Dear Lucy Cafe, Ketemu Santan dan Pangsit yang Ngegemesin

Teman Traveler penasaran ingin mampir ke kafe yang usung konsep pecinta hewan? Jika sedang liburan di Bali, kalian bisa mampir ke Dear Lucy Cafe. Di tempat nongkrong ini kalian bisa ketemu Santan dan Pangsit yang menggemaskan banget! Penasaran? Yuk, simak ulasannya.

Berada di Kawasan Legian

Dear Lucy Cafe
Kafe Dear Lucy (c) Helga Christina/Travelingyuk

Kafe unik ini beralamat di Jalan Dewi Sri IX no. 14 Legian, Kabupaten Badung, Bali. Jika berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Teman Traveler bakal butuh perjalanan sekitar 30 menit untuk menuju sini. Lokasinya sedikit masuk gang, jadi lahan parkir untuk mobil sedikit terbatas.

Dear Lucy Cafe
Tempat duduk nyaman berbahan rotan (c) Helga Christina/Travelingyuk

Dear Lucy buka dari pukul 12.00 hingga 20.00. Teman Traveler bisa pilih mau duduk di bagian dalam atau luar kafe. Atmosfernya cukup nyaman untuk nongkrong maupun bekerja.

Banyak Sudut Instagenic

s54__1_of_1__dq5.JPG
Banyak sudut Instagenic di sini (c) Helga Christina/Travelingyuk

Sama seperti kafe kekinian lain, Dear Lucy juga punya sederet spot apik untuk berfoto. Ada banyak titik Instagenic yang bisa dijadikan sebagai latar belakang berpose. Salah satunya adalah neon light yang membentuk tulisan ‘My Heart say yes, but my mom says no.’

s44__1_of_1__kXy.JPG
Neon light yang populer jadi spot foto (c) Helga Christina/Travelingyuk
s56__1_of_1__jWD.JPG
Suasana di dalam kafe (c) Helga Christina/Travelingyuk

Jadi Teman Traveler jangan lupa mengenakan outfit terbaik jika sedang berkunjung ke sini ya. Bawa juga kamera terbaik agar hasil foto kalian makin keren. Dijamin bakal mantap untuk perbarui feed media sosial.

Bertemu Santan, Bolen, dan Pangsit yang Menggemaskan

s37__1_of_1__xx7.JPG
Menggemaskan ya Teman Traveler? (c) Helga Christina/Travelingyuk

Satu lagi daya tarik Dear Lucy adalah para penghuninya. Mereka tak lain adalah Santan, Bolen, dan Pangsit, Ketiganya adalah anjing peliharaan lucu nan menggemaskan yang menghuni kafe di kawasan Legian ini.

s39__1_of_1__Kjb.JPG
Bisa berinteraksi langsung dengan mereka (c) Helga Christina/Travelingyuk

Mereka semua merupakan peliharaan sang pemilik kafe dan biasanya bakal dilepas untuk menyapa para pelanggan antara pukul 13.00 hingga 17.00. Namun pengunjung hanya akan diberi waktu 15 menit untuk berinteraksi dengan Santan, Bolen, maupun Pangsit. Jadi pastikan Teman Traveler datang di waktu yang tepat ya.

Sementara untuk jenis anjing yang ditampilkan di sini, ada jadwalnya sendiri lho. Ketika mampir, saya sempat bertemu dengan Pangsit, anjing chow-chow dengan tubuh gemuk nan menggemaskan. Kamu bisa berinteraksi atau berfoto dengan Si Pangsit.

s36__1_of_1__nT2.JPG
Kafe ramah hewan peliharaan (c) Helga Christina/Travelingyuk

Oh ya, jika Teman Traveler punya anjing peliharaan sendiri juga boleh lho dibawa ke sini. Jadi tak perlu lagi bingung cari tempat buat nongkrong sekaligus mengajak hewan kesayangan jalan-jalan. Tersedia juga mainkan khusus untuk mereka.

Sediakan Olahan Makanan Sehat

s47__1_of_1__B4d.JPG
Ice Chocolate (c) Helga Christina/Travelingyuk

Kafe dengan menu sehat belakangan tengah jadi tren di Bali. Begitu pula dengan Dear Lucy, yang tawarkan sederet menu makanan sehat dan vegan. Pas buat Teman Traveler yang ingin menjajal gaya hidup sehat atau sedang melakukan diet.

Dear Lucy Cafe
Brownies Topping Ice Cream (c) Helga Christina/Travelingyuk

Saya sendiri sempat memesan Ice Chocolate seharga Rp45.000, disajikan lengkap dengan es krim dan choco chip. Sementara untuk makanan, pilihan saya jatuhkan pada Brownies dengan topping es krim seharga Rp45.000. Semuanya enak dan memuaskan kok Teman Traveler.

Oh ya, sistem pemesanan di sini self service ya. Jadi Teman Traveler bisa langsung memesan dan mengambil makanan di counter khusus.

Itulah sedikit ulasan mengenai Dear Lucy, kafe unik yang bisa pertemukan Teman Traveler dengan deretan hewan peliharaan lucu. Jika sedang menjelajah wisata Bali dan mencari pengalaman liburan yang berbeda, kalian bisa coba mampir ke sini ya.

Tags
Bali Dear Lucy Cafe Indonesia kontributor kuliner kuliner bali Travelingyuk
Share