Festival Pesona Meti Kei 2018, Merasakan Keelokan Kepulauan Kei

Rani Aisyah

Rani Aisyah

On Indonesia
Tari Panah pada Festival Pesona Meti Kei Tari Panah pada Festival Pesona Meti Kei

Kepulauan Kei merupakan kawasan di Kabupaten Maluku Tenggara. Pulai ini tersohor akan keelokan wisata dengan panorama gugusan pulaunyat. Bulan ini adalah waktu yang tepat untuk berkunjung karena akan ada event spesial untuk ketiga kalinya, Festival Pesona Meti Kei 2018 yang memiliki sejumlah keistimewaan. Ulasan lengkap bisa dibaca pada ulasan berikut ya.

Mengusung Tema Dengan FPMK, Kei Dapat Menjadi Potensi Wisata Dunia

Karnaval Festival Pesona Meti Kei via Instagram @jeannetrettobyaan
Karnaval Festival Pesona Meti Kei via Instagram @jeannetrettobyaan

Festival Pesona Meti Kei diadakan selama 5 hari, mulai tanggal 25 sampai 29 Oktober 2018. Dengan mengusung tema “Dengan FPMK, Kei dapat Menjadi Potensi Wisata Dunia”, pemerintah setempat berharap pelaksanaan festival tahun ini dapat lebih memuaskan segala aspek yang terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari penyelenggara, penduduk setempat, sampai pelancong yang hadir.

Salah Satu Kegiatan pada FPMK 2017 via Instagram @mashirado
Salah Satu Kegiatan pada FPMK 2017 via Instagram @mashirado

Tempat menginap di kawasan Maluku Tenggara sudah banyak yang sudah dipesan untuk pelancong yang hendak menghadiri Festival Pesona Meti Kei. Bahkan beberapa wisatawan asing tiba di area ini mulai 20 Oktober. Terdapat pula beberapa tempat menginap di Kepulauan Kei dengan pilihan harga mulai dari Rp150 ribu sampai Rp900 ribu per malam. Sebut saja Coaster Cottages, Hotel Syafira Langgur, dan Grand Vilia Hotel & Resto.

Rangkaian Acara Selama Lima Hari, Tidak Bikin Bosan

Tari Panah via Instagram @debs.tj
Tari Panah via Instagram @debs.tj

Menghadiri festival yang berjalan selama lima hari tidak usah khawatir akan bosan, karena serangkaian kegiatan menarik telah dipersiapkan. Pembukaan pada tanggal 25 Oktober akan ditandai salah satunya dengan adanya karnaval oleh penduduk Kei yang menampilkan beragam kesenian daerah tersebut dengan berbagai kostum menarik.

Penduduk Kepulauan Kei via Instagram @sandy.ohoiledwarin
Penduduk Kepulauan Kei via Instagram @sandy.ohoiledwarin

Beberapa kompetisi akan dilaksanakan pada 27 sampai 28 Oktober 2018, diantaranya kompetisi Tari Sawat, Tari Panah, dan Goyang Meti Kei. Dilanjutkan dengan menjelajah destinasi wisata di Kepulauan Kei pada tanggal 28 Oktober. Pelancong diberi kesempatan untuk belajar memancing menggunakan teknik tradisional ala penduduk Kei, pada 29 Oktober.

Diselenggarakan di Pantai Berpasir Sehalus Bedak Bayi

Pantai Ngurbloat, Tempat Acara Diselenggarakan via Shutterstock
Pantai Ngurbloat, Tempat Acara Diselenggarakan via Shutterstock

Festival Pesona Meti Kei 2018 akan berlangsung di Pantai Ngurbloat alias Pantai Pasir Panjang di Pulau Kei Kecil, yang bisa ditempuh selama 18 menit dengan kendaraan bermotor dari Langgur. Membentang sepanjang kurang lebih 5 kilometer, pantai di area Desa Ngilngof ini memiliki butiran pasir sangat lembut bisa dikatakan sehalus bedak bayi. Pada saat pelaksanaan festival di Pantai Ngurbloat, beragam hiburan pun siap ditampilkan, seperti tari-tarian dan pertunjukan dari seniman lokal dan nasional.

Eksplorasi Destinasi Wisata Kei Besar, Kei Kecil, Kota Tual

Salah Satu Pantai di Pulau Kei Kecil via Shutterstock
Salah Satu Pantai di Pulau Kei Kecil via Shutterstock

Mencapai Kepulauan Kei memang membutuhkan waktu cukup lama dengan biaya yang tidak sedikit. Belum ada bandara di Indonesia yang melayani penerbangan langsung ke kepulauan ini, harus transit sekali di Bandara Internasional Pattimura Ambon. Dilanjutkan dengan penerbangan menuju Bandara Karel Sadsuitubun di Langgur, yang merupakan ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara terletak di Pulau Kei Kecil.

Pulau Bair, Raja Ampatnya Kota Tual via Shutterstock
Pulau Bair, Raja Ampatnya Kota Tual via Shutterstock

Namun segala perjuangan untuk menghadiri Festival Pesona Meti Kei akan terbayar lunas begitu mengikuti kegiatan eksplorasi Kepulauan Kei yaitu Pulau Kei Besar, Kei Kecil, dan Kota Tual. Sebut saja Pulau Baer atau Bair yang dijuluki Raja Ampatnya Kota Tual, Gua Hawang di Kei Kecil, dan tentu saja Pantai Ngurbloat serta banyak destinasi lainnya.

Melalui Festival Pesona Meti Kei, diharapkan semakin banyak pelancong yang tertarik untuk berkunjung ke Kepulauan Kei. Menikmati alamnya serta mengenal budaya di kawasan tersebut. Adakah Teman Traveler yang hendak menghadiri event spesial ini?