Kriteria Jalan Layak, Teman Traveler Perlu Tahu

Jalan adalah sarana perhubungan paling vital, bisa dilewati kendaraan maupun manusia. Agar fungsinya maksimal, ada beberapa kriteria jalan layak yang perlu dipenuhi. Teman Traveler pun wajib tahu, sehingga bisa memberi masukan pada pihak terkait jika dibutuhkan.

Jalanan yang bagus tentu akan mempermudah aktivitas Teman Traveler dalam menjelajah sebuah destinasi. Kegiatan wisata pun jadi terasa makin nyaman. Yuk, kita simak bersama apa aja kriteria jalan layak berikut ini.

Ada Marka Jalan yang Jelas

Ilustrasi jalanan (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Jalan raya biasanya memiliki ruas cukup lebar. Agar lalu lintas kendaraan tak semrawut, perlu ada marka jalan yang jelas. Hal ini penting agar pengguna jalan tak sembarangan melintas. Selain berpotensi membuat macet, juga rawan menyebabkan kecelakaan.

Pengguna jalan juga wajib memahami makna marka jalan. Misalnya saja, garis putus-putus artinya boleh dilintasi. Sebaliknya, jika garisnya tegas maka pantang dilewati dan tidak diperkenankan untuk mendahului.

Fasilitas Penyebrangan

Zebra cross (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Pengguna jalan bukan hanya pengendara motor atau mobil saja lho. Pejalan kaki juga termasuk golongan tersebut. Nah, sebuah jalan dikatakan layak jika tersedia fasilitas yang memudahkan pejalan kaki untuk menyebrang.

Dengan kata lain, harus ada zebra cross di titik-titik keramaian tertentu agar orang tak sampai menyebrang sembarangan. Selain membahayakan nyawa, hal ini juga bisa mengganggu kelancaran lalu lintas.

Jembatan penyebrangan jalan (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Jembatan penyeberangan juga perlu disediakan, terutama di kota-kota besar dengan lalu lintas padat dan rawan macet. Keberadaan fasilitas ini tentu membuat pejalan kaki lebih aman. Mereka bisa menyeberang tanpa harus berhadapan dengan kendaraan bermotor yang kadang bisa mengerem mendadak.

Trotoar Memadai

Trotoar (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Trotoar wajib ada di jalanan sekitar pemukiman padat penduduk atau tengah kota. Pejalan kaki bisa mengayun langkah dengan nyaman, tanpa terganggu kendaraan bermotor. Tentunya juga jauh lebih aman bukan?

Trotoar ramah pejalan kaki biasanya berukuran lebar dan sanggup menampung dua orang dari arah berlawanan, jadi tidak terasa sesak. Di kota-kota besar trotoarnya bahkan lebih lebar lagi.

Ada juga yang dilengkapi penanda garis tengah untuk penyandang tuna netra. Tak sedikit pula yang dirancang sedemikian rupa agar ramah pengguna kursi roda.

Agar terasa kian nyaman, beberapa trotoar juga menyediakan tempat duduk nyaman. Pejalan kaki yang tengah merasa kelelahan bisa duduk sejenak di sini sambil mengumpulkan tenaga.

Halte Angkutan Umum

Halte angkutan umum (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Halte sangat penting sebagai titik pengangkutan penumpang, sehingga angkutan umum tidak berhenti sembarangan dan membahayakan pengendara lain. Pengguna jalan juga bisa menunggu angkutan dengan lebih nyaman, tanpa perlu berpanas-panas ria.

Rambu Lalu Lintas Jelas

Rambu lalu lintas (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Keberadaan rambu lalu lintas wajib diperhatikan dan dipatuhi. Tergantung kondisi dan situasi jalan, penggunaan rambu bisa berbeda-beda. Biasanya diletakkan di sisi jalan, didominasi warna kuning, merah, atau biru.

Tanda putar balik (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Satu yang perlu Teman Traveler ingat, melanggar rambu lalu lintas berpotensi terkena tilang. Selain itu, kalian juga bisa mengganggu atau bahkan mengancam keselamatan pengendara lain. Oleh karena itu, sebaiknya patuhi aturan ya.

Papan Nama Jalan

Papan nama jalan (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Penunjuk nama jalan akan sangat memudahkan untuk mencari alamat. Pengguna kendaran bermotor juga jadi tak perlu melaju pelan-pelan hingga mengganggu pengendara lain. Pekerjaan petugas pengiriman barang pun jadi lebih mudah.

Lampu Lalu Lintas di Tiap Persimpangan

Lampu lalu lintas (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Keberadaan lampu lalu lintas di persimpangan jalan utama akan mencegah terjadinya kemacetan parah. Arus lalu lintas bisa berjalan sesuai ritme yang ditetapkan. Tak ada lagi saling serobot sehingga jalanan jadi lebih nyaman digunakan.

Pintu Perlintasan Kereta Api

Pintu perlintasan kereta api (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Kecelakaan di jalan persimpangan antara rel kereta api dan jalan raya bukan kabar baru. Sebagian besar disebabkan absennya rambu peringatan dan palang pintu perlintasan. Padahal hal tersebut sangat penting, mengingat tabiat pengguna jalan di Indonesia yang kerap sembrono.

Tempat Sampah di Tepi Trotoar

Tempat sampah di tepi trotoar (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Tak hanya menaati peraturan lalu lintas, pengguna jalan juga wajib menjaga kebersihan fasilitas umum yang mereka gunakan. Inilah mengapa di tepian trotoar kini banyak disediakan tempat sampah. Kita harus makin menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Penerangan di Malam Hari

Penerangan di malam hari (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Jalanan yang baik harus bisa dilintasi dengan nyaman selama 24 jam penuh. Oleh karena itu, penerangan merata sangat penting untuk membuat perjalanan makin nyaman dan lancar. Hal ini juga vital guna mencegah hal-hal tak diinginkan seperti perampokan atau begal.

Telepon Umum untuk Darurat

Telepon umum (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Telepon umum memang sudah mulai ditinggalkan, namun beberapa masih terlihat di jalanan kota besar. Keberadaannya sebenarnya cukup penting. Sangat membantu jika Teman Traveler sedang dalam keadaan darurat.

Itulah beberapa kriteria jalan layak yang perlu Teman Traveler ketahui. Terlepas dari kondisi jalan di daerah asal kalian, yang terpenting jangan lupa untuk menjadi pribadi bijak dalam menggunakan fasilitas umum ya.

Tags
kontributor tips dan inspirasi Travelingyuk
Share