Jelajah Lawang Sewu Semarang, Wisata Misteri dan Belajar Sejarah

Kalau Teman Traveler berjalan-jalan ke Kota Semarang, Lawang Sewu merupakan tempat yang wajib kamu kunjungi. Wisata Semarang ini terkenal angker. Cocok buat kamu yang menyukai wisata misteri dan pengagum design lawas ala Belanda. Penasaran? Yuk, simak perjalanan saya berikut.

Bangunan yang Banyak Menyimpan
Misteri

Lawang Sewu Semarang
Denah bangunan (c) EstiTraveler/Travelingyuk

Bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda ini banyak menyimpan kisah misteri. Lawang Sewu terkenal akan hal mistis, karena bangunan ini dulunya merupakan penjara dan tempat penyiksaan. Banyak prajurit yang disiksa hingga meregang nyawa di sini. Menurut cerita, ada sebuah lorong bawah tanah di Lawang Sewu yang sangat angker.

Lawang Sewu Semarang
Gedung Utama Lawang Sewu (c) EstiTraveler/Travelingyuk 

Tempat tersebut pernah ditayangkan di program uji nyali dunia lain. Tidak sembarang orang boleh memasuki area terlarang tersebut. Sebab selain gelap serta angker, lorong bawah tanah ini juga dikhawatirkan adanya gas beracun yang berbahaya untuk pengunjung.

Salah Satu Tempat Bersejarah di Kota Semarang

Hiburan Musik (c) EstiTraveler/Travelingyuk

Lawang Sewu adalah saksi dari sejarah panjang kereta api Indonesia yang sangat mengesankan. Tempat ini jadi salah satu ikon kota Semarang yang menawarkan arsitektur bangunan Eropa klasik. Gedung Lawang Sewu ini dibangun oleh Het Hoofdkantoor van de Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatscappij (NIS), kantor pusat perusahaan kereta api swasta.

NIS-lah yang pertama kali membangun jalur kereta api yang menghubungkan Semarang dengan Surakarta dan Yogyakarta tahun 1867. Proyeknya dikerjakan oleh Prof. Jacob F. Klinkhamer dan B. J Ouendag yang merupakan arsitek dari Amsterdam.

Jumlah Pintu Ternyata Lebih Dari Seribu 

Lawang Sewu Semarang
Ruangan Bagian Atas (c) EstiTraveler/Travelingyuk

Nama Lawang Sewu berasal dari julukan yang diberikan masyarakat Semarang. Lawang memiliki arti “pintu” dan Sewu memiliki arti “seribu”, sebuah toponim bangunan ini sejak berpuluh tahun lalu karena memiliki pintu yang jumlahnya sangat banyak.

Sebenarnya, jumlah pintu ada sekitar 1.200 buah dan lubang pintunya 429 buah. Selain itu ada juga jendela mozaik indah di sini. Setelah, berkeliling dari satu ruang ke ruang lain, Teman Traveler bisa melanjutkan perjalanan di ruangan atas yang juga terdapat spot foto menarik.

Dimohon untuk tidak masuk sembarangan ke ruangan yang ada di Lawang Sewu. Karena di lantai atas ada beberapa ruangan yang tidak dibuka untuk umum. 

Lokomotif Tua Peninggalan Belanda 

Lokomotif Tua Peninggalan Belanda (c) EstiTraveler/Travelingyuk

Ada beberapa bangunan lain di Lawang Sewu yang menyuguhkan banyak sudut menarik untuk dieksplorasi. Di antaranya gedung A (Exhibition Centre), Gedung B (Retail, Food Court, Galeri, Office Area), Gedung C (Museum), Gedung D (Ruang Tunggu/Ruang P3K), Gedung E (Kantor Pengelola), Mesin Lokomotif Tua di area samping bangunan utama, rumah sumur dan mesin pompa.

Di salah satu ruangan juga terdapat beberapa foto dokumentasi sejarah gedung, proses pemugaran, kunjungan kerja, dan lain-lain. Di area taman tengah, terkadang ada hiburan musik untuk pengunjung Lawang Sewu. Hal paling menarik ada lokomotif tua peninggalan kolonial Belanda.

Lokasinya Ada di Pusat Kota Semarang

Tiket Masuk (c) EstiTraveler/Travelingyuk

Lawang Sewu tidak hanya jadi tempat favorit bagi penyuka wisata misteri dan bangunan lawas saja tapi tempat ini juga sering di jadikan spot untuk berfoto oleh fotografer handal. Sebab tempat ini merupakan wisata Semarang dekat kota.

Tepatnya berada di Tugu Muda, Jl. Pemuda, Sekayu, Semarang, Jawa Tengah. Harga tiket masuk kawasan ini Rp10 ribuan tapi kalau kamu kepengen ada tour guide ada biaya tambahan Rp30 ribuan.

Bila Teman Traveler berkunjung ke Lawang Sewu Semarang, cobalah untuk menggunakan pemandu wisata untuk mendapat info lebih mendetail dari latar belakang tempat ini. Jadi kapan jalan-jalan ke sini?

Tags
Indonesia Jawa Tengah kontributor lawang sewu semarang Travelingyuk
Share