Mengintip Bandara Banyuwangi, Green Airport Pertama di Jawa

Tak hanya atraksi wisata memukau, Banyuwangi juga memiliki bandara indah yang bisa mengundang penasaran. Yap, Bandara Banyuwangi di ujung timur Pulau Jawa ini ternyata merupakan green airport pertama di Indonesia. Teman Traveler penasaran? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Dulu Bernama Blimbingsari

img_7459_l7K.jpg
Ruang tunggu bandara (c) Rosita/Travelingyuk

Sejak 20 Agustus 2017, kehadiran Bandara Banyuwangi makin memudahkan akses wisatawan menuju kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini. Dulunya lapangan udara ini diberi nama Blimbingsari, merujuk pada nama desa tempat landasan pacu sepanjang 2.250 meter ini. Namun sejak dua tahun lalu, namanya diganti.

Pergantian nama ini bukan tanpa alasan. Sebutan Bandara Banyuwangi dinilai lebih efektif untuk mempromosikan The Sunrise of Java sebagai salah satu destinasi wajib disambangi di Jawa Timur. Selain itu diharapkan masyarakat Indonesia secara keseluruhan bisa lebih mengenal Banyuwangi.

Green Airport Pertama

img_7445_VAK.jpg
Salah satu sudut bandara (c) Rosita/Travelingyuk

Satu lagi yang unik dari Bandara Banyuwangi adalah statusnya sebagai green airport pertama di Jawa. Berdasarkan mandat dari Bupati Banyuwangi, lapangan udara ini memang dibangun dengan konsep green building. Dirancang berdasarkan enam kriteria, yakni tepat guna lahan, efisiensi energi listrik dan cahaya, konservasi air, kenyamanan udara, siklus material, serta manajemen lingkungan.

Mengedepankan konsep rumah tropis, Bandara Banyuwangi mengutamakan aliran udara alami alih-alih AC alias pendingin ruangan. Selain itu, hampir tiap sudut dihiasi pemandangan hijau yang mengagumkan. Ruang Tunggu-nya dibuat seolah menyatu dengan alam. Pengelola juga tambahkan beberapa kolam ikan di sejumlah titik terpisah. Mengagumkan!

Desain Unik

img_7452_OWw.jpg
Didesain dengan penggunaan lampu minimal (c) Rosita/Travelingyuk

Dalam pembangunannya, bandara ini coba mengadopsi karakter Osing, suku asli di Sunrise of Java. Atapnya menyerupai udeng, penutup kepala pria khas Osing. Selain itu, masih ada taman dengan konsep roof garden yang ditanami sejumlah rumput dan tanaman lokal.

Jika diperhatikan lebih detail, sejumlah sudut bangunan bandara dirancang menggunakan bahan kayu ulin daur ulang. Sementara itu, interiornya dibuat minim sekat agar sirkulasi udara makin lancar. Sinar mentari dipastikan masuk leluasa hingga meminimalisir penggunaan lampu. Benar-benar keren ya Teman Traveler?

img_74364_Xy3.jpg
Pintu gerbang bandara (c) Rosita/Travelingyuk

Itulah sekilas ulasan soal Bandara Banyuwangi, green airport pertama di Indonesia. Buat Teman Traveler yang penasaran ingin melihat sendiri seperti apa canggihnya lapangan udara ini, bisa langsung rencanakan wisata Banyuwangi. Siap-siap dibuat takjub dengan desain cerdas di bandara ini!

Tags
Banyuwangi kontributor Travelingyuk wisata banyuwangi
Share