui di pinggir jalan saat jam-jam sarapan. Puluhan kios yang menjual kuliner ini, terisi oleh banyak masyarakat Kudus yang memang menjadikan sajian ini sebagai menu andalan untuk sarapan. Terutama pada hari Minggu, masyarakat Kudus berbondong-bondong datang ke sentra Lentog Tanjung sehabis jalan-jalan pagi.

3. Makanan Desa yang Mencuri Banyak Hati

Makanan Desa yang Menyentuh Banyak Hati
Makanan Desa yang Menyentuh Banyak Hati via Instagram/jakulkudus

Makanan dari desa punya citarasa yang entah bagaimana selalu jempolan. Teman Traveler setuju, kan? Bumbu yang dipakai untuk mengolah suatu masakan, tidak pernah tanggung, sehingga rasanya pun kuat dan sulit untuk dilupakan. Begitu pun halnya dengan Lentog Tanjung khas Kudus ini. Ia berasal dari Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus. Semula, kuliner ini hanya dijajakan di lingkungan desa asalnya, namun lama-lama bisa juga ditemukan hingga di pusat kota dan beberapa wilayah Kudus lainnya.

4. Khas dengan Daun Pisang Sebagai Alas

Khas dengan Daun Pisang Sebagai Alas
Khas dengan Daun Pisang Sebagai Alas via Instagram/jakulkudus

Kekhasan sebuah kuliner, menjadi daya tarik yang akan membedakannya dengan masakan lain. Selain citarasa gurih dan berempah yang khas, penyajian dari makanan ini pun tidak kalah unik. Lentog Tanjung disajikan di atas piring yang sudah lebih dulu dialasi daun pisang. Hal itu membuat citarasa gurih dari santan, menjadi semakin sedap sebab aroma dari daun pisang.

Kesederhanaan selera milik Bambang Hartono dalam seporsi Lentog Tanjung, semakin membuat penasaran. Sudah terbayang rasanya, Teman Traveler? Coba kuliner ini saat ke Kudus nanti ya! Harga satu porsinya sangat murah kok! Hanya Rp 5 ribuan. Tunggu apalagi?!

Tags
Indonesia Jawa Tengah Kudus kuliner lentog tanjung kudus
Share