Danau Sipin Jambi, Nikmati Pesonanya dari Tempat Berbeda

Sebagian warga Jambi barangkali tak asing lagi dengan Danau Sipin.
Tak sedikit yang menyebutnya Solok (kata dalam bahasa setempat yang artinya danau) Sipin. Wisata Sinjai bernuansa alam ini memang cukup mencolok lantaran berada di tengah kota.

Danau Sipin Jambi (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Danau dengan panjang sekitar 4500 meter, lebar kira-kira 300 meter, dan kedalaman 2-6 meter ini sering jadi tempat melepas penat bagi warga Jambi dan sekitarnya. Menariknya, keindahan Danau Sipin tak hanya bisa dinikmati dari satu titik. Lantas di mana saja? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Buluran

Keramba di sekitar danau (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, keindahan danau ini bisa dinikmati dari beberapa titik berbeda. Salah satunya dari daerah Buluran. Di sini Teman Traveler bisa melihat masyarakat memanfaatkan perairan danau untuk membudidayakan ikan tawar. Mereka biasanya menggunakan sistem keramba untuk beternak ikan nila, patin, maupun ikan danau.

Pemandangan matahari terbenam di sekitar danau (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Suasana teduh dan tenang bakal sangat terasa ketika bersantai di sini. Teman Traveler sebaiknya datang sore hari. Kalian bakal bisa melihat sunset yang begitu indah. Cahaya senja akan memantul dengan elok di atas permukaan air danau yang tenang.

Sayangnya, daerah ini belum dikelola sepenuhnya oleh pemerintah sehingga fasilitasnya termasuk kurang. Tapi bukan berarti Teman Traveler tak bisa habiskan waktu santai di sini. Beberapa pengunjung bahkan rela menggelar tikar sendiri dan bersantai sambil piknik bareng keluarga di akhir pekan.   

Sungai Puteri

Memancing di sekitar danau (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Bagi Teman Traveler yang hobi memancing, langsung saja meluncur ke kawasan Sungai Puteri. Selain nikmati landscape danau, di sini kalian bisa mengasah ketrampilan mengayun kail. Ikan yang bisa dipancing lumayan banyak. Jangan heran jika kalian melihat beberapa pengunjung berjajar rapi di pinggir danau dengan peralatan pancing masing-masing.

Tangkul (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Teman Traveler juga bisa melihat aktivitas masyarakat setempat menangkap ikan dengan Tangkul. Sebutan itu disematkan untuk peralatan menangkan ikan tradisional yang terbuat dari potongan bambu dan dirangkai sedemikian rupa.

Bagian bawahnya yang berbentuk persegi dipasangi jaring, sementara tangkainya didesain untuk bisa mengangkat jaring tersebut. Meski terkesan tradisional dan tidak praktis, tangkul sangat ramah lingkungan lho. Sebab ikan yang terjaring biasanya hanya yang berukuran besar.

Oh ya, sama seperti di Buluran, kawasan Sungai Puteri juga tak memiliki fasilitas khusus untuk wisatawan. Teman Traveler dipersilahkan memancing sepuasnya tanpa membayar, asalkan membawa alat sendiri dan tidak menangkap ikan di dalam keramba.

Telanaipura

Kantin di Telanaipura (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Teman Traveler juga bisa menikmati indahnya Danau Sipin dari Telanaipura, daerah dekat fakultas kedokteran Universitas Jambi. Ini adalah salah satu titik yang cukup populer di antara wisatawan.

Kawasan ini sedang dalam tahap pengembangan sebagai destinasi wisata Teman Traveler. Di sini kalian bisa santai sejenak sambil nikmati segarnya es kelapa muda. Dibanding dua daerah lainnya, fasilitas di Telanaipura terbilang lengkap. Ada deretan bangku warna-warni untuk bersantai, toilet, serta kantin.

Pengelola juga menyediakan beberapa spot foto menarik. Para muda-mudi biasa memanfaatkannya untuk berpose ria.

Perahu untuk keliling danau (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Teman Traveler juga bisa keliling danau menggunakan perahu lho. Ya, di sini ada tempat penyewaan khusus dengan tarif Rp5000 per orang. Satu kapal bisa memuat antara 3-4 penumpang.

Pondok Apung (c) Wildan Carbon/Travelingyuk

Teman Traveler juga jangan lupa untuk mampir ke Pondok Apung, atau dikenal juga dengan Pondok Panggung. Fasilitas di tengah danau ini biasa digunakan peternak ikan untuk beristirahat sejenak. Udara di sekitarnya sangat sejuk. Pas bagi kalian yang hendak menyegarkan otak usai lelah disibukkan urusan pekerjaan.

Oh ya, Semua fasilitas umum di sini bisa Teman Traveler gunakan gratis. Pengecualian untuk lahan parkir, yang dikenakan biaya Rp2.000 untuk motor dan Rp4.000 untuk mobil.

Itulah cara menikmati indahnya Danau Sipin dari berbagai sudut. Bagaimana Teman Traveler, menarik kan? Kalian tinggal pilih salah satu sesuai keinginan atau mencoba semuanya juga boleh. Jangan lupa mampir jika sedang eksplor wisata Jambi ya.

Tags
danau sipin Indonesia Jambi kontributor Travelingyuk wisata jambi
Share