Dari Pada Tidur Mending Lakukan 5 Kegiatan Ini Selama Ramadan

Alfri

Alfri

On Indonesia

Traveler bisa menyesuaikan kegiatan traveling selama bulan Ramadan tanpa harus meliburkannya. Berbagai kegiatan sarat akan nilai religi patut untuk dicoba selama bulan puasa. Mulai dari i’tikaf, menelusuri jejak Wali Songo atau bahkan menelusuri jejak-jejak Islam di dunia adalah beberapa kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan selama Ramadan.

Umumnya selama Ramadan umat Islam akan meningkatkan kegiatan ibadah mereka untuk mencapai pribadi yang lebih bertakwa. Tujuan ini tetap bisa dicapai sembari jalan-jalan asal traveler bisa memilih dan menyesuaikan baik lokasi traveling dan kegiatan yang akan dilakukan. Namun tak sedikit pula dari mereka yang lebih memilih berdiam di rumah sambil tidur dengan alasan lapar dan haus. Ketimbang tidur di rumah mending lakukan 5 kegiatan ini selama Ramadan.

1. I’tikaf

Kegiatan yang menjadi favorit traveler muslim selama Ramadan adalah Itikaf. Dalam Islam, itikaf merupakan bagian dari ibadah yang dianjurkan di bulan Ramadan. Pada hakikatnya itikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mencari keridhaan-Nya.

I'tikaf di Masjid Istiqlal [image source]
I’tikaf di Masjid Istiqlal [image source]
Itikaf bisa dilakukan di masjid mana saja. Biasanya orang-orang memilih beritikaf di masjid yang juga menjadi tujuan wisata religi Ramadan. Dengan begitu mereka selain traveling bisa sekalian beritikaf di dalam masjid tersebut dengan cara memenuhi segala syarat dan rukun beritikaf. Tentu dengan begitu tujuan utamanya bukanlah jalan-jalan melainkan beritikaf. Beberapa masjid di Indonesia yang populer untuk digunakan beritikaf antara lain Masjid Istiqlal, Jakarta, Masjid Kubah Emas di Depok, Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya dan masih banyak lagi.

2. Menelusuri Jejak Wali Songo

Tujuan traveling bisa disesuaikan dengan kebutuhan, selama Ramadan mungkin traveler bisa mengambil tur religi seperti menelusuri jejak Wali Songo. Kita tahu bahwa tokoh yang paling berjasa dalam menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa adalah Wali Songo. Mereka memulai dakwah pada abad ke-14 di berbagai daerah di Jawa.

Menelusuri Jejak Wali Songo [image source]
Menelusuri Jejak Wali Songo [image source]
Kegiatan berkunjung ke makam Wali Songo biasanya dilakukan menjelang Maulid Nabi Muhammad. Namun selama Ramadan tidak ada salahnya untuk melakukan kegiatan ini. Traveler bisa memulai dengan mengunjungi makam Sunan Ampel yang ada di Surabaya, Makam Sunan Giri dan Gresik di Gresik, Makam Sunan Drajat di Lamongan, Makam Sunan Bonang di Tuban, Makam Sunan Kudus di Kudus, Makam Sunan Kalijaga di Demak, dan Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon. Selain bisa melakukan tur bersama rombongan pribadi, traveler juga bisa bergabung dengan jasa tur yang berkonsentrasi pada wisata religi ke makam para wali.

3. Mengenal Islam dan Kitabnya di Bayt Al Quran, TMII

Bayt Al Quran atau berarti Rumah Al Quran merupakan bangunan di Taman Mini Indonesia Indah yang menyimpan semua karya terkenal para ulama dan intelektual muslim Nusantara sejak abad ke-17 hingga abad ke-20. Di sinilah tempatnya jika Anda ingin melihat warisan budaya berupa musyaf, manuskrip Al Quran, seni rupa Islami dan masih banyak lagi.

Bayt Al Quran, TMII [image source]
Bayt Al Quran, TMII [image source]
Bayt Al Quran diresmikan tanggal 20 April 1997 oleh Presiden Soeharto. Peresmian ini bebarengan dengan Museum Istiqlal yang juga berada dalam satu kompleks. Bangunan ini terdiri dari empat lantai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang serba guna, auditorium, ruang audiovisual, ruang kelas, ruang pamer, dan balkon. Sambil traveling Anda bisa sekaligus belajar tentang sejarah Islam di gedung ini.

4. Umrah

Tak sedikit umat Islam yang memilih melakukan umrah di bulan suci Ramadan. Arab Saudi sendiri memang terkenal sebagai destinasi internasional untuk wisata muslim. Di negara ini lah terdapat Ka’bah yang menjadi kiblat salat umat Islam di seluruh dunia.

Ka'bah di Makkah [image source]
Ka’bah di Makkah [image source]
Makkah tidak pernah sepi dari kunjungan umat Islam. Tidak hanya saat bulan haji saja umat muslim datang ke sana. Saat Ramadan seperti ini juga banyak yang datang untuk melakukan ibadah umrah. Selain ingin lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, mereka juga banyak yang sekalian ingin merasakan pengalaman Ramadan di Makkah dan Madinah.

5. Napak Tilas Jejak Islam di Eropa

Kegiatan traveling lain yang menyenangkan sekaligus bernilai religi adalah berkeliling negara-negara di Eropa yang memiliki jejak sejarah kejayaan Islam. Seperti diketahui pada masa Dinasti Ottoman, Islam berkembang pesat hingga ketiga benua termasuk Eropa.

Blue Mosque [image source]
Blue Mosque [image source]
Negara-negara Eropa seperti Prancis, Turki, Rusia, Spanyol hingga Jerman tercatat pernah memiliki sejarah panjang terkait kejayaan Islam. Bangunan-bangunan berarsitektur Islami banyak ditemukan di negara tersebut sebagai bukti bahwa Islam pernah ada dan mengalami masa kejayaan di sana. Kini bangunan-bangunan tersebut sebagian besar telah beralih fungsi menjadi museum atau gereja namun ada juga beberapa yang masih digunakan sebagai masjid.

Itulah kegiatan religius yang bisa dilakukan sambil traveling di bulan Ramadan, semoga bermanfaat.