Kedai Ubud, Nikmat Anti Bangkrut di Kawasan Wisata Terkenal

Mencari tempat makan di kawasan wisata seperti Ubud memang tak mudah. Belum lagi jika Teman Traveler ingin menyantap hidangan enak plus murah. Eits, bukan berarti tidak ada sama sekali ya. Kalian bisa mampir ke Kedai Ubud, sebuah resto sederhana yang bisa jadi alternatif kuliner ramah kantong.

Dekat dengan Puri Ubud

Kedai Ubud
Suasana kedai dari luar (c) Helga Christina/Travelingyuk

Kedai Ubud beralamat di Jalan Suweta, Kec. Ubud, Kab. Gianyar, Bali. Jika berangkat dari Puri Ubud, Teman Traveler hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk menuju sini. Jika berangkat dari bandara I Gusti Ngurah Rai, perjalanan akan memakan waktu sekitar 60 menit.

Oh ya, menemukan parkiran di sekitar Ubud memang cukup sulit. Hal ini karena jalanannya lumayan padat. Teman Traveler sangat disarankan menumpang motor saja.

Kedai Ubud
Tempatnya cukup nyaman (c) Helga Christina/Travelingyuk

Nah, untuk Kedai Ubud sendiri siap melayani pengunjung antara pukul 08.00 hingga 22.00. Bisa jadi alternatif bagus untuk makan siang maupun santap malam.

Lokasi restonya berada tepat di depan sekolah dan sangat mudah ditemukan. Bangunannya terlihat sangat menarik, dihias dengan beragam corak menarik. Dari kejauhan pasti sudah langsung terlihat.

Sehat Bebas MSG

Aneka menu yang ditawarkan (c) Helga Christina/Travelingyuk

Satu hal yang paling saya suka di sini adalah menu makanannya terjamin dan sehat. Semuanya dimasak tanpa MSG alias penyedap rasa. Buat Teman Traveler yang mencari menu-menu alami, Kedai Ubud adalah tempat yang tepat. Tersedia beragam menu vegetarian dan vegan yang bisa dipilih.

Teman Traveler bisa pesan Sup Jamur (Rp17.000), Vegan Satay (Rp20.000), Salad (Rp20.000) dan Burger Tempe. Benar-benar pas buat kalian yang tidak makan daging. Semuanya dikreasi sedemikian rupa, hingga tak terasa monoton.

Sediakan Makanan Murah Meriah

Menyantap menu sehat (c) Helga Christina/Travelingyuk

Selain sehat, sajian di sini juga ditawarkan dengan harga murah meriah. Tak heran, mengingat lokasinya berada tepat di seberang sekolah, sering dijadikan tempat nongkrong para pelajar. Pengelola juga sediakan akses Internet WiFi lho, lengkap bukan?

Selain sajian di atas, Kedai Ubud juga sajikan beragam menu seperti kentang balado, crispy mushroom, onion ring, pisang crispy, dadar gulung, pisang rawe, dan masih banyak lagi. Ada pula masakan khas Bali seperti ikan mujair nyat nyat yang pantang dilewatkan begitu saja.

Ayam Geprek Jadi Idola

Kedai Ubud
Ayam Keju Mozarella (c) Helga Christina/Travelingyuk
Benar-benar menggoda (c) Helga Christina/Travelingyuk

Menu yang jadi andalan di sini adalah Ayam Geprek Mozarella. Harganya sekitar Rp20.000 per porsi, dengan cita rasa yang luar biasa mantap. Kejunya terasa meleleh dan memanjakan lidah. Cukup bikin puas lah Teman Traveler.

Pisang crispy-nya juara (c) Helga Christina/Travelingyuk

Saya juga sempat memesan sepiring pisang crispy yang dihargai Rp10.000. Camilan ini hadir dengan topping keju dan coklat. Rasanya enak banget, wajib dipesan jika Teman Traveler mampir ke sini.

Es Cinta Pantang Dilewatkan

Es Cinta (c) Helga Christina/Travelingyuk

Sementara untuk minumannya, Teman Traveler wajib menjajal Es Cinta yang jadi andalan kedai ini. Sesuai namanya, menu ini dibuat dengan cinta, terdiri dari beberapa komponen nikmat seperti cincau dan topping keju. Segelasnya dihargai Rp8.000 saja. Sangat menyegarkan, pantang dilewatkan.

Itulah sedikit ulasan mengenai Kedai Ubud, sebuah alternatif tempat makan murah meriah yang bisa Teman Traveler coba ketika sedang wisata di Bali. Bagaimana, menarik bukan? Jangan lupa mampir jika kalian berkesempatan mampir ke Pulau Dewata ya.

Tags
Bali Indonesia Kedai Ubud kontributor kuliner kuliner bali Travelingyuk
Share