Menyusuri Borobudur, Benarkah Candi Ini Peninggalan Nabi Sulaiman?

Sejarah Candi Borobudur tentu sudah kamu ketahui sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Terletak di Jl.Badrawati, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Borobudur diakui sebagai candi atau kuil Buddha terbesar di dunia dan jadi salah satu destinasi wajib bila kamu ingin menikmati tempat wisata Jogja. Namun, pernah dengarkah jika sejarah Candi Borobudur masih berkaitan dengan Nabi Sulaiman? Ya, beredar kabar jika Borobudur merupakan peninggalan Sang Nabi. Bahkan bukti telah diungkapkan oleh beberapa orang. Nah, seperti apa sih bukti bahwa Candi Borobudur ini peninggalan Nabi Sulaiman? Simak lewat foto-fotonya berikut ini.

1. Bangunan bersejarah yang memiliki reliefnya unik. Ya, beberapa menunjukkan simbol yang mirip dengan kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba (Bilqis) yang tertulis dalam Al-Quran.

Banyak Relief Kisah Nabi Sulaiman
Banyak Relief Kisah Nabi Sulaiman [image source]

2. Salah satunya adalah relief berbentuk peti yang dijaga oleh seseorang. Relief tersebut hampir mirip dengan cerita sebuah peti atau kotak yang berisikan warisan Nabi Daud kepada Nabi Sulaiman.

Relief Candi dengan Gambar Warisan Nabi Daud Kepada Nabi Sulaiman
Relief Candi dengan Gambar Warisan Nabi Daud Kepada Nabi Sulaiman [image source]

3. Selain relief, di Borobudur terdapat sebuah patung yang belum tuntas pengerjaannya. Diceritakan, Borobudur merupakan bangunan yang dikerjakan oleh Jin atas perintah Nabi Sulaiman. Namun, salah satu patung tidak selesaikan oleh jin setelah mengetahui Sulaiman telah wafat.

Patung di Borobudur
Patung di Borobudur [image source]

4. Bukan hanya Borobudur saja, Nabi Sulaiman juga memberikan perintah kepada jin untuk membangun bangunan tinggi serta patung-patung. Bangunan yang perintahnya tertulis dalam Al-qur’an surat Saba ini berupa Candi Prambanan yang letaknya tak begitu jauh dari Candi Borobudur.

Candi Prambanan
Candi Prambanan [image source]

5. Selain dapat memerintah jin untuk membuat bangunan, Nabi Sulaiman juga diberikan mukjizat untuk dapat berkomunikasi dengan hewan. Relief berupa burung dan hewan lain di Candi Borobudur juga disebut sebagai bukti candi satu ini peninggalan Nabi Sulaiman.

Relief Hewan Candi Borobudur
Relief Hewan Candi Borobudur [image source]

6. Dalam Al-quran surat An Naml, diceritakan kisah Ratu Saba dan rakyatnya yang menyembah matahari dan bersujud kepada manusia. Ternyata Candi Ratu Boko yang letaknya tidak jauh dari Borobudur juga menjadi salah satu bukti kehidupan Nabi Sulaiman di Borobudur. Ya, Candi Ratu Boko disebutkan menjadi kediaman Ratu Saba.

Candi Ratu Boko
Candi Ratu Boko [image source]

7. Entah cocoklogi atau memang benar, hal itu menjadi bukti jika nabi satu ini tinggal di Borobudur. Ya, Sulaiman terdengar jawa banget dengan awalan kata ‘Su’. Jika dilihat lagi, hanya Nabi Sulaiman yang hanya memiliki nama awal ‘Su’.

Borobudur Unik
Borobudur Unik [image source]

8. Surat Nabi Sulaiman kepada Ratu Saba melalui burung Hud-Hud. Surat yang dilengkapi dengan pelat emas tersebut menjadi bukti lain bahwa Nabi Sulaiman memang ada di Indonesia. Apalagi, surat yang bertuliskan kata Basmalah tersebut ditemukan di sebuah kolam di Candi Ratu Boko.

Pesona Borobudur
Pesona Borobudur [image source]

9. Di Candi Ratu Boko terdapat beberapa stupa yang tinggal sedikit. Hal tersebut menjadi salah satu bukti jika Candi Ratu Boko adalah istana Ratu Saba yang dipindahkan atas perintah Sulaiman.

Ratu Boko
Ratu Boko [image source]

10. Sayangnya, ada fakta menarik lagi mengenai pembangunan Candi ini. Menurut sejarah, Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 770 M dan selesai tahun 825. Sedangkan zamannya Nabi Sulaiman berlangsung sekitar tahun 970-an SM.

Bangunan Borobudur
Bangunan Borobudur [image source]
Nah, dari tahun pembuatan Candi Borobudur, dapat disimpulkan bahwa peninggalan sejarah tersebut  tidak ada kaitannya dengan Nabi Sulaiman. Teori cocoklogi memang sedang menjamur di Indonesia saat ini. Oleh karena itu, penting untuk mencari validasi data dan juga sumber-sumber terpercaya. Jangan lupa main ke Borobudur ya! Keindahannya tiada duanya.

Tags
Budaya candi Indonesia Jawa Tengah Magelang
Share