5 Kebohongan yang “Halal” Dilakukan Saat Traveling

Alfri

Alfri

On Tips Traveling

Bagaimanapun juga berbohong adalah suatu perbuatan yang tidak bisa dibenarkan, namun ketika Anda sedang bepergian di daerah yang tidak Anda kenal sebelumnya ada situasi tertentu yang mana melakukan kebohongan adalah ide yang paling baik. Sebagai wisatawan Anda sangat rentan terhadap penipuan, pelecehan dan banyak pengalaman yang tidak menyenangkan lainnya.

Baca Juga : Terungkap Alasan Kenapa Turis Asing Senang Liburan ke Indonesia, Kita Harus Bangga!

Untuk menanggulangi segala perlakukan tidak menyenangkan yang mungkin menimpa setiap Traveler kadang melakukan sebuah kebohongan adalah hal terbaik dan wajib untuk dilakukan. Selama ini kita mengenal ada istilah “kebohongan putih”, nah seperti itulah konsep dari kebohongan ini. Bukan untuk menipu dan mengambil keuntungan namun kebohongan ini dilakukan untuk mengalihkan perhatian dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dirangkum Travelingyuk dari berbagai sumber, inilah 5 kebohongan halal saat traveling.

1. “Tidak, Ini Bukan Kali Pertama Saya ke Tempat Ini”

Kebohongan ini dapat digunakan di hampir semua situasi dan untuk menghindari segala macam pengalaman yang tidak menyenangkan. Bisa dibilang ini adalah kebohongan universal yang sangat ampuh untuk menjaga Anda dari tindak kejahatan. Suatu misal Anda sedang naik taksi dari bandara di kota tujuan traveling. Sopir taksi biasanya akan bertanya apakah ini kali pertama kunjungan Anda di kota tersebut?

Ilustrasi [image source]
Ilustrasi [image source]
Nah, kebanyakan orang akan sangat antusias menjawab dengan jujur jika ini pengalaman pertama datang ke kota tersebut, namun sebaiknya Anda jangan melakukan hal tersebut. Bukan bermaksud berburuk sangka pada setiap sopir taksi namun kadang-kadang ada sopir taksi nakal yang akan membawa Anda berkeliling dengan rute lebih jauh agar Anda membayar tagihan dua kali lipat hanya karena Anda bilang ini pengalaman pertama berkunjung.

Begitu pula saat bertemu penduduk lokal, kadang saat seseorang tahu Anda adalah orang baru dan itu pengalaman pertama Anda datang berkunjung, mereka akan memanfaatkan keadaan tersebut untuk melakukan beberapa penipuan So, lebih baik “menipu” dahulu ketimbang terkena tipu bukan?