4 Gebrakan Hebat Bu Risma yang Bikin Surabaya Raih Banyak Penghargaan

Siapa yang tak kenal dengan Tri Rismaharini, wanita tangguh dengan segala penemuan-penemuan hebatnya? Ide-idenya yang sungguh cemerlang, hingga Surabaya meraih beberapa penghargaan, termasuk Guangzhou Awards 2018 dalam kategori online popular city.  Nah, ini dia contoh gebrakan hebat yang dilakukan Bu Risma untuk mendongkrak Surabaya jadi kota terindah. Apa saja, ya?

Suroboyo Bus, Bayar Pakai Sampah

gebrakan hebat bu risma
Suroboyo Bus via instagram/ suroboyobus

Untuk menjaga Surabaya tetap bersih, Bu Risma berinisiatif membuat gebrakan baru dengan Suroboyo Bus. Kendaraan ini seperti transportasi umum lainnya, namun ia memiliki perbedaan dalam cara membayarnya. Gebrakan yang satu ini kini menjadi destinasi wisata Surabaya yang banyak menarik perhatian wisatawan.

Para penumpang hanya perlu membayar menggunakan plastik, berupa botol atau gelas kemasan air minum. Untuk mendapatkan satu tiket tanda naik bus, penumpang harus membawa botol plastik bekas ukuran 1,5 liter sebanyak 3 botol, ukuran sedang atau kecil sebanyak 5 botol, atau gelas plastik air minum kemasan sebanyak 10 gelas.

Bunga Tabebuya, Sakura di Surabaya

gebrakan hebat bu risma
Bunga Tabebuya via instagram/ marathusapt

Surabaya dari dulu sudah indah, tapi lebih cantik lagi ketika ditanam Bunga Tabebuya di akhir 2018 lalu. Hal ini juga ide dari wanita lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember tersebut. Awalnya hanya menanam satu pohon, namun seiring berjalannya waktu, bunga ini mekar dan menampakkan keindahannya.

Jadilah Bu Risma membeli bibit Bunga Tabebuya ini lebih banyak dan ditanam di sudut-sudut Kota Surabaya. Sejak saat itulah, wisatawan menjadi hobi ke Ibukota Jawa Timur ini untuk mengabadikan momen bersama Bunga Tabebuya. Layak disebut Sakura-nya Surabaya, kan?

Mengubah Kampung Lawas jadi Wisata

Kampung Lawas Maspati via instagram/ rizzal_habibie5

Di tahun 2016 lalu, Tri Rismaharini meresmikan sebuah kampung lawas yang diubah menjadi destinasi wisata. Namanya adalah Kampung Lawas Maspati yang berlokasi di Kecamatan Bubutan, Surabaya. Dulu, tempat ini merupakan saksi sejarah di zaman penjajahan Belanda.

Di dalamnya terdapat rumah bekas kediaman Raden Sumomiharjo (keturunan Keraton Solo yang menjadi mantri kesehatan di kampung itu), Sekolah Ongko Loro yang merupakan bekas Sekolah Rakyat, dan bangunan markas tentara yang dibangun pada 1907. Sangat klasik dan instagenic.

Tertarik? Teman Traveler bisa merogoh kocek dari lima ribu hingga dua juta rupiah yang tergantung dengan jumlah orangnya. Untuk fasilitasnya setiap harga tiket berbeda-beda, ya. 

Taman Gantung Tunjungan yang Instagenic

Taman Gantung Tunjungan via instagram/ @manairfan

Usaha mempercantik Surabaya dilakukan oleh Bu Risma dengan membangun Taman Gantung Tunjungan menjadi sebuah taman. Keindahannya tidak kalah dengan taman-taman biasanya lho. Terdapat bunga-bunga cantik yang siap menemani wisatawan. Selain itu, ketika Teman Traveler berada di Taman Gantung Tunjungan, akan terlihat panorama indah dari ‘Kota Tua’ Tunjungan. 

Inilah tadi gebrakan baru yang dibuat oleh Ibu Tri Rismaharini selama masa kepemimpinannya. Untuk Bu Risma yang sedang sakit hari ini semoga cepat diberikan kesembuhan. Kesehatannya sangat ditunggu, karena warga tidak sabar mendengar gebrakan hebat Bu Risma kembali.

Tags
gebrakan hebat bu risma Indonesia Jawa Timur Surabaya Wisata
Share