Barang-barang Sepele yang terlupakan Saat Berkemah, Nggak Kebawa Pasti Nyesel!

Lupakan dulu soal tumpukan kertas yang ada di depan meja kerjamu atau celana rapi hingga kemeja berdasi. Kamu pasti suntuk jika harus bekerja tanpa menyempatkan waktu untuk jalan-jalan dan santai menikmati pemandangan alam. Bukannya kertas serta suara keyboard komputer yang ditekan, namun carilah hembusan angin atau suara gemuruh ombak ketika menghantam batu karang.

Kamu bisa menemukan suasana seperti itu di pegunungan atau tepi pantai. Jangan tanggung-tanggung, ke sana hanya beberapa jam mungkin hanya akan memberikanmu rasa lelah yang semakin mendera. Cobalah berkemah, mengungkap lebih banyak lagi tempat keren di muka bumi ini. Tentu niat berkemah saja tidak cukup, harus ada persiapan matang baik dalam hal fisik, mental, hingga barang bawaan.

Kamu harus pintar-pintar memilih barang yang akan dibawa survive di alam liar. Lebih baik sedikit tapi bermanfaat semuanya daripada banyak tapi bikin berat. Setiap orang pasti memiliki pertimbangan sendiri, namun jangan sampai kamu mengabaikan beberapa benda di bawah ini. Meski terkesan sepele, tapi ternyata memiliki fungsi yang penting. Apa saja itu? Ini ulasan selengkapnya.

1. Alat Pertolongan Pertama

Ingat, yang kamu datangi itu bisa saja hutan belantara, tentu saja akan jauh dari rumah sakit atau klinik kesehatan. Jangankan dokter, dukun tradisional aja nggak ada. Dan namanya juga manusia, saat pergi untuk jalan-jalan atau berwisata yang ada di pikirannya pasti yang senang-senang saja. Berpikir positif itu memang penting, tapi memperhatikan resiko dan berbagai kemungkinan yang terjadi itu perlu banget. Kan lebih baik sedia payung sebelum hujan, daripada kehujanan dan hanyut terbawa arus banjir?

Alat Pertolongan Pertama [image source]
Alat Pertolongan Pertama [image source]

Maka dari itu, kamu harus menyiapkan alat pertolongan pertama dan meletakkannya di tempat yang mudah dijangkau. Jadi, sewaktu-waktu mengalami kecelakaan, tindakan pertolongan dan meminimalisir efek cidera dapat segera dilakukan. Jangan cuma membawa plester penutup luka yang bergambar lucu, tapi lengkapi juga dengan cairan antiseptik, salep anti bakteri, perban, aspirin, obat penghilang rasa sakit, hingga lotion yang berfungsi seabagai tabir surya. Jika kamu seorang cewek, jangan sampai lupa membawa pembalut, ya buat jaga-jaga saja.

2. Penutup Telinga

Ini nih yang pasti jarang mampir di pikiran orang-orang yang ingin berkemah, meski Indonesia adalah daerah tropis, namun saat kamu kemah di gunung yang tingginya ribuan meter di atas permukaan laut, maka udara dingin yang menampar-nampar kulit pasti akan kamu rasakan. Apalagi saat mendaki di musim kemarau, dingginnya lebih ampuh lagi.

Penutup Telinga [image source]
Penutup Telinga [image source]

Ketika bergerak, panas tubuh akan meningkat. Namun ketika diam, misalnya sewaktu tidur di dalam tenda, badan bisa diserang hawa dingin bahkan sampai ke tulang-tulang. Mendapatkan istirahat yang nyaman itu penting karena kamu perlu mengumpulkan tenaga. Penutup telinga ini bukan hanya menghangatkan tubuh, tapi juga melindungimu dari suara bising, misalnya saja dengkuran teman sebelahmu.

3. Tas Kresek atau Kantong Sampah

Kalau nggak bawa kresek, kamu mau sampah-sampah bawaanmu dimasukkan dalam tas bercampur baju dan barang-barang lain? Tidak membuang sampah sembarang itu adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh siapapun tanpa terkecuali. Apa sih susahnya membawa sampah kembali turun saat mendaki atau berkemah?

Kantong Sampah [image source]
Kantong Sampah [image source]

kita telah disuguhi dengan pemandangan alam yang keren dan nggak boleh terlena hingga meninggalkan tumpukan sampah yang banyak. Dengan membawa kantong sampah, maka kamu akan lebih ramah lagi pada alam dan manfaatnya bukan hanya kamu yang merasakan tapi juga orang lain.

4. Tisu Basah

Berkemah itu adalah kegiatan yang menarik bukan? Mencoba melangkah di jalan berbatu yang terjal, tidur di tenda dan menghangatkan diri dengan peralatan seadanya, serta masih banyak keseruan lainnya. Dengan kata lain, kamu menikmati alam dengan cara yang berbeda dari biasanya. Saat berkemah ada kebiasaan-kebiasan baik yang jarang bisa kamu lakukan, misalnya saja mandi karena tidak tersedia air yang cukup.

Tisu basah [image source]
Tisu basah [image source]

Bahkan jika kamu berkemah di dekat sungai, masih ada kemungkinan bahaya yang harus kamu perhatian sebelum menceburkan diri ke dalamnya. Padahal, menjaga kebersihan itu tak kenal wktu dan tempat. Kalau air saja minim, apa yang mestinya dilakukan? Jawabannya terletak pada sebuah benda berbentuk lembaran, biasanya berwarna putih dan kondisinya basah. Benar sekali, benda itu adalah tisu basah dengan anti bakteri. Gunakan tisu basah untuk membersihkan tubuh, terutama bagian wajah dan telapak tangan.

Itulah beberapa barang yang sekilas sepele, nggak ada salahnya kan membawanya, pengalamanmu berkemah bisa dipastikan akan lebih memuaskan lagi. Semoga bermanfaat.

Tags
Alam alat camping kemah tips traveling
Share