Kawasan Pantai Pangandaran, Lepaskan Diri Dari Rutinitas Menjemukan

Bekerja sepekan penuh dan bergelut dengan aktivitas monoton tentunya membuat pikiran jadi penat. Jika sudah demikian, berwisata tipis-tipis jarak dekat bisa jadi solusi merilekskan diri. Nah, bagi Teman Traveler yang berada di sisi barat Pulau Jawa, bisa mampir ke kawasan Pantai Pangandaran.

Perjalanan dari Jakarta kurang lebih memakan waktu delapan jam. Dengan waktu tempuh sesingkat itu, Teman Traveler sudah bisa menikmati suasana berbeda khas kawasan Jawa Barat.

Bersantai di Pantai Pangandaran c) Akarui Cha/Travelingyuk
Kawasan wisata Pangandaran (c) Akarui Cha/Travelingyuk

Ada banyak cara yang bisa Teman Traveler lakukan untuk sampai di Pangandaran. Kalian bisa menyewa kendaraan sendiri, menggunakan transportasi pribadi, atau menumpang bus antarkota antarprovinsi hingga sampai di Terminal Pangandaran.

Dari terminal, Teman Traveler tinggal naik becak untuk sampai di tepian pantai barat maupun timur Pangandaran. Dua destinasi ini masuk kawasan Desa Pananjungan. Di sekitarnya ada banyak fasilitas penginapan, bisa kalian pesan sejak jauh-jauh hari.

Menyapa Fajar di Pantai Timur

Pantai Timur Pangandaran c) Akarui Cha/Travelingyuk
Fajar di pantai timur c) Akarui Cha/Travelingyuk

Nuansa pagi di kawasan timur Pangandaran benar-benar berbeda dibanding kawasan perkotaan. Teman Traveler bakal disambut hawa sejuk dengan aroma khas angin laut. Di kejauhan, nampak nelayan bersiap pulang usai semalaman mencari peruntungan di tengah lautan.

Di bawah binar kemilau mentari pagi, pemandangan sekitar pantai akan membuat Teman Traveler jatuh cinta dan betah berlama-lama. Tak perlu banyak berpikir hendak melakukan apa. Cukup bawa bekal sarapan dan duduk santai menikmati keindahan sekitar. Sempatkanlah mampir ke warung-warung sekitar untuk membeli cemilan hasil laut.

Pantai di kawasan timur Pangandaran terkesan lebih tenang, sebab wisatawan umumnya lebih suka menjelajah sisi barat. Pas bagi Teman Traveler yang ingin melepas penat dengan sensasi berbeda. Di sini kalian bisa menemui dan mengobrol dengan warga lokal. Tanyakan soal ikan segar atau warung seafood, pastinya bakal jadi pengalaman luar biasa.

Menikmati Sepoi Angin Siang di Pantai Batu Hiu

Pantai Batu Hiu Pangandaran c) Akarui Cha/Travelingyuk
Siang di Pantai Batu Hiu (c) Akarui Cha/Travelingyuk

Berikutnya Teman Traveler bisa segera beranjak ke Pantai Batu Hiu untuk menikmati udara siang. Cuaca di kawasan ini cenderung cerah, meski sedikit berangin. Ombaknya lumayan besar, tidak cocok bagi kalian yang ingin mandi-mandi. Namun justru di situ daya tariknya.

Teman Traveler bisa duduk santai menikmati deburan air, sembari duduk-duduk di deretan gazebo di atas bukit. Sapukan pandangan sepuasnya ke arah lautan. Jika perlu, berteriak sekecang-kencangnya untuk melepas semua rasa lelah akan tuntutan rutinitas harian.

Bagi Teman Traveler yang tidak membawa kendaraan pribadi, bisa menyewa motor di penginapan atau menumpang angkutan umum – meski menemukannya bukan perkara gampang. Oh ya, jangan lupa memesan es kelapa segar atau minuman dingin lain untuk menemani kalian lewatkan waktu di sini.

Menunggu Gelap di Pantai Barat Pangandaran

Pantai Barat Pangandaran c) Akarui Cha/Travelingyuk
Senja di Pantai Barat Pangandaran (c) Akarui Cha/Travelingyuk

Kawasan pantai barat kerap jadi primadona wisatawan lokal. Selain ombaknya cenderung tenang, permukaan tanah di sekitarnya relatif landai. Teman Traveler yang ingin mandi-mandi bisa melakukannya di sini. Di sekitar sini juga ada banyak penginapan bagi kalian yang ingin bermalam.

Namun jika ingin menghabiskan sore dengan tenang, duduk-duduk santai sembari menanti mentari terbenam juga tak kalah asyik kok. Nikmati suara ombak yang menenangkan, membius di antara langit senja. Penutup sempurna usai seharian menikmati indah dan tenangnya kawasan pantai lain di Pangandaran.

Itulah sedikit pengalaman saya menghabiskan waktu seharian di kawasan pantai Pangandaran. Benar-benar pas untuk merilekskan pikiran, modal berharga untuk kembali ke rutinitas dengan semangat baru. Bagaimana Teman Traveler, tertarik mencoba?

Tags
kontributor Pangandaran Travelingyuk wisata pangandaran
Share