Kraton Kanoman, Warisan Budaya Indah dari Cirebon

Cirebon tak hanya dikenal dengan pemandangannya yang indah. Kota yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar empat jam dari Jakarta ini juga punya beberapa situs warisan budaya yang menarik dikunjungi. Salah satunya adalah Kraton Kanoman.

Keraton ini merupakan salah satu peninggalan zaman kerajaan yang masih tersisa dan kini menjadi objek wisata Cirebon yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Dengan melihat keindahan arsitektur sisa-sisa bangunan yang ada, kita serasa bisa membayangkan seperti apa kehidupan keluarga istana di masa lampau. Konon keraton ini menjadi jejak peninggalan pengaruh Tiongkok di Indonesia. Simak deh ulasan dari Travelingyuk berikut.

1. Gratis dan mudah diakses

Aktivitas jual beli di Pasar Kanoman via Instagram ad1fr

Kraton Kanoman dibangun oleh Pangeran Mohamad Badridin, yang juga dikenal dengan gelar Pangeran Kertawijaya atau Sultan Anom I. Kompleks istana Kanoman sangat mudah diakses, karena letaknya berada tepat di belakang Pasar Kanoman. Untuk bisa menuju ke sini, cukup melakukan perjalanan kurang lebih 3 kilometer dari pusat kota Cirebon.

Anak kecil bermain sepakbola di sekitar halaman Kraton Kanoman via Instagram qusoy69

Letaknya yang sangat berdekatan dengan pasar tradisional membuat Kraton Kanoman tidak sulit diakses oleh siapapun. Bahkan untuk masuk ke dalamnya pun tidak dikenakan biaya tiket apapun. Ditambah lagi, pengunjung juga bisa berbincang-bincang dengan keluarga keturunan kerajaan yang masih tinggal di sekitar Keraton.

2. Terdiri dari tiga bagian

Gerbang depan kompleks Kraton Kanoman via Instagram itdhamayanti

Kompleks Kraton Kanoman terdiri dari tiga bagian. Area depan biasanya dimanfaatkan untuk menggelar berbagai penampilan seni budaya. Salah satu pertunjukan yang paling sering diadakan adalah musik gamelan dan semua peralatan yang digunakan disimpan di bagian depan kraton.

Pertunjukan budaya yang digelar di Kraton Kanoman via Instagram cirebonsosmed

Di sisi tengah, terdapat sebuah bangunan yang disebut dengan istilah Jinem. Bangunan ini bisa dibilang merupakan pusat dari Kraton Kanoman. Menurut informasi yang beredar, Jinem dulunya digunakan sebagai tempat upacara penyerahan mahkota kekuasaan pada raja atau pangeran.

Salah satu bangunan yang ada di dalam Kraton Kanoman via Instagram yogiirawanto

Sementara di bagian belakang terdapat rumah yang dulunya menjadi tempat tinggal raja dan keluarganya. Dari kejauhan kondisinya masih kelihatan cukup terawat. Jejak kerajaan dari masa lampau masih terlihat begitu jelas di lokasi ini.

3. Pemandian raja

Salah satu patung yang ada di Kraton Kanoman via Instagram cannisanh

Tidak jauh dari lokasi tempat tinggal raja dan keluarganya, terdapat area lain yang disebut dengan istilah witana. Berdasarkan penjelasan dari penduduk sekitar, lokasi ini dulunya digunakan sebagai area pemandian anggota kerajaan. Selain itu terdapat juga sebuah sumur kuno yang sering digunakan untuk menggelar beragam ritual.

Salah satu koleksi kereta kencana di Kraton Kanoman via Instagram aboutcirebonid

Kraton Kanoman sendiri masih kalah populer dari kraton lain yang ada di Cirebon, yakni Kasepuhan. Namun demikian, lokasi ini tetap memiliki daya tarik tersendiri. Di lokasi yang sudah disebutkan sebelumnya, terdapat beberapa titik menarik yang bisa dimanfaatkan sebagai spot hunting foto.

4. Pengaruh Tiongkok

Ruangan di dalam Kraton Kanoman via Instagram themank_setiawan

Meski tidak terlalu kental, jejak pengaruh Tiongkok masih bisa ditemui di Kraton Kanoman. Salah satunya dari gaya arsitektur Gerbang Seblawong, yang tampak gagah dan terus berdiri kokoh hingga sekarang. Selain itu masih ada koleksi piring-piring porselen di bagian dalam kraton, yang juga menambah aroma Negeri Tirai Bambu di Kanoman.

Porselen Tiongkok ditempatkan di dinding Kraton Kanoman via Instagram r_alusia

Nuansa akulturasi budaya semakin terasa jika kita menjelajah ke bagian dalam istana. Terdapat sebuah bangunan masjid yang hingga kini masih kokoh berdiri. Keraton ini sendiri kabarnya memang memainkan peran vital dalam syiar agama Islam di Jawa Barat.

5. Transportasi

Bagian dalam Kraton Kanoman via Instagram aboutcirebonid

Kraton Kanoman bisa dicapai dengan angkutan umum dengan jurusan ke arah Pasar Kanoman yang ada tepat di depan stasiun Cirebon. Biayanya hanya 4 ribu rupiah saja. Bagi yang datang dari luar kota dan ingin mengeksplorasi Cirebon dengan lebih bebas, bisa coba menyewa sepeda motor dengan biaya mencapai kurang lebih 80 ribu rupiah per hari.

Koleksi gamelan di Kraton Kanoman via Instagram aboutcirebonid

Untuk memasuki lokasi Kraton Kanoman memang tidak dikenakan biaya sama sekali. Namun jika ingin berkeliling dengan didampingi oleh tour guide atau pemandu, hanya perlu merogoh kocek sebesar 7 ribu rupiah. Tapi jangan lupa, lokasi wisata ini hanya buka dari pukul 7 pagi hingga 5 sore.

Itulah beberapa sejarah dan spot menarik yang bisa ditemui di Kraton Kanoman. Tak hanya punya pemandangan alam indah, Cirebon ternyata juga memiliki lokasi wisata sejarah yang menarik. Bagaimana, tertarik mengunjunginya dalam waktu dekat?

Tags
Cirebon kraton kanoman wisata sejarah
Share