Becak Motor di Maluku Ini Bisa Buat Disko

Alfri

Alfri

On BackPacker

Seiring dengan perkembangan teknologi, becak tradisional mulai ditinggalkan. Para pemilik becak memodifikasi becak mereka menjadi becak motor atau lazim disebut bentor. Begitu pula di Maluku Utara, khususnya di kota Jailolo terdapat transportasi berupa bentor. Disematkannya perangkat pemutar musik menjadi kekhasan tersendiri pada bentor di kota tersebut.

Pemandangan unik dan menarik akan Anda temukan saat jalan-jalan ke Jailolo, Maluku Utara. Kota ini memiliki transportasi khas berupa becak motor yang mudah Anda jumpai berlalu-lalang di jalanan kota. Berbeda dengan bentor di di wilayah Indonesia lainnya, di sana pemilik bentor menyematkan perangkat tambahan berupa pemutar musik untuk menghibur penumpang.

Bentor Jailolo [image source]
Bentor Jailolo [image source]
Dilansir Travelingyuk dari Indonesia Travel, alat transportasi di kawasan Indonesia timur memang terkenal unik dan heboh. Begitu juga dengan bentor Jailolo ini, tampilan luarnya didekorasi semencolok mungkin sedangkan di dalamnya terdapat perangkat audio yang memberikan suasana full musik seperti di tempat disko.

Kebiasaan memodifikasi becak tradisional menjadi becak motor ini bermula pada tahun 2010. Awalnya hal ini diambil sebagai langkah modernisasi alat angkut becak agar pengemudi becak tidak lagi capek-capek mengayuhnya. Namun lambat laut banyak orang yang suka bahkan kini banyak turis yang memanfaatkannya untuk berkeliling kota.

Becak Motor ini dilengkapi dengan pemutar musik yang menggelegar [image source]
Becak Motor ini dilengkapi dengan pemutar musik yang menggelegar [image source]
Satu bentor dapat mengangkut dua hingga tiga penumpang. Asyiknya lagi, sambil naik becak kita diputarkan lagu-lagu keren mulai dangdut koplo, lagu lokal, pop hingga mancanegara. Ciri khas dari bentor ini memang terletak pada perangkat audio yang dipasang, para pengendara bentor tersebut tak jarang memutar lagu dengan volume penuh yang membuat seisi kota bisa mendengarnya.

Anda bisa menyewanya seharian namun lakukan negosiasi harga biar tidak terkena tarif mahal. Waktu yang paling asyik berkeliling kota dengan bentor adalah malam hari, pada saat itu bukan musik saja yang menemani perjalanan Anda tapi bola lampu warna-warni mulai dinyalakan oleh pengemudi bentor, memberikan suasana seperti dalam pesta disko. Meriah euy!