Menengok Warisan Rumah Gadang di Kanagarian Tinggam

Zenith Halalan

Zenith Halalan

On Indonesia
Pemandangan di Kanagarian Tinggam Pemandangan di Kanagarian Tinggam

Sumatra Barat memiliki rumah tradisional yang disebut ‘Rumah Gadang’. Jenisnya beragam tergantung daerah tempat dibangunnya.┬áDi Pasaman Barat, salah satu kabupaten Sumatera Barat, ada sebuah┬ákampung tertua bernama Kanagarian Tinggam.

Kawasan Nagari Tuo Tinggam (c) Zenith Halalan/Travelingyuk
Kawasan Nagari Tuo Tinggam (c) Zenith Halalan/Travelingyuk

Kampung ini masih mempertahankan rumah-rumah tradisional berusia sudah puluhan tahun, bahkan ada beberapa yang telah mencapai ratusan tahun. Dua rumah gadang di sini sempat direnovasi atas bantuan pemerintah karena sudah amat rapuh. Meski begitu, nilai historis dari warisan ini tidak berkurang.

Cukup Mudah Dijangkau

Aktivitas Warga Kanagarian Tinggam (c) Zenith Halalan/Travelingyuk

Kanagarian Tinggam terletak tak jauh dari Simpang Empat, ibu kota Pasaman Barat. Menuju tempat ini akan butuh waktu antara 30-45 menit. Tidak ada akses kendaraan umum langsung, tapi kalian bisa naik bus jurusan Pasaman Timur. Setelah sampai di Pasar Kajai, tinggal naik ojek.

Peninggalan Rumah dan Barang Kuno

Rumah-rumah Tua di Desa Kasiak Putiah (c) Zenith Halalan/Travelingyuk

Saya lumayan sering mengujungi tempat ini untuk mengambil foto rumah gadang atau potrent aktivitas masyarakat sekitar. Kanagarian Tinggam sendiri merupakan satu-satunya daerah di Pasaman Barat yang masih memiliki Rumah Gadang. Jumlahnya memang tidak terlalu banyak. Beberapa sudah dalam kondisi sangat rapuh dan tak terawat.

Tak jauh dari Kanagarian Tinggam, sekitar dua kilometer, terdapat Desa Kasiak Putiah. Perkampungan ini juga memiliki rumah kayu tua, meski bentuknya tak seperti rumah gadang. Untungnya, penduduk sekitar masih memepertahankan bentuk aslinya. Mereka juga punya koleksi barang antik peninggalan dari nenek moyang.

Kehidupan Masyarakat Desa Tinggam

Masyarakat pulang dari mengembalakan hewan ternak (c) Zenith Halalan/Travelingyuk

Sebagian besar masyarakat Desa Tinggam menggantungkan hidupnya dengan bertani, berkebun, serta beternak. Saat sedang senggang, mereka membuat kerajinan tangan seperti tempat penangkap ikan.

Warga membuat penangkap ikan untuk dijual (c) Zenith Halalan/Travelingyuk

Saya berharap mengapresiasi warisan budaya di Desa Tinggam dengan berkunjung ke sini. Jika semakin banyak pelancong datang, bukan tak mungkin wilayah ini berubah menjadi desa wisata.

Rumah tua di Desa Tinggam (c) Zenith Halalan/Travelingyuk

Masyarakat nantinya bisa mencari sumber pendapatan baru. Hasilnya bisa digunakan untuk merenovasi rumah-rumah gadang di sini agar tetap kokoh. Pemerintah juga bisa turut andil agar warga Desa Tinggam bisa terus menjaga warisan budaya di sini, jangan sampai nantinya hanya tinggal cerita saja.

Itulah sedikit ulasan mengenai warisan rumah gadang di Kanagarian Tinggam, Pasaman Barat, Sumatra Barat. Bagaimana Teman Traveler, ada yang tertarik untuk menyimak peninggalan budaya menarik di tempat ini?