Kebakaran Pasar Legi Solo, Hanguskan Ratusan Kios Berhasil Dipadamkan Setelah 9 Jam

Desi Puji Lestari

Desi Puji Lestari

On Indonesia

Senin lalu (29/10/2018), kekhawatiran seperti berderet menghampiri negeri ini. Belum selesai dengan berita jatuhnya Pesawat Lion Air JT610 yang membawa ratusan penumpang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang, pada sore hari, berita mengenai kebakaran Pasar Legi Solo muncul di berbagai media massa. Kebakaran ini, menghabiskan dua pertiga bangunan peninggalan masa pemerintahan Mangkunegara I setelah 9 jam. Baca lebih lanjut, yuk.

1. Kebakaran Dimulai Sore Hari dan Dari Lantai Dua

Kebakaran Pasar Legi Solo Terlihat dari Atas via Instagram
Kebakaran Pasar Legi Solo Terlihat dari Atas via Instagram/ hanafi_mukti

Kebakaran bermula pada pukul 16:45 WIB. Api mulai muncul dari kios pedagang yang ada di lantai dua pasar. Api dengan cepat membesar, menghanguskan kios-kios di lantai dua yang banyak menjual barang dagangan kering seperti mie instan. Hal ini dibenarkan oleh Kadin Perdagangan Kota Solo, Subagiyo. Menurutnya, api mulai muncul dan merambat dari kios kelontong yang berada di lantai dua, tepatnya di bagian sisi barat utara pasar.

2. Ratusan Kios Terbakar

Ratusan Kios Terbakar pada Peristiwa Kebakaran Pasar Legi via Instagram
Ratusan Kios Terbakar pada Peristiwa Kebakaran Pasar Legi via Instagram

Tim keamanan, terus berusaha memadamkan api menggunakan 39 APAR (Alat Pemadam Api Ringan) sejak pertama kali api mulai muncul. Sayangnya, api terus membesar dan merembet hingga menghanguskan ratusan kios. Seperti yang disampaikan Kadin Perdagangan Kota Solo, Subagiyo, kebakaran bermula dari bagian barat pasar, utara dan merembet ke bagian lain. Masih menurutnya, di lantai dua, tempat api bermula, terdapat sekitar ratusan kios yang jika melihat sebagian sisi utara, terbakar semua. Menurut Subagiyo, Pasar Legi berisi 234 kios, 1485 los dan 550 pedagang pelataran di Pasar Legi. Namun, diperkirakan tidak semuanya terbakar.

Musibah Kebakaran Menimpa Pasar Legi Solo Senin Petang via Instagram
Musibah Kebakaran Menimpa Pasar Legi Solo Senin Petang via Instagram

3. Penyebab Kebakaran Pasar Legi Solo Masih Diselidiki

Berupaya Memadamkan Api Sementara Penyebab Masih Diselidiki via Instagram
Berupaya Memadamkan Api Sementara Penyebab Masih Diselidiki via Instagram/ kedai.bercanda

Upaya pemadaman musibah kebakaran Pasar Legi Solo melibatkan Dinas Pemadaman Kebakaran dari berbagai wilayah di sekitar Solo, Salatiga, Semarang, Ungaran, serta pihak kepolisian. Sedikitnya ada sekitar 30 mobil damkar yang dikerahkan untuk menghentikan kobaran api. Penyebab kebakaran besar ini, sampai Selasa (30/10/2018) masih diidentifikasi oleh Tim INAFIS dan Labfor yang dikirim oleh Kepolisian Daerah Jawa Tengah ke lokasi. Sesuai dengan pernyataan dari Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono yang dilansir dari Detik. Sehingga, dugaan terjadinya korsleting listrik, belum bisa dipastikan kebenarannya.

4. Api Padam Setelah 9 Jam

Petugas Damkar Berupaya Memadamkan Api di Pasar Legi via Instagram
Petugas Damkar Berupaya Memadamkan Api di Pasar Legi via Instagram/ harianjogja

Upaya pemadaman terus dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta. Kebakaran Pasar Legi menghanguskan dua pertiga bangunan pasar. Musibah tersebut, terjadi pada Senin (29/10/2018) pukul 16:45 dan baru berhasil dipadamkan pada Selasa (30/10/2018) sekitar pukul 02:00 WIB. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta, Gatot Sutanto, dilansir dari Kompas, api benar-benar padam pukul 05:00 WIB, untuk beberapa jam selanjutnya masih dalam proses pendinginan.

5. Pemkot Solo Siapkan Pasar Darurat

Pemerintah Siapkan Pasar Darurat untuk Para Pedagang via Instagram
Pemerintah Siapkan Pasar Darurat untuk Para Pedagang via Instagram/ solopos_com

Musibah kebakaran Pasar Legi Solo yang melalap sebagian besar bangunannya menjadi duka bagi para pedagang. Menanggapi hal tersebut, Pemkot Solo menyiapkan pasar darurat agar bisa digunakan para pedagang keesokan harinya. Menurut Subagyo, para pedagang bisa menggunakan halaman Pasar Legi yang cukup luas untuk berjualan. Mengenai revitalisasi, Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, masih belum memikirkan sebab Pemkot tidak memasukkan revitalisasi Pasar Legi ke dalam penganggaran APBD 2019.

Datangnya musibah memang tidak pernah ada yang tahu. Hal pertama dan terdekat yang bisa dilakukan, adalah berupaya sebaik mungkin untuk mengatasinya. Semoga pihak-pihak yang mengalami kerugian, segera mendapat kekuatan untuk mengembalikan denyut perekonomian rakyat di Pasar Legi Solo. Setuju, kan?