4 Destinasi Wisata dengan Udara Bersih, Traveling Anti Polusi dan Bikin Sehat

Hangga Prayudi

Hangga Prayudi

On Indonesia

Dengan semakin padatnya populasi manusia saat ini, tentu saja polusi udara juga turut meningkat. Bahkan pada beberapa destinasi wisata alam yang telah ternodai berbagai jenis asap kendaraan bermotor. Belum lagi sumber polusi udara yang lain, seperti pabrik di kawasan industri. Namun jangan khawatir masih ada berbagai macam destinasi wisata dengan udara bersih di mana Teman Traveler dapat menghirup udara sehat.

Gili Iyang, Indonesia

Gili Iyang via instagram/@tulussetiabudi

Destinasi wisata dengan udara bersih terbaik ternyata ada di Indonesia. Gili Iyang berada di Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, berjarak sekitar 28 km dari pusat Kabupaten Sumenep, Madura. Tempat ini memiliki kandungan oksigen yang dimiliki daerah ini cukup tinggi yakni mencapai 21,5%. Sementara rata-rata kandungan oksigen di daerah lain hanya berkisar di angka 20%.

Gili Trawangan, Indonesia

Gili Trawangan via shutterstock.com

Hanya ada satu kendaraan bermotor di pulau ini, yaitu kendaraan roda tiga yang digunakan untuk mengangkut sampah. Jam operasionalnya pun hanya berlangsung mulai dari 06.00-08.00 WITA. Selain itu tidak ada kendaraan bermotor lain yang lalu lalang. Segala aktivitas dalam Gili Trawangan dilakukan dengan bersepeda atau menggunakan kereta kuda.

Giethoorn, Belanda

Giethoorn via shutterstock.com

Desa ini dikenal dengan suasananya yang tenang karena tidak ada suara bising kendaraan bermotor. Hal tersebut juga berhubungan dengan regulasi pemerintah yang mengharuskan perahu menggunakan motor listrik. Kebijakan tersebut dibuat untuk menjaga agar desa ini tetap terbebas dari polusi suara. Meskipun banyak turis yang datang, desa ini tetap tidak membuat hotel. Teman traveler hanya akan menemukan guest house dengan konsep bed and breakfast.

Mackinac Island, AS

Mackinac Island via shutterstock.com

Mackinac Island, berada di Danau Huron yang terletak tak jauh dari Michigan, benar-benar bebas mobil. Kecuali beberapa kendaraan yang hanya keluar di saat-saat darurat tertentu. Meskipun berada di negara adidaya seperti Amerika Serikat, mayoritas mobilitas masyarakat lokal dilakukan menggunakan kuda. Penggunaan kendaraan bermotor untuk mobilitas sehari-hari benar-benar dilarang di tempat ini.

Meskipun pertumbuhan populasi manusia yang memiliki dampak terhadap kemurnian udara tak bisa dikendalikan lagi, masih terdapat beberapa daerah yang masih terjaga kemurnian udaranya. Seperti empat destinasi yang telah disebutkan pada poin di atas. Mana nih yang sudah pernah Teman Traveler kunjungi?