Kopi Lonceng Malang, Ngopi Nuansa Tempo Dulu

Tak jauh dari Kampung Wisata Jodipan (KWJ), ada sebuah kedai kopi unik yang bisa Teman Traveler sambangi. Namanya Kopi Lonceng, salah satu tempat ngopi andalan saya ketika ingin melepas penat atau sekedar bersantai dari rutinitas.

Buat Teman Traveler yang berangkat dari arah KWJ Malang, cukup ikuti arah lurus. Setelah melewati klenteng, tetap lurus hingga sampai di pertigaan. Kopi Lonceng ada di sudut kanan jalan. Nah, kedai kopi ini ada beberapa hal menarik untuk ditelisik. Apa aja sih?

Berada di Pusat Kota Malang

1_MUq.jpg
Kopi Lonceng tampak depan (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk

Kopi Lonceng berada di poros utama jalan raya dekat Pasar Besar Malang sehingga sangat mudah ditemukan. Lokasinya relatif dekat dari berbagai tempat wisata menarik, seperti Kampung Wisata Jodipan maupun Alun-Alun Kota Malang. Sebagai patokan, kedai kopi ini berada tepat di gapura Malang Night Market.

Arsitektur dan Dekorasi Lawas

2_645.jpg
Pintu masuk kedai kopi (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk

Hampir semua sisi kedai ini kelihatan menarik. Dindingnya dilapisi kaca bening dan dilengkapi pintu besar khas bangunan lawasa, bikin atmosfernya terasa sangat nyaman. Tak hanya tampak luarnya, coffee shop tingkat tiga ini ternyata juga dilengkapi interior bernuansa jadul. Pajangannya menggunakan barang-barang kuno, memperkuat kesan retro yang coba ditampilkan.

3_llU.jpg
Pajangan barang-barang jadul (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk

Di lantai pertama Teman Traveler bisa menemukan area dapur dan sejumlah kursi meja. Dekorasinya berupa jam weker jadul yang ditata rapi di dekat jendela kaca.

9_Afl.jpg
Interiornya dihiasi beragam jam jadul (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk
7_Orw.jpg
Suasananya jadul banget (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk

Masuk lantai dua, Teman Traveler akan menemukan deretan poster unik. Lanjut ke lantai ketiga, ada area rooftop dengan suguhan pemandangan langsung ke arah jalan raya. Uniknya, untuk menuju sini kalian bakal melewati tangga melingkar dengan pajangan quotes-quotes inspiratif.

Harga Sangat Pas di Kantong

4_OcT.jpg
Area dapur dan tempat pemesanan (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk

Deretan menu di Kedap Lonceng ditawarkan dengan harga yang tak bikin
kantong meronta. Apa aja variannya? Selain Kopi Lonceng, ada aneka wedang jahe teh, coklat, coffee beer, dan masih banyak lagi. Banderolnya berkisar antara Rp5.000 hingga Rp17.000.

5_KmH.jpg
Kopinya diracik dengan cara tradisional (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk
6_FGE.jpg
Interior di lantai satu (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk

Kopi di sini diracik menggunakan biji kopi dari Kawah Ijen, diproses menggunakan cara tradisional sehingga rasanya begitu khas. Teman Traveler juga bisa memesan sejumlah camilan seperti kentang goreng, siomay, maupun mie instan. Harganya berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Sangat terjangkau, bukan?

Berada di Area Kuliner Heritage Malang

8_SyE.jpg
Suasana di area rooftop (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk

Selagi berada di sini, Teman Traveler bisa mencicipi kuliner sekitar dengan rasa melegenda. Salah satunya adalah Tahu Telor Lonceng yang sudah eksis sejak 1935. Selain itu ada pula Kedai Soto Lonceng yang tawarkan nuansa tempo dulu dan telah berjualan sejak 1965.

Bisa dibilang Kopi Lonceng merupakan spot tepat bagi Teman Traveler yang ingin nongkrong usai mencicipi aneka kuliner legendaris Malang. Lokasinya benar-benar strategis dan mudah dijangkau dari berbagai arah.

10_da4.jpg
Menikmati suasana di jalan raya (c) Wawa Yasaruna/Travelingyuk

Kedai kopi unik ini buka setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 00.00. Pengecualian untuk Hari Minggu, mereka baru akan buka pada pukul 16.00. Tertarik Teman Traveler? Selamat mencoba.

Tags
kontributor kuliner malang Malang Travelingyuk
Share