Panduan Lengkap Jelajah Tana Toraja Dengan Motor Seharian!

Advertisement

Mendengar jelajah Tana Toraja, kira-kira apa yang langsung terbersit di pikiran Teman Traveler? Ritual pemakaman Rambu Solo, rumah adat Tongkonan, atau ukiran kayunya yang unik? Apapun itu, Tana Toraja memang menjadi salah satu kekayaan bangsa yang sudah ada sejak tahun 1900-an.

Segala tradisi dan adat istiadat yang mereka miliki masih dipegang teguh dan dipertahankan hingga saat ini. Tak heran, budaya di Tana Toraja tidak pernah gagal mencuri rasa penasaran para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Situs purbakala Bori Parinding (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Jika Tana Toraja menjadi salah satu destinasi wisata yang masuk dalam itinerary Teman Traveler saat berlibur ke Sulawesi Selatan, berikut disajikan pedoman lengkap berkeliling Tana Toraja selama sehari penuh mengendarai motor. Catat, ya.

Rute Mencapai Tana Toraja dari Makassar

Interior bus Metro Permai (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Untuk tiba di Tana Toraja, Teman Traveler bisa menggunakan bus trayek Makassar-Tana Toraja (PP) dengan harga tiket sekitar Rp160.000. Tiket ini bisa kamu beli secara go show atau memesan via telepon. Bus yang melayani trayek ini cukup banyak jenisnya, antara lain bus Metro Permai, Primadona, Manggala Trans, Litha & Co, dan Bintang Timur.

Perjalanan ke Tana Toraja akan menempuh waktu kurang lebih selama 8 jam. Pilihlah jadwal keberangkatan malam, yaitu sekitar jam 21.00 WITA dari Makassar.

Tiba di Tana Toraja

Komplek pekuburan Lemo (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Yang harus Teman Traveler ketahui tentang wisata di Tana Toraja adalah letak wisata di sana terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Toraja utara yang masuk bagian kabupaten Toraja Utara dan Toraja selatan yang menjadi bagian dari kabupaten Tana Toraja. Untuk memudahkan, Teman Traveler bisa turun di agen bus di Rantepao, yang merupakan ibukota kabupaten Toraja Utara.

Sewa Motor

Motor sewaan di Toraja (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Setibanya di Rantepao pada subuh hari berikutnya, Teman Traveler bisa langsung mencari tempat penyewaan motor yang letaknya tak jauh dari ruko tempat agen-agen bus berada. Mengantisipasi habisnya motor sewaan, kamu bisa booking lebih dulu jauh-jauh hari, dengan tarif sewa motor sekitar Rp75.000-Rp100.000 untuk jelajah Tana Toraja.

Wisata Toraja bagian Selatan

Tongkonan di desa adat Kete Kesu (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Nah, setelah motor di tangan, saatnya Teman Traveler menjelajah wisata di Tana Toraja. Dari starting point di Rantepao, kamu bisa memulai petualangan ke obyek wisata yang ada di Toraja bagian selatan.

Hal penting lain yang perlu Teman Traveler tahu adalah mayoritas wisata utama jelajah Tana Toraja dengan motor merupakan wisata pekuburan dengan jumlah yang sangat banyak. Jadi, untuk menghemat waktu, kamu bisa menentukan lebih dulu obyek wisata yang ingin didatangi sebelum memulai perjalanan.

Kambira baby grave (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Di Toraja selatan, tujuan wisata populer yang bisa Teman Traveler pilih dengan rute dari utara ke selatan, antara lain Karrasik, desa adat Kete Kesu, Londa, Lemo, dan Kambira Baby Grave. Jarak antar obyek wisata bervariasi, namun tidak terlampau jauh. Supaya Teman Traveler punya waktu yang longgar untuk melanjutkan jelajah ke Toraja utara, pastikan kamu sudah tiba kembali di Rantepao maksimal jam 12 siang.

Wisata Toraja bagian Utara

Kuburan batu Lokomata via Instagram/apriantiindah

Usai menjejalah Toraja selatan, Teman Traveler bisa langsung mengarahkan motor ke arah Rantepao dan meneruskan perjalanan untuk menelusuri pilihan wisata di Toraja bagian utara. Sama seperti Toraja selatan, di Toraja utara juga terdapat banyak sekali pilihan obyek wisata. Namun, ada tiga destinasi yang menjadi langganan wisatawan, yaitu Bori Parinding, Batutumonga, dan Lokkomata.

View di Batutumonga via Instagram/harizahpersiana

Dari tiga wisata tersebut, Batutumonga bisa dijadikan rekomendasi utama. Terkenal sebagai salah satu negeri di atas awan, Batutumonga menyuguhkan panorama alam yang sangat indah dari ketinggian.

Hampir keseluruhan wilayah Toraja bisa terlihat dari atas sana. Batutumonga tentu bisa menjadi selingan terbaik setelah berturut-turut berwisata ke komplek pekuburan.

Tips Wisata Keliling Toraja

Menara masjid Rantepao dari kejauhan (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Sebagai starting point jelajah Toraja, setibanya di Rantepao di pagi hari, Teman Traveler bisa menumpang mandi di Masjid Agung Rantepao yang terletak tak jauh dari agen bus. Di dekatnya, terdapat pula beberapa warung makan yang menyediakan makanan halal. Lokasi tersebut bisa menjadi tempat beristirahat sejenak setelah keliling Toraja selatan, sebelum melanjutkan jelajah ke Toraja utara.

Pemandangan desa di Toraja utara (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Tips berikutnya, siapkan uang tunai agak lebih karena di setiap obyek wisata yang Teman Traveler kunjungi akan dipungut retribusi sekitar Rp10.000-Rp15.000. Persiapkan juga bekal makanan dan minuman untuk menemani perjalanan.

Akhir Perjalanan Jelajah Toraja

Lokomata, Toraja Utara via Instagram/lukmanzyah_id

Supaya tidak kemalaman di jalan, pastikan Teman Traveler sudah tiba di Rantepao sebelum magrib tiba. Selain itu, pihak rental motor juga memberi batas maksimal penyewaan motor, biasanya sampai jam 7 malam. Jika Teman Traveler terlambat mengembalikan motor sewaan, maka bisa dikenakan denda.

Untuk kembali ke Makassar, kamu bisa langsung memesan tiket bus di agen bus Rantepao. Jadwal keberangkatannya sama, yaitu sekitar jam 9 malam.

Simpan artikel ini sebagai panduan Teman Traveler saat akan berlibur ke Tana Toraja nanti. Bagaimana? Sudah siap coba serunya jelajahTana Toraja naik motor seharian?

Advertisement
Tags
jelajah tana toraja kontributor panduan wisata toraja pemakaman toraja Tana Toraja Travelingyuk wisata pemakaman toraja wisata toraja
Share