De Karanganjar, Meneguk Kopi di Jejak Peninggalan Kompeni

Rero Rivaldi

Rero Rivaldi

On Indonesia
Keboen Kopi De Karanganjar Keboen Kopi De Karanganjar

Ngopi atau minum kopi sudah menjadi tradisi bangsa kita sejak dulu. Namun seiring perkembangan zaman, cara menikmati cairan hitam pekat tersebut sudah banyak berkembang. Ada yang mengemasnya begitu cantik hingga tampak berkelas dan beda, seperti yang ada di De Karanganjar, Blitar.

Keboen Kopi De Karanganjar menawarkan sensasi minum kopi dengan atmosfer berbeda. Tak cuma sekedar duduk santai dan meneguk ekstrak biji kopi favorit, pengunjung bakal seolah dibawa menjelajah ke era berbeda. Tak heran jika destinasi satu ini belakangan cukup populer di kalangan wisatawan.

Jejak Peninggalan Kompeni

Perkebunan peninggalan Belanda
Perkebunan peninggalan Belanda via Instagram keboenkopikaranganjar

Kawasan perkebunan kopi Karanganyar terletak di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok. Menemukannya tidak terlalu sulit, karena terletak tak jauh dari kompleks Candi Penataran. Jika berangkat dari pusat kota Blitar, sobat traveler hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 12 kilometer.

Sebelum dipugar dan berubah wajah menjadi De Karanganjar, bangunan di kawasan ini dulunya merupakan pabrik kopi peninggalan Belanda atau biasa disebut kompeni oleh warga sekitar. Tak heran jika nuansa klasik sangat terasa begitu masuk ke dalamnya. Di bagian atas gedung tampak tulisan ‘De Karanganjar Koffie Plantage, Blitar’.

Dirombak Menjadi Destinasi Wisata

Camping ground di kebun kopi
Camping ground di kebun kopi via Instagram keboenkopikaranganjar

Menurut sejumlah sumber, semua bangunan dan aset di perkebunan Karanganyar sebenarnya merupakan milik pemerintah. Namun pengelolannya diserahkan pada keluarga Herry Noegroho, pria yang pernah menjadi walikota Blitar antara 2006 hingga 2016.

Selain menawarkan lokasi unik untuk menikmati biji kopi berkualitas, De Karanganjar dirancang sebagai tempat wisata lengkap untuk semua anggota keluarga. Pengunjung bisa menikmati beragam kegiatan seru seperti outbond, berkeliling menggunakan kendaraan ATV, serta kemping. Ada juga paket wisata edukasi sembari mengelilingi kawasan perkebunan.

Kafe Bernuansa Kolonial

Kafe di Karanganjar
Kafe di Karanganjar via Instagram keboenkopikaranganjar

Bagi yang ingin duduk-duduk santai sembari menikmati kopi favorit, bisa langsung meluncur ke kafe De Karanganjar. Desainnya unik, bergaya kolonial. Berada di dalamnya, pengunjung seolah dibawa merasakan atmosfer Indonesia beberapa ratus tahun lalu, saat bangsa Eropa masih berkuasa di Tanah Air.

Suasana klasik
Suasana klasik via Instagram keboenkopikaranganjar

Atmosfer klasik semakin terasa karena para pegawainya juga mengenakan kostum khusus. Tak perlu heran jika melihat beberapa pria berseliweran sambil mengenakan celana dan kemeja pendek dengan dandanan rambut klimis. Sungguh bakal menjadi pengalaman liburan tak terlupakan.

Berfoto pun Juga Oke

Berfoto di salah satu sudut De Karanganjar
Berfoto di salah satu sudut De Karanganjar via Instagram keboenkopikaranganjar

Sejumlah sudut di kompleks De Karanganjar masih menyisakan benda-benda dari era masa lampau. Beberapa di antaranya seperti kendaraan dan mesin pengolah kopi tradisional. Sejumlah pengunjung kerap memanfaatkannya sebagai latar belakang untuk menghasilkan foto keren dan diunggah di media sosial.

Sebagai oleh-oleh, para pelancong juga diperkenankan membeli biji kopi mentah di kafe yang tersedia. Tentunya bakal jadi buah tangan menarik untuk sanak keluarga pecinta kopi di kampung halaman.

Itulah tadi sedikit gambaran mengenai latar belakang menarik dan pesona perkebunan kopi De Karanganjar. Jika ingin mencari sesuatu yang berbeda di Blitar selama musim liburan kali ini, tak ada salahnya mencoba datang ke sana.