Curug Nini, Nikmati Eksotisnya Alam Purbalingga

Teman Traveler sudah memilih destinasi wisata untuk weekend ini? Jika belum, tidak ada salahnya mempertimbangkan jalan-jalan ke tempat bernuansa alam seperti Curug Nini di Purbalingga. Selain menyegarkan pikiran pasca jenuh dengan rutinitas, bisa sekaligus jadi cara mengagumi keindahan ciptaan-Nya.

Salah satu sudut indah di Curug Nini (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Curug Nini sudah lama dikenal dengan kejernihan airnya yang eksotis. Alam di sekitarnya juga berikan nuansa asri nan sejuk. Penasaran seperti apa pesona lain di wisata air terjun satu ini? Yuk Teman Traveler, kita intip bersama.

Curug Nini bukan Curug Mini

Berpose di dekat curug (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Tak sedikit wisatawan yang keliru menyebut Curug Nini sebagai Curug Mini. Mungkin karena debet air di sini mini alias kecil, beda dari air terjun kebanyakan yang tingginya lebih dari 30 meter. Jika diukur, curug satu ini ketinggiannya memang hanya sekitar 10 meter saja.

Namun demikian, justru inilah yang menjadi keunikan tersendiri. Selain itu, kolam di bawah aliran airnya juga cukup luas dan tidak terlalu dalam. Airnya sangat jernih dan segar, tidak ada bebatuan besar di bawahnya. Cukup aman digunakan untuk berenang.

Curug ini merupakan salah satu hulu Sungai Pingen. Menurut warga sekitar, air wisata Purbalingga satu ini tidak pernah kering kendati musim kemarau. Hanya saja debetnya jadi sedikit berkurang.

Akses Menuju Air Terjun

Air terjun ini relatif mudah diakses (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Curug Nini berada di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet. Lebih tepatnya di perbatasan antara Desa Cipaku dan Desa Pagerandong. Teman Traveler bisa mengakses destinasi ini melalui dua jalur berbeda, namun menurut saya yang termudah adalah dari perempatan Pasar Karangnangka.

Dari situ Teman Traveler tinggal lurus menuju Desa Cipaku. Jaraknya kurang lebih tiga kilometer dari pasar. Begitu sampai di Balai Desa Cipaku, ambil jalan ke kanan dan lurus kurang lebih 200 meter.

Sebelum bisa sampai curug, Teman Traveler harus lewati undak-undakan tanah yang cukup tinggi. Sebaiknya kalian berhati-hati, terutama saat tanah basah atau kondisi hujan karena permukaannya bisa sangat licin.

Eksotisme Alam Memukau

Pemandangan eksotis di sekitar air terjun (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Seperti saya uraikan di atas, Curug Nini memiliki kejernihan dan kesegaran air luar biasa. Cukup dari permukaan, Teman Traveler bisa dengan jelas melihat bagian dasarnya. Sungguh luar biasa bukan?

Menikmati kesegaran curug (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk
Bisa jadi spot foto bagus lho (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Curug Nini dikelilingi perbukitan dan menebarkan nuansa alam yang masih sangat asri. Pepohonan hijau nan rindang serta bambu-bambu menjulang tinggi di sekitarnya membuat suasana makin sempurna. Tak heran jika banyak wisatawan kepincut dengan pesonanya yang luar biasa.

Sumber Mata Pencaharian  

Anak kecil ikut memancing (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Selain jadi destinasi wisata alam memukau, sebagian warga di sekitar lokasi juga jadikan curug ini sebagai ladang mencari nafkah. Saat berkunjung saya menemui beberapa warga sedang memancing di sungai sekitar sini. Bahkan ada banyak anak kecil turut serta. Uniknya, di sekitar sini terdapat tanda peringatan untuk menjaga kelestarian sumber hayati perikanan di curug.

Tanda peringatan dari dinas perikanan (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Selain itu, beberapa warga sekitar kerap nampak mencari pasir dan batu-batuan kecil di sekitar lokasi. Hal ini nampak dari beberapa gundukan pasir di dekat curug.

Gundukan pasir dekat air terjun (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Ketika curug sedang ramai pengunjung, saat lebaran misalnya, beberapa warga sekitar biasanya mencari rupiah dengan dengan mendirikan warung di sekitar sini. Sayang, ketika berkunjung saya tak menjumpai satu warung pun buka. Bahkan ada beberapa lapak yang nampak tidak terurus.

Tarif dan Fasilitas

Bangku dari bambu untuk beristirahat (c) Eva Oktafikasari/Travelingyuk

Tiket masuk air terjun ini berada di kisaran Rp.3000 untuk hari biasa dan Rp5.000 untuk weekday maupun hari libur. Anehnya, saat mampir ke sini dari rute Desa Cipaku, saya tak menemukan ada loket tiket masuk. Bahkan saya harus parkir di pelataran rumah warga karena tidak ada petugas. Alhasil saya menikmati semua keindahan yang ada secara gratis.

Bicara fasilitas, kelengkapan di destinasi satu ini cukup lumayan. Ada ruang ganti khusus pria dan wanita, toilet umum, serta mushola yang berada tak jauh dari curug. Buat yang kelelahan, sudah ada tempat duduk di beberapa titik.

Itu dia uraian singkat saya tentang eksotisme Curug Nini di Kabupaten Purbalingga. Bagaimana Teman Traveler, sudah tentukan tanggal untuk berlibur ke sini?

Tags
kontributor Purbalingga Travelingyuk Wisata wisata purbalingga
Share