10 Bangkai Kapal yang Bermetamorfosa Menjadi Destinasi Wisata

Alfri

Alfri

On BackPacker

Kapal karam selalu meninggalkan cerita pilu baik pada dunia pelayaran atau pun pada keluarga penumpang. Tercatat ada tiga juta bangkai kapal yang masih berserakan di dasar samudera di seluruh dunia bahkan beberapa diantaranya telah berusia ribuan tahun. Sejumlah bangkai kapal yang memiliki nilai historis bahkan telah dilindungi oleh UNESCO sebagai warisan budaya bawah air.

Beberapa bangkai kapal ada yang ditinggalkan begitu saja di tepi pantai. Anehnya beberapa dari mereka malah menjadi tempat wisata karena menawarkan peluang fotografi yang unik. Seperti kasus karamnya kapal Costa Concordia yang baru terjadi beberapa tahun lalu. Dlaam waktu sekejab bangkai kapal ini menjadi magnet wisata sebelum akhirnya ditarik keluar dari perairan dekat Isola del Giglio, Italia tahun 2013 silam. Berikut ini bangkai kapal yang berubah menjadi tujuan wisata.

1. World Discoverer

MS World Discoverer adalah sebuah kapal pesiar yang dibuat tahun 1974. Kapal ini melayani pelayaran berkala untuk rute daerah kutub Antartika. Pada era kejayaannya kapal ini menjadi pilihan utama berpesiar untuk melihat langsung gumpalan es terapung di Antartika. Kapal didesain dengan memiliki lambung ganda yang berfungsi mencegah kecelakaan fatal.

Foto via Flickr
Foto via Flickr

Namun sayang tanggal 30 April 2000, sebuah batu karang yang tajam menusuk lambung kapal. Kejadian ini berlangsung saat kapal berlayar di perairan Kepulauan Solomon. Segera setelah itu penumpang dievakuasi menggunakan kapal feri kemudian kapten kapal mengarahkan MS World Discoverer menuju Roderick Bay. Kini bangkai kapal masih bisa ditemui di sana bahkan menjadi objek fotografi wisatawan yang datang.

2. Mediterranean Sky

Awalnya kapal bernama Mediterranean Sky ini diberi nama City of York pada tahun 1952 di Newcastle, Inggris. Pelayaran pertamanya dilakukan tahun 1953 dan kota London adalah tujuan pertama kapal pesiar ini. Kapal pesiar melakukan pekerjaannya selama hampir 20 tahun sebelum akhirnya dijual dan berganti nama menjadi Mediterranean Sky tahun 1971.

Foto via Flickr
Foto via Flickr

Kapal pesiar ini melakukan pelayaran terakhir tahun 1996 saat berlayar dari Brindisi menuju Patras, Yunani. Setahun pasca pelayaran terakhirnya menejemen mengalami kesulitan finansial sehingga Mediterranean Sky dilabuhkan sementara di Patras. Barulah dua tahun kemudian kapal ditarik menuju Teluk Eleusus, Yunani dan biarkan mengonggok di sana. Kapal mengalami kebocoran tahun 2002 hingga akhirnya ia tenggelam dalam keadaan miring.

3. MV Captayannis

MV Captayannis bukanlah kapal pesiar seperti lainnya dalam daftar ini. Ini merupakan kapal pengangkut gula milik Yunani yang tenggelam di Sungai Clyde, Skotlandia pada tahun 1974. Kapal tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal tanker BP saat badai para melanda pantai barat negara tersebut. Kapal tanker tidak mengalami kerusakan berarti namun jangkarnya menusuk lambung kapal MV Captayannis hingga akhirnya tenggelam.

Foto via Flickr
Foto via Flickr

Sayang sehari setelah kapal tenggelam para penjarah mulai beraksi. Seluruh barang berharga yang ada di kapal raib dijarah. Meskipun kapal ini tenggelam di perairan dangkal namun tidak pernah ada upaya untuk menyelamatkan sisa-sisa kapal tersebut atau bahkan menepikannya. Kabarnya klaim asuransi yang pernah diajukan tidak pernah diselesaikan dengan baik. Kini kapal menjadi tontonan wisatawan.

4. SS America

SS America merupakan kapal pesiar yang dibangun tahun 1940. Setelah menunaikan tugasnya selama lebih dari 50 tahun kapal ini dijual dengan maksud akan dijadikan kapal hotel bintang lima di Phuket, Thailand pada tahun 1993. Segera setelah pembelian selesai kapal berganti nama menjadi “American Star”. Untuk memulai pelayaran pertamanya dengan nama baru, kapal ini mulai ditarik menuju Atlantik untuk beroperasi namun sayang kapal memasuki badai.

Foto via Wikipedia
Foto via Wikipedia

Lambung kapal pecah dihantam badai dahsyat yang membuat para kru American Star harus dievakuasi lewat helikopter. Tercatat kapal kandas di lepas pantai barat dari Fuerteventura di Kepulauan Canary. Sejak saat itu kapal mulai digerogoti deburan ombak, terakhir tahun 2005 bagian belakang kapal telah runtuh dan pada Maret 2013 sisa-sisa kapal hanya terlihat saat pantai sedang surut saja.

5. Dimitrios

Dimitrios adalah sebuah kapal kargo kecil berukuran 64 meter buatan tahun 1950. Kapal ini terlihat terbengkalai di pantai Valtaki di prefektur Laconia, Yunani, sejak 23 Desember 1981. Banyak rumor yang beredar mengenai penyebab terdamparnya kapal yang awalnya bernama Klintholm ini.

Foto via Flickr
Foto via Flickr

Dari sekian banyak rumor yang beredar yang paling santer adalah mengenai fungsi kapal yang dulunya ternyata digunakan untuk menyelundupkan rokok dari Turki menuju Italia begitu juga sebaliknya. Kemudian pihak otoritas pelabuhan Gythio melakukan penyitaan terhadap kapal tersebut kemudian menyeretnya ke laut Valtaki, sekitar lima kilometer dari pelabuhan. Sesampainya di tengah laut tersebut kemudian kapal dibakar untuk menghilangkan barang bukti penyelundupan rokok.

6. Olympia

Olympia adalah sebuah kapal komersial yang melayani rute dari Siprus menuju Yunani. Kapal ini mengalami pembajakan tahun 1979 saat sedang malkukan pelayaran seperti biasanya. Kapl di kuasai bajak laut di pulau Amorgos, Yunani. Kapal kemudian masuk ke perairan dangkal di dalam teluk.

Foto via Panoramio
Foto via Panoramio

Berbagai usaha untuk mengeluarkan kapal dari dalam teluk tidak membuahkan hasil. Akhirnya kapal Olympia ditinggalkan begitu saja di sana hingga membusuk. Kini bangkai kapal menjadi bagian dari salah satu Kepulauan Amorgos yang menjadi landmark terkenal di Yunani.

7. BOS 400

BOS 400 adalah sebuah tongkang milik Perancis yang kandas di Maori Bay di Afrika Selatan. Ini sebenarnya sebuah crane terapung terbesar di Afrika. Tongkang ini tidak memiliki mesin jadi harus ditarik oleh kapal lain untuk membawanya kemanapun. Kebetulan saat itu kapal penarik tongkang ini adalah kapal milik Rusia. Tepat tanggal 26 Juni 1994 tali penarik kapal putus ketika badai menerjang. Tongkang yang tidak memiliki tambatan akhirnya terhempas dan menabrak batu.

Foto via Trek Earth
Foto via Trek Earth

Beberapa upaya dilakukan untuk menarik tongkang ini dari Republik Kongo menuju Cape Town, Afrika Selatan. Salah satunya dengan menyewa kapal tunda untuk menarik kapal tersebut. Lagi-lagi badai membuat talik derek lepas dan mengkandaskan kapal BOS 400 di Duiker Point dekat Sandy Bay, Afrika Selatan.

8. La Famille Express

Bangkai kapal karam La Famille Express dapat ditemui di lepas pantai selatan Provo, Kepulauan Turks dan Caicos, di Laut Karibia. Kapal ini dibuat tahun 1952 dan selama perjalanannya kapal ini melayani Angkatan Laut Soviet sebelum akhirnya dijual pada tahun 1999.

Foto via Shipspotting
Foto via Shipspotting

Setelah dijual untuk keperluan komersil, nama kapal ini diganti dengan La Famille Express. Sampai saat ini penyebab kandasnya kapal belum diketahui dengan pasti yang jelas kapal ini mulai kandas saat terjadi badai Frances pada tahun 2004 yang lalu. Tidak banyak barang berharga yang bisa diselamatkan karena penjarah telah bergerak lebih cepat.

9. HMAS Protector

HMAS Protector sebenarnya adalah kapal perang yang dibeli pemerintah Australia Selatan tahun 1884. Tujuan pembelian kapal ini sebagai alat pertahanan garis pantai lokal terhadap kemungkinan serangan Rusia tahun 1870-an. Kapal tiba di Adelaide pada bulan September 1884.

Foto via Wikipedia
Foto via Wikipedia

Dalam tugasnya kapal ini telah ikut serta dalam Perang Dunia I dan II serta menghadapi serangan Pemberontak Boxer. Kapal ini mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju Papua Nugini setelah menabrak sebuah kapal tunda yang terbengkalai. Lambung kapal kemudian ditarik menuju Heron Island di lepas pantai Queensland yang kemudian ditenggelamkan guna dijadikan alat penahan gelombang. Kini bangkai kapal ini masih terlihat.

10. Evangelia

Kapal berikut ini satu pabrikan dengan Titanic, namanya Evangelia. Kapal ini adalah sebuah kapal dagang yang diluncurkan pada 28 Mei 1942. Nama pertama kapal ini adalah Empire Strength. Dalam perjalanannya kapal ini berubah-ubah nama mulai dari Saxon Star, Redbrook hingga akhirnya terakhir memakai nama Evangelia.

Foto via Panoramio
Foto via Panoramio

Kisah tragis menimpa kapal ini ketika tahun 1968 kapal melakukan pelayaran beresiko yang sangat dekat dengan garis pantai dekat Costinesti. Suasana malam itu ditutupi kabut tebal sehingga kapten kapal tidak tahu jika kapalnya telah kandas. Meski tidak ada kerusakan serius, eberapa sumber mengatakan pemilik kapal dengan sengaja merusak kapal tersebut guna mendapatkan klaim asuransi.

Itulah kapal-kapal megah yang terdampar di pantai. Kini bangkai kapal-kapal tersebut masih saja dikunjungi para wisatawan untuk dijadikan objek fotografi mereka.