Menyantap Kuliner Sidoarjo, Ada Telur Asin dengan Rasa yang Bikin Penasaran Lho

Renada Vischa

Renada Vischa

On Indonesia
Menikmati kuliner Sidoarjo. Menikmati kuliner Sidoarjo.

Terletak di Provinsi Jawa Timur, kota satu ini tidak kalah dengan Surabaya. Sidoarjo merupakan kota yang berbatasan dengan kota Pahlawan. Walaupun begitu, kota ini kaya akan hasil alamnya berupa hasil tambak yaitu udang dan ikan. Nah, bagi Teman Traveler yang sedang berkunjung atau hanya sekedar melewati kota ini, bisa banget untuk menyantap beberapa kuliner Sidoarjo yang memiliki cita rasa khas. Beberapa diantaranya punya rasa menarik lho, penasaran? Langsung kepoin aja yuk!

Bandeng Asap

Bandeng asap Sidoarjo
Bandeng asap Sidoarjo via Instagram/bandeng_cakteguh

Dikenal memiliki hasil tambak yang melimpah membuat Ikan Bandeng menjadi kuliner favorit yang ada di Sidoarjo. Masyarakat mengolah bandeng tersebut dengan cara diasapi. Dalam proses pembuatannya, bandeng dibersihkan terlebih dahulu sisik dan isi perutnya, kemudian direndam air garam selama 2 jam. Untuk mengurangi kadar garam yang melekat pada daging, bandeng kembali dicuci sebelum ditusuk dengan bambu. Penggunaan tusuk bambu ini bertujuan untuk mempercepat proses pematangan ketika diasapi. Telah menjadi oleh-oleh Sidoarjo, harga yang ditawarkan pun bervariasi yaitu mulai dari Rp35.000 per bungkus tergantung ukurannya.

Wader Kriuk

Wader Kriuk
Wader Kriuk via Instagram/waderlekmaji

Karena kekayaan laut yang melimpah, selain bandeng mereka juga mengkonsumsi ikan wader. Berbeda dengan yang ada di air tawar, ikan wader air laut memiliki rasa yang lebih gurih dan renyah. Hidangan satu ini bisa dikonsumsi sebagai camilan ataupun lauk dan dicampur dengan beberapa jenis sambal. Dalam proses pembuatannya, ikan dibersihkan terlebih dahulu kemudian dicampur dengan beberapa bumbu seperti kunyit, ketumbar, garam, dan lain-lain untuk kemudian digoreng hingga kering. Harga yang ditawarkan pun berbeda-beda, kuliner Sidoarjo satu ini biasanya dikemas di dalam plastik atau toples dan dijual sekitar Rp20.000.

Telur Asin

Telur asin Desa Kebonsari Sidoarjo
Telur asin Desa Kebonsari Sidoarjo via Instagram/ud.doa

Walaupun banyak dari Teman Traveler yang mengetahui bahwa Brebes merupakan kota penghasil telur asin, Sidoarjo juga tak kalah. Salah satu desa yang terkenal sebagai penghasil telur asin terbanyak adalah Desa Kebonsari yang berada di Kecamatan Candi. Tempat ini juga dikenal dengan kampung bebek karena dijumpai banyak peternak bebek. Berbeda dari kota lainnya, telur asin ini memiliki citarasa yang aneh dan unik.

Salah satu warga desa bernama Sulaiman mulai mencoba mengolah telur asin dengan berbagai rasa seperti rasa kepiting, udang, dan salmon. Bebek tersebut diberi makan udang dan kupang. Jika ingin rasa kepiting, ia mengasapi telur tersebut dengan batok kelapa selama 12 jam, untuk rasa udang dipanggang selama 6 jam, dan untuk rasa salmon cukup digoreng selama 7 jam. Tidak main-main, telur miliknya pun sudah diekspor hingga ke luar negeri. Dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp35 ribu, pelanggan sudah bisa mendapatkan sebanyak 10 butir telur asin.

Kue Lumpur Bakar

Kue lumpur bakar
Kue lumpur bakar via Instagram/hobinjajan

Kue Lumpur memang sudah tak asing lagi di telinga pecinta kuliner Sidoarjo. Namun, jika berkunjung ke Sidoarjo, Teman Traveler harus mencicipi kue lumpur bakar. Walaupun cara pembuatannya tidak berbeda dengan yang lain yaitu dengan menggunakan campuran adonan tepung yang diberi santan kemudian diaduk. Untuk kue lumpur sidoarjo sendiri, para pedangang masih banyak yang menggunakan alat tradisional yaitu memasak dengan menggunakan arang. Walaupun tampak padat dari luar, tekstur kue pun terasa lebih lembut ketika disantap. Harganya pun juga murah meriah karena rata-rata pedangang menjual sebesar Rp2.000 untuk per bijinya.

Itulah sekian kuliner Sidoarjo yang menarik untuk disantap. Jadi, kapan nih punya rencana untuk berburu kuliner di kota ini?