Kuliner Populer di Sekitar Wisata Tawangmangu, Yuk Isi Perut Setelah Puas Jalan-jalan

Desi Puji Lestari

Desi Puji Lestari

On Indonesia

Kuliner populer di sekitar wisata Tawangmangu dapat menyelamatkan perut lapar saat sudah lelah jalan-jalan. Di sini tersedia aneka makanan, termasuk yang cukup ekstrem. Mulai dari sop buntut legendaris hingga sate hewan berduri. Penasaran, kan? Berikut rekomendasinya untuk Teman Traveler!

Sate Kambing Pak Pur

Sate Kambing Pak Pur yang Populer di Tawangmangu via Instagram/soloculinary

Kuliner populer di sekitar kawasan Tawangmangu yang pertama harus dicoba adalah Sate Kambing Pak Pur. Sate Kambing Pak Pur bisa ditemukan di Terminal Bus Tawangmangu, di dalam Pasar Wisata Tawangmangu dan bagian timur terminal.

Sajian Sate dan Menu Lain di Pak Pur yang Lezat via Instagram/dhikanov

Meski berada di kawasan wisata, satu porsi sate Pak Pur berisi sepuluh tusuk dijual dengan harga yang terjangkau, yaitu sekitar Rp15 ribu-Rp17 ribu. Sate Pak Pur terkenal dengan rasanya yang lezat. Bumbunya meresap ke dalam daging, sehingga membuat banyak pelanggan ketagihan.

Selain sate, Teman Traveler juga bisa memesan tongseng, gulai hingga tengkleng. Pas untuk isi perut setelah jalan-jalan.

Sop Buntut Bu Ugi

Segarnya Seporsi Sop Buntut Bu Ugi via Instagram/byviszaj

Suhu udara di Tawangmangu yang terkenal sejuk, memang pas dilibas dengan semangkuk sop hangat. Terlebih sopnya berasal dari racikan Bu Ugi yang sudah terkenal.

Sop Buntut Bu Ugi termasuk salah satu yang legendaris di Tawangmangu. Kedainya sudah melayani pembeli sejak 1930. Namun, baru pada 1980, warung ini menjual sop buntut.

Seporsi Sop Buntut Bu Ugi yang Bikin Ketagihan via Instagram/hapenning_solo

Rasa segar dari kuah sop buntut di sini berpadu dengan daging yang lembut. Ia semakin sempurna karena posisi kedai yang cukup strategis. Yaitu di Jln. Raya Lawu Tawangmangu, Sarangan KM 2, Tawangmangu. Tepatnya sejauh 300 meter kiri jalan ke arah Taman New Balekambang.

Satu porsi sop buntut yang legendaris ini dihargai sekitar Rp34 ribu. Setiap harinya, warung makan Bu Ugi buka dari pukul 05.00-19.00 WIB. Jangan sampai kehabisan ya!

Sate Landak Gunung Mas

Coba Kuliner Sate Landak Gunung Mas Saat ke Tawangmangu Ya! via Instagram/bikepacker.kuliner

Liburan memang waktu yang tepat untuk menjajal sesuatu yang baru, termasuk makanan. Tapi bagaimana dengan sate landak? Jika penasaran, saat berlibur ke Tawangmangu nanti, silakan mampir ke Sate Landak Gunung Mas di Jln. Raya Matesih-Tawangmangu, Boma, Nglebak, Tawangmangu. Warung sate ekstrem ini buka dari pukul 07.00-17.30 WIB.

Pelopor Sate Landak di Indonesia via Instagram/antafany.home

Meski ektsrem bagi beberapa orang, warung ini tidak pernah sepi pembeli. Saking ramai dan populernya, Sate Landak Gunung Mas bahkan mendapat penghargaan dari MURI sebagai pelopor sate landak di Indonesia. Ingin coba bagaimana rasanya? Datang saja ke kuliner populer di sekitar wisata Tawangmangu ini dan siapkan uang mulai dari Rp40 ribu ya!

Sate Lawu

Sate Lawu yang Khas Disajikan di Atas Hotplate via Instagram/solodelicious

Hal yang membuat Sate Lawu berbeda dengan sate lain di kawasan Tawangmangu adalah ia disajikan di atas hotplate. Beralamat di Jln. Baru No.2 Kramat, Kalisoro, Tawangmangu, Sate Lawu menyajikan sate kambing sebagai hidangan utama. Soal rasa, jangan ditanya. Terbukti dari pengunjung yang tidak pernah sepi.

Potongan Daging Sate Lawu Cukup Besar via Instagram/satelawu

Satu porsi Sate Lawu dibandrol dengan harga sekitar Rp35 ribu. Jika ingin porsi yang lebih kecil, Teman Traveler cukup membayar dengan pecahan uang Rp20 ribu. Siapa yang sudah nggak sabar pengin coba?

Sate Kelinci Pak Temon

Seporsi Sate Kelinci di Pak Temon via Instagram/rietasoekardie

Satu lagi varian sate yang bisa ditemukan saat jalan-jalan ke kawasan wisata Tawangmangu. Adalah sate kelinci. Penjual sate kelinci di wilayah ini sangat banyak. Hanya, salah satu yang cukup populer adalah Sate Kelinci Pak Temon. Lokasi kuliner populer di sekitar wisata Tawangmangu satu ini tidak terlalu jauh dari Hotel Grand Bintang Tawangmangu.

Disajikan dengan Potongan Bawang Merah yang Menyegarkan via Instagram/groupkulinersolo

Sebelum dibakar, tusukan sate kelinci dicelupkan terlebih dahulu ke dalam rempah-rempah yang sudah dibuat Pak Temon. Tidak heran jika rasanya istimewa.

Disajikan dengan Lontong via Instagram/zatt0809

Kelinci yang digunakan untuk membuat sate, rata-rata adalah kelinci muda yang berusia 6-8 bulan. Sehingga dagingnya lebih empuk dan lezat. Selain itu, harga satu porsi sate yang dijual di sini pun cukup terjangkau, yaitu mulai dari Rp15 ribu/porsi.

Kuliner populer di sekitar wisata Tawangmangu memang patut untuk dicoba. Liburan ke sini pun jadi nggak bingung lagi mau makan apa. Siapa yang sudah nggak sabar pengin mencoba varian kuliner khas Tawangmangu ini?