Nagoro, Kota Berpenduduk Boneka dan 4 Kota Kecil Paling Aneh Lainnya di Dunia

no image available

no image available

Umumnya sebuah kota dikenal karena keunikan serta keindahannya. Namun ada juga kota-kota di dunia yang justru populer karena keanehannya. Seperti halnya kota-kota berikut ini yang dikenal dunia karena kota ini memang lain dari pada kota lainnya di dunia.

Ada Nagoro, sebuah kota kecil di Jepang yang panduduk mayoritasnya adalah boneka atau Coober Pedy, Australia di mana penduduknya lebih senang tinggal di dalam tanah. Penasaran kota-kota lain yang terbilang aneh? Dikutip Travelingyuk dari situs Thrillist, ini dia 5 kota kecil teraneh di dunia.

1. Nagoro, Jepang – Kota Kecil Berpenghuni Boneka

Nagoro, sebuah kota kecil atau lebih tepatnya sebuah desa terpencil yang ada di pulau terkecil Jepang, pulau Shikoku. Pulau ini dihuni setidaknya 385 “orang” namun dari jumlah tersebut tidak semuanya orang sungguhan. Di sinilah keanehan dari desa ini berada, dari total 385 penduduk 350 diantaranya adalah boneka seukuran manusia sedangkan 35 sisanya adalah manusia.

Bagaimana ini bisa terjadi? Desa Nagoro dulu dihuni ratusan keluarga di dalamnya namun karena angka kelahiran tidak sebanding dengan angka kematian maka kini penduduk desa tersebut hanya tersisa 35 orang saja. Kemudian muncullah ide membuat boneka oleh seorang wanita berusia 64 tahun bernama Ayano Tsukimi.

Saat ia pulang ke desanya ia melihat penduduknya makin habis maka dari itu ia membuat aneka boneka seukuran manusia. Ia terus membuat boneka tiap kali ada penduduk yang meninggal dunia atau meninggalkan desanya. Boneka ini diatur sedemikian rupa di sudut-sudut desa layaknya manusia yang sedang beraktivitas.

2. Tangier, Amerika – Penduduknya Berbahasa Semi-Inggris

Tangier merupakan sebuah kota kecil yang terletak di Accomack County, Virginia, Amerika Serikat. Kota kecil berpenduduk 720 jiwa ini sepintas terlihat sama dengan kota-kota lainnya dan juga tak terlihat sedikitpun keanehan di sana. Bahkan jumlah 720 penduduk itu semuanya manusia asli tidak seperti di Nagoro, Jepang.

Keanehan tidak akan terlihat hingga kamu membaur dengan masyarakatnya. Sebagai salah satu bagian dari negara Amerika tentu Anda berharap akan berkomunikasi dengan mudah menggunakan bahasa Inggris namun nyatanya orang Amerika sendiri kesulitan untuk berkomunikasi dengan penduduk Tangier.

Masalahnya mereka memiliki akses semi-Inggris yang aneh. Di duga aksen aneh ini mereka dapatkan karena adanya isolasi ekstrim atau kedatangan penduduk Cornish tahun 1600-an. Coba kalian dengarkan aksen mereka di video di atas, Anda paham apa yang mereka bicarakan?

3. Coober Pedy, Australia – Penduduknya Tinggal di Bawah Tanah

Berikutnya adalah Coober Pedy, sebuah kota tambang yang terletak di 846 kilometer sebelah utara Adelaide. Kota kecil ini merupakan penghasil batu opal terbaik di dunia dan berpenduduk 3.500 orang. Berada di sebuah gurun gersang, mayoritas penduduknya adalah penambang batu mulia dan mereka tinggal di bawah tanah.

Cerita bermula saat orang pertama yang datang untuk menambang di daerah sana menemukan batu berkilauan. Selanjutnya diikuti orang-orang lain dan akhirnya berkembang menjadi sebuah kota kecil dengan julukan The Opal Capital of the World.

Meski wajah kota ini sudah banyak berubah namun separuh dari penduduk yang tinggal di kota Coober Pedy masih tinggal di dalam tanah. Mereka memilih demikian karena berada di dalam tanah akan membuat mereka tetap dingin saat musim panas tiba.

4. Centralia, Amerika Serikat – Kota Hantu di Amerika Berpenduduk 7 Orang

Centralia adalah sebuah kota kecil di Pennsylvania, Amerika Serikat. Dulu kota ini terkenal sebagai kota tambang batu bara hingga terjadi sebuah tragedi kebakaran tambang di tahun 1962 yang mempengaruhi jumlah penduduknya. Jumlah penduduk di kota tersebut menurun drastis dari 1000 jiwa di tahun 1981 dan hanya tersisa 7 di tahun 2013.

Kebakaran tambang tahun 1962 menjadi penyebab keadaan ini. Banyak penduduk yang percaya bahwa kebakaran tersebut masih terjadi hingga saat ini dan akan berlangsung selama 250 tahun. Mereka percaya jika masih ada api yang menyala di bawah tanah dan ini terbukti masih keluarnya asap dari dalam tanah seperti dalam video di atas.

Kota yang kini nampak lengang itu dikenal dengan julukan kota hantu. Pemerintah Amerika juga telah mencabut kode pos wilayah tersebut dan mengutuk semua bangunannya. Namun ada 7 orang yang enggan pindah dan pemerintah mengijinkannya dengan syarat jika mereka meninggal maka properti miliknya diserahkan pemerintah tidak boleh diwariskan.

5. Damanhur, Italia – Kota Laboratorium Masa Depan Manusia

Kota Damanhur dikenal sebagai laboratorium untuk masa depan umat manusia. Kota berpenduduk 600 orang ini didirikan pada tahun 1975 oleh Oberto Airaudi dan beberapa temannya. Setelah itu kota ini semakin berkembang dan jumlah penduduk yang tinggal pun semakin meningkat hingga seperti sekarang.

Cuma meski merupakan bagian dari negara Italia, kota mungil ini menciptakan konstitusi sendiri bahkan mereka juga memiliki mata uang sendiri yang mereka namai credito. Damanhur memiliki sebuah Temples of Humankind yang dibangun di bawah tanah. Selain itu mereka juga menciptakan strata sosial sendiri yang ditulis lengkap dalam sebuah buku pegangan bernama Scientology.

Itulah kelima kota kecil di dunia yang populer karena berbagai keanehan yang mereka miliki. Keanehan tersebut tidak bisa ditemukan di kota lainnya di dunia sehingga ciri khas tersebut berhasil mencuatkan nama mereka di dunia. Apakah kota Anda juga memiliki keanehan atau keunikan? Share di kolom komentar.

Tags
centralia coober pedy Damanhur jepang Nagoro tangier
Share