Deretan Hotel Tua di Jogja, Beberapa Punya Cerita Horor

Jogja dipenuhi dengan bangunan klasik bergaya kolonial peninggalan Belanda. Hal itulah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk terus berkunjung. Pecinta gedung bergaya klasik, wajib simak sejumlah hotel tua di Jogja berikut. Bahkan beberapa di antaranya dikenal memiliki cerita horor, lho. Yuk, kepoin!

The Phoenix Hotel

The Phoenix Hotel, via Instagram/bookpacker 

The Phoenix Hotel seakan membawa para tamunya ke zaman kolonial. Bangunan klasik nan megah ini tampak begitu indah dan masih terawat. Berdasarkan informasi yang beredar, bangunan utama hotel dibangun pada tahun 1918. Hotel pun juga sempat berganti-ganti nama.

Ruangan di The Phoenix, via Instagram/alfredlilipaly 

Walau hotel terkesan sedikit angker, hal tersebut tidak menurunkan minat para wisatawan untuk bermalam di sini. The Phoenix terletak di Jl. Jend. Sudirman No.9, Coktodiningratan, Jetis. Kocek yang diperlukan untuk sekali bermalam berkisar mulai dari Rp1 juta.

Grand Inna Malioboro

Grand Inna Malioboro, via grandinnamalioboro.com

Grand Inna memang termasuk ke dalam hotel tertua di Jogja karena dibangun sejak tahun 1908. Letaknya yang berada di Jalan Malioboro membuat hotel masih memiliki banyak peminatnya. Dirangkum dari beberapa sumber, ada dua ruangan misterius di dalam gedung ini yakni kamar 911 dan 912.

Suasana di dalam hotel, via grandinnamalioboro.com

Menurut karyawan dan cerita dari para pengunjung, mereka sering melihat pintu sering terbuka sendiri. Bahkan suara aneh yang menakutkan juga kerap terdengan. Namun, hal tersebut malah membuat banyak orang semakin penasaran untuk terus datang.

Hotel tua di Jogja via grandinnamalioboro.com

Kalau kalian berani, langsung saja datang ke alamat hotel yang bertempat di Jl. Malioboro No.60, Suryatmajan. Grand Inna mematok tarif sebesar Rp645 ribu per malam.

Royal Ambarrukmo Yogyakarta

Royal Ambarrukmo, via Instagram/royalambarrukmo

Dibangun pada era kemerdekaan saat masa kepemerintahan Presiden Soekarno, Royal Ambarrukmo resmi dibuka pada tahun 1966. Hotel juga termasuk ke dalam salah satu cagar budaya. Keunikan hotel ini ialah terdapat sebuah kebun raja yang diubah menjadi tempat perisitirahatan sultan di abad 15 dan akhirnya menjadi tempat tinggal bagi almarhum Sultan Hamengkubuwono VII pada abad 19.

Royal Ambarrukmo, via Instagram/nyonyokecil 

Bagi Teman Traveler yang tertarik dapat mengujungi alamatnya yang ada di Jl. Laksda Adisucipto No.81, Ambarukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman. Siapkan tarif mulai dari Rp1,1 juta per malam.

Cakra Kembang Hotel

Cakra Kembang Hotel, via Instagram/cakrakembanghotel

Deretan berikut ada Cakra Kembang Hotel. Tampak dari luar, bangunannya memang terlihat tua. Walau tidak termasuk ke dalam cagar budaya, keberadaan hotel bisa terbilang cukup lama. Dengan usianya yang mencapai 29 tahun, hotel dibangun pada tahun 1990. Atmosfer tahun 90-an pun masih terasa. Bertempat di kawasan strategis, hotel beralamat di Jl. Kaliurang No.44. Cukup merogoh kocek mulai dari Rp264 ribu per malam, Teman Traveler sudah bisa bermalam di sini.

Dari deretan hotel tua di Jogja tadi, mana yang paling menarik perhatianmu? Segera jadwalkan untuk liburan ke kota gudeg ya!

Tags
Akomodasi akomodasi jogja hotel tua di jogja Indonesia Jogjakarta
Share