Bubur Ayam Mang Dudung Surabaya, Mantap Temani Malam

Aprilia Stefany

Aprilia Stefany

On Indonesia
Semangkuk Bubur Ayam Mang Dudung Semangkuk Bubur Ayam Mang Dudung

Bubur Ayam Mang Dudung adalah salah satu kuliner malam Surabaya yang wajib Teman Traveler coba. Sensasi menyantap bubur hangat di tengah padatnya Kota Pahlawan bakal jadi pengalaman liburan tak terlupakan. Apalagi bersama sahabat maupun keluarga.

Saya sendiri sudah sempat mencicipi dan benar-benar cocok di lidah. Rasanya sungguh pas dan bikin ketagihan. Penasaran? Yuk, simak ulasannya berikut ini Teman Traveler.

Strategis, Bubur Ayam Mang Dudung Jadi Buruan Pelanggan

Semangkuk bubur mantap (c) Aprilia Stefany/Travelingyuk

Bubur Ayam Mang Dudung sudah sangat terkenal di Surabaya, bahkan termasuk salah satu kuliner malam favorit di Kota Pahlawan. Tak jarang dagangan mereka akan ludes hanya dalam tiga jam saja.

Setiap berkunjung ke sini, saya jarang melihat kedai sepi pelanggan. Ditambah lagi lokasinya sangat strategis karena berada tak jauh dari pusat kota.

Antrean Panjang Sudah Biasa

Para pelanggan menanti bubur pesanan mereka (c) Aprilia Stefany/Travelingyuk

Melihat pengunjung yang tak pernah berhenti berdatangan, bisa dipastikan bubur ayam ini merupakan salah satu kuliner Surabaya wajib coba. Konon rasanya juga sangat nikmat dan bikin lidah ketagihan. Tak heran meski sederhana, kedai Mang Dudung selalu ramai dan jadi incaran banyak orang.

Bagi Teman Traveler yang penasaran, Bubur Ayam Mang Dudung berada di Jalan Kedungdoro no 107, Kedungdoro, Tegalsari. Layanan Google Maps menunjukkan kedai ini menempati ruko nomor 107, namun yang tepat sebenarnya 105. Kalian takkan susah menemukannya karena berada tepat di depan Bank Mayapada Kedungdoro.

Sederhana Tapi Nyaman

Pelanggan memadati tiap sudut kedai (c) Aprilia Stefany/Travelingyuk

Bubur Ayam Mang Dudung lebih tepat disebut sebagai warung kaki lima ketimbang kedai. Jadi Teman Traveler jangan mengharap pelayanan super mewah ketika berada di sini. Tapi jangan risau, semua meja dan kursi tertata rapi dan bersih kok. Pastinya takkan mengurangi kenyamanan kalian dalam bersantap malam.

Oh ya, Teman Traveler sebaiknya juga harus bersabar. Rata-rata pengunjung di sini akan menghabiskan waktu 30 menit. Kalian harus rela antre dan menunggu bergantian tempat duduk dengan pelanggan lain. Tapi tenang saja, penantian kalian bakal worth it kok.

Asyiknya Santap Bubur di Malam Hari

Nikmatnya bubur ayam di malam hari (c) Aprilia Stefany/Travelingyuk

Jika biasanya bubur identik dengan menu sarapan pagi, Bubur Ayam Mang Dudung justru coba tampil beda dengan menyajikannya di malam hari. Warung kaki lima ini biasanya buka mulai pukul 23.00 hingga dagangan habis.

Ramah Kantong

Struk berisi harga menu (c) Aprilia Stefany/Travelingyuk

Soal pilihan menu, Teman Traveler bisa memesan Bubur Ayam (Rp12.000), Bubur Ayam Telor (Rp15.000), Bubur Ayam Ampela (Rp18.000), dan Bubur Ayam Spesial (Rp20.000). Jika belum puas, kalian bisa menambah aneka topping seperti telor setengah matang (Rp5.000), ati ampela (Rp5.000), dan ayam (Rp5.000).

Minuman yang ditawarkan di sini juga cukup bervariasi. Mulai dari teh panas, es teh, jeruk panas, es jeruk, hingga air mineral botol bisa Teman Traveler dapatkan di sini. Harganya cukup ramah kantong, berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000.

Bagaimana Teman Traveler, cukup murah bukan? Bubur Ayam Mang Dudung menawarkan cita rasa super mantap dan wajib kalian kunjungi ketika berada di Surabaya. Apalagi jika perut kalian tiba-tiba keroncongan di malam hari. Selamat mencoba ya.