Kiputih Satu Bake & Dine, Surga Vintage dan Piringan Hitam

Ga akan ada habisnya kalo ngomongin kafe-kafe Bandung lucu dan anyar. Harus diakui warga Paris van Java memang kreatif dalam membuat hal-hal baru. Salah satu buktinya adalah Kiputih Satu Bake & Dine.

Kafe anyar di Bandung ini sediakan menu sarapan lucu seperti omelette rice, curry rice, dan roti-rotian yang otentik banget. Teman Traveler bisa pesan cinnamon roll atau chocolate cheese bun. Enak banget buat sarapan pagi-pagi.

Sediakan Menu Sarapan Lucu

Berfoto di salah satu sudut kafe (c) Helga Christina/Travelingyuk

Tapi jangan khawatir, Teman Traveler juga bisa kok datang ke sini sore-sore atau malem. Ada menu lainnya yang gak kalah enak. Bisa kalian pesen buat makan sore atau malam.

Suasana kafe yang nyaman (c) Helga Christina/Travelingyuk

Bagi yang ingin sarapan, bisa datang antara pukul 07.00 sampai 10.30. Lewat dari itu, menu yang disajikan udah beda lagi. Jadi kalau mau sarapan, jangan sampai terlambat ya. Terus untuk malem-nya sih, mereka biasa tutup jam 20.30 ya.

Pemandangan Klasik nan Cantik

Kafe tampak depan via Instagram.com/tataputraa

Oh ya, sesuai namanya, kafe ini beralamat di Jalan Kiputih no 1A, Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Bandung. Lokasinya dekat sama bunderan di ujung atas Jalan Ciumbuleuit itu lho. Tepat di mulut Jalan Kiputih yang menuju arah Padma Hotel Bandung.

Bangunannya kayak rumah tua berukuran besar, dengan balkon super cantik. Tua tapi keren. Udah gitu Teman Traveler pasti bisa gila sih dengan suguhan pemandangan super cantik yang mengarah ke lembah kecil, persis di belakang kafe. Pokoknya cantik abis deh. Konon kata warga sekitar sini sih, Kiputih adalah salah satu kafe dengan lokasi paling keren di Bandung.

Surganya Pecinta Vinyl

Simpan banyak koleksi vinyl (c) Helga Christina/Travelingyuk

Bukan hanya bangunannya, nuansa di dalam kafe pun lumayan klasik. Bagi para pecinta musik, apalagi penggemar vinyl alias piringan hitam, ada banyak koleksi dengan beragam genre di sini. Mulai dari The Rolling Stones hingga She & Him bisa Teman Traveler temukan di sini. Gimana, sangat menggiurkan kan?

Suasana vintage di salah satu sudut kafe (c) Helga Christina/Travelingyuk

Asyiknya lagi, deretan piringan hitam itu bukan sekedar pajangan lho. Teman Traveler bisa membelinya. Lumayan, siapa tahu kamu ingin tambah-tambah koleksi di rumah.

Sibuk memilih koleksi vinyl (c) Helga Christina/Travelingyuk

Bagi Teman Traveler yang tengah cari inspirasi pose atau hobi berfoto-foto, Kiputih menyajikan sederet spot estetik yang layak kalian masukkan feed Instagram. Mengusung desain minimalis dan simple, kafe ini dijamin bakal hadirkan kesan nostalgia yang unik.

Jejeran vinyl di sini benar-benar unik dan keren. Selain itu, Teman Traveler juga bakal menemukan sejumlah dekorasi ala jaman dulu seperti radio dan peralatan jadul.

Gak Bikin Kantong Jebol

Makanannya juga enak (c) Helga Christina/Travelingyuk

Nah, kalau udah puas foto-foto, waktunya isi perut. Langsung saja, Teman Traveler bisa pesan aneka makanan dan minuman di sini. Semuanya disajikan menarik. Rasanya benar-benar menggoda, tak kalah dengan tampilannya. Ditata dengan begitu cermat, mengusung konsep klasik.

Harga makanan di sini takkan bikin kantong Teman Traveler jebol. Paling murah dibanderol Rp35.000 dan paling mahal ditawarkan seharga Rp85.000. Menurut saya, dengan suasana dan pemandangan yang disajikan, worth it banget untuk dicoba. Apalagi jika kalian ingin rasakan suasana berbeda.

Bonus Koleksi Mobil Tua

Salah satu mobil tua di sekitar kafe via Instagram.com/and1saputra

Terutama buat Teman Traveler pecinta musik dan pengoleksi piringan hitam, kafe ini bisa jadi surga buat kalian. Uniknya, pengunjung yang datang ke sini biasanya juga merupakan pecinta mobil klasik. Jadi kalian berkunjung untuk sekalian melihat deretan mobil tua di sekitar sini. Keren kan?

Itulah sedikit ulasan saya mengenai Kiputih Satu Bake & Dine. Cocok banget buat Teman Traveler yang ingin mencari tempat santai dengan nuansa jadul vintage. Jadi, jangan lupa mampir jika kalian sedang jalan-jalan di Bandung ya.

Tags
Bandung kontributor kuliner bandung Travelingyuk
Share