4 Situs Bersejarah di Nepal yang Hancur Karena Gempa

Alfri

Alfri

On Mancanegara

Berita duka datang dari Nepal, negara tetangga India ini diguncang gempa bumi berkekuatan 7,9 skala richter pada Sabtu(25/4/2015) dan meluluh lantakkan kota-kota di sana. Salah satu kerusakan yang paling parah terjadi di lembah Kathmandu. Banyak bangunan bersejarah hancur dan rata dengan tanah di sana.

Lembah Kathmandu terkenal sebagai daerah yang sarat akan bangunan bersejarah di Nepal. Ini merupakan kawasan kota kuno negara tersebut. Di wilayah ini pula terdapat tiga Situs Warisan Dunia UNESCO dalam bentuk Durbar Square, sebutan untuk alun-alun atau plaza yang ada di seberang istana kerajaan tua Nepal. Gempa tersebut menghancurkan situs-situs ini dan beberapa bngunan lainnya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 4 situs bersejarah di Nepal yang hancur akibat gempa.

1. Kathmandu Durbar Square

Kathmandu Durbar Square merupakan alun-alun yang ada tepat di depan istana kerajaan kuno Kathmandu. Di kawasan inila terdapat istana raja Malla dan Shah yang pernah memimpin daerah tersebut. Daerah ini juga dikenal dengan nama Hanuman Dhoka Durbar Square yang merujuk pada patung Hanuman di depan pintu masuk istana.

Foto via BBC
Foto via BBC

Saat gempa bumi mengguncang Nepal beberapa hari lalu, kawasan ini hancur lebur terkena dampaknya. Gempa tersebut hampir tak menyisakan sedikitpun bangunan dari peningalan kerajaan kuno ini. Bahkan satu bangunan paling terkenal di sana, Maju Deval juga rata dengan tanah.

Maju Deval sendiri merupakan bangunan bersejarah yang telah di tetapkan sebagai cagar budaya oleh UNESCO. Sebelum gempa, tempat yang sudah ada sejak tahun 1690 ini merupakan lokasi favorit warga Kathmandu, Nepal. Dalam foto di atas menunjukkan bagaimana kondisi Maju Deval sebelum dan sesudah gempa.

2. Patan Durbar Square

Patan Durbar Square terletak di pusat kota Lalitpur. Sama seperti Kathmandu Durbar Square, Patan juga salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Salah satu daya tarik di kawasan ini adalah adanya Istana Kerajaan Kuno di mana raja-raja Lalitpur pernah tinggal di dalamnya.

Foto via india.com
Foto via india.com

Karena berada dalam satu kawasan yaitu Lembah Kathmandu, Patan Durbar Square pun tak luput dari guncangan gempa dahsyat Nepal. Kawasan ini pun termasuk ke dalam salah satu daerah dengan kerusakan paling parah. Terlihat dalam foto kota yang sebelumnya berisi penuh dengan bangunan kuno kini yang terlihat hanay puing-puing kota yang menjadi saksi bisu besarnya gempa yang meluluh lantakkan daerah tersebut.

3. Bhaktapur Durbar Square

Bergeser sejauh 12 kilometer ke arah timur dari ibu kota Kathmandu terdapat kota Bhaktapur yang sama-sama masih di dalam kawasan Lembah Kathmandu. Di sini juga terdapat situs kerajan kuno Nepal namanya Kerajaan Bhaktapur yang juga memiliki alun-alun kuno bernama Bhaktapur Durbar Square. Situs kuno di kota ini merupakan situs yang paling banyak dikunjungi wisatawan dari daftar dua durbar sebelumnya.

Foto via Lalu Nepal
Foto via Nepal

Kota bersejarah ini didirikan pada abad ke-12 oleh Raja Anand Dev Malla. Kota ini juga dikenal sebagai kota budaya dengan berbagai monumen kuno berukuran besar. Di lansir dari berbagai sumber, lebih dari setengah perumahan penduduk di Bhaktapur hancur dan 80% kuil di sana rusak berat seperti terlihat dalam foto.

4. Menara Dharahara

Menara Dharahara merupakan salah satu landmark bersejarah dan paling terkenal di Nepal yang juga telah diakui oleh UNESCO. Menara setinggi 20 yang terbagi menjadi 9 lantai ini dibangun pada tahun 1832 dan dikenal juga dengan sebutan Menara Bhimsen.

Foto via india.com
Foto via india.com

Meski umur menara ini sudah sangat tua namun baru tahun 2005 menara ini dibuka untuk umum setelah melalu berbagai renovasi. Para wisatawan dapat naik hingga ke lantai 8 dan melihat pemandangan Lembah Kathmandu dari balkon pengunjung. Sebelum itu wisatawan juga harus menaiki tangga manual berbentu spiral untuk sampai di puncaknya.

Namun sayang, menyusul gempa 7,9 skala richter yang baru saja terjadi, menara ini roboh dan bahkan terlihat hampir rata dengan tanah. Dikabarkan ada sekitar 400 pengunjung yang sedang berada di menara saat gempa terjadi.

Itulah keempat situs bersejarah di Nepal yang hancur akubat gempa 7,9 skala richter yang mengguncang Nepal pada Sabtu (25/4/2015). Butuh waktu yang panjang untuk merenovasi kembali bangunan bersejarah tersebut atau bahkan mungkin bangunan-bangunan itu tidak akan kembali lagi.