10 Kegiatan Seru di Jogja yang Bikin Kamu Pengen Balik Lagi dan Lagi ke Sana

Alfri

Alfri

On BackPacker

Jogja adalah salah satu tujuan traveling yang dianggap sudah mainstream banget. Tapi dengan cara yang berbeda, menikmati Jogja akan terasa seperti saat pertama kali ke sana. Beraneka kegiatan menarik bisa dicicipi di kota gudeg yang tidak akan membuat bosan untuk selalu memasukkan Jogja dalam tujuan traveling untuk kali yang kesekian.

Berbagai kegiatan seru berikut ini adalah alasan kenapa Jogja tidak pernah membosankan untuk dikunjungi. Dilansir dari situs pencarian tiket pesawat dan akomodasi terkemuka, Skyscanner didapatkanlah 12 kegiatan seru di Jogja rekomendasi dari orang asli kota tersebut, berikut ulasannya.

1. Incip-Incip Kuliner Jogjakarta

Ini perlu dicatat oleh para traveler, saat traveling ke suatu daerah cari tahu apakah daerah tersebut memiliki kuliner khas, jika punya wajib tuh hukumnya buat dicicipi. Kebanyakan traveler cuma menikmati spot-spot keren saja, kalau urusan makan mereka mencari rumah makan yang menghidangkan menu luar negeri atau menu makanan umum seperti ayam goreng dal lainnya.

Gudeg Joga [image source]
Gudeg Joga [image source]
Rugi jika berkunjung ke suatu daerah kemudian tidak menikmati kuliner khasnya, termasuk saat ke Jogja. Sudah tahu kan kuliner khas Jogja itu apa? Benar, Gudeg tapi sudah pernah mencicipi belum? Padahal makanan khas ini bisa Anda jumpai di pusat angkringan yang ada di kawasan Malioboro. Makanya jangan shopping melulu, mampirlah ke warung makan di sana dan mencoba makanan khas yang terbuat dari nangka muda ini.

2. Keliling Jogja Naik Becak

Bosen jalan-jalan di Malioboro? Mungkin cara Anda menikmati kawasan tersebut yang musti diubah. Lupakan sejenak shopping di toko-toko yang berderet di sana, panggil abang tukang becak dan sewalah becak buat berkeliling kota. Belum pernah kepikiran kan?

Keliling Jogja Naik Becak [image source]
Keliling Jogja Naik Becak [image source]
Naik becak adalah salah satu kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Jogja, Anda tidak bisa melakukan ini di tengah kota Jakarta. Biasanya rute yang akan dilalui saat keliling Jogja naik becak adalah mulai dari kawasan nol kilometer Jogja di jalan Malioboro hingga menuju kawasan keraton bagian utara.

3. Hang Out di Alun-Alus Selatan

Waktu yang spesial buat menikmati kota Jogja adalah pada malam hari. Setelah puas berkeliling kota dengan becak, tujuan pemberhentian selanjutnya adalah di alun-alun selatan syukur-syukur kalau abang becaknya mau mengantar ke sana jadi Anda tak perlu repot.

Hang Out di Alun-Alus Selatan [image source]
Hang Out di Alun-Alus Selatan [image source]
Banyak hal yang bisa dilakukan di alun-alun selatan pada malam hari. Misalnya mencoba tantangan melewati gang antara dua pohon beringin kembar dengan mata tertutup. Setelah itu keliling alun-alun dengan naik becak cinta, semacam becak yang telah modifikasi menjadi bentuk mobil dengan lampu warna-warni dan full musik. Kemudian nongkrong sampai malam di angkringan yang menyediakan kopi joss, kopi yang penyajiannya menambahkan bara api arang ke dalam minuman.

4. Napak Tilas di Kompleks Bekas Pemandian Para Istri Raja

Jangan lupa mampir di Taman Sari saat berkunjung ke Jogja sebab ini adalah salah satu tempat paling bersejarah di sana. Dibangun tahun 1758-1765 oleh Sultan Hamengku Buwono I sebagai rumah peristirahatan bagi keluarga kerajaan. Di sana juga terdapat kolam pemandian yang digunakan para istri raja untuk bersantai dan mandi.

Napak Tilas di Kompleks Bekas Pemandian Para Istri Raja [image source]
Napak Tilas di Kompleks Bekas Pemandian Para Istri Raja [image source]
Kompleks Taman Sari terdiri atas beberapa bangunan dan lorong-lorong. Sebab pada kelanjutannya taman ini lebih dipersiapkan sebagai benteng pertahanan terakhir jika Jogja di gempur musuh. Anda bisa mengeksplorasi sesuka hati tapi awas jangan sampai tersesat karena wilayahnya sangat luas.

5. Kursus Kerajinan Khas Jogja

Selain menawarkan keindahan wilayahnya Jogja juga memiliki wisata edukasi berupa kursus kerajinan tangan khas daerah tersebut. Jogja tercatat memiliki beberapa kerajinan khas berupa batik, gerabah dan kerajinan perak. Jangan cuma membeli produk jadinya saja, sebaiknya nikmati sensasi kursus membuat barang-barang tersebut dengan tanganmu sendiri.

Kursus Kerajinan Khas Jogja [image source]
Kursus Kerajinan Khas Jogja [image source]
Buat traveler yang suka batik bisa belajar membatik dengan cara ikut kursus singkat di sekitar Taman Sari Keraton. Untuk yang suka dengan gerabah kursus saja di desa wisata Kasongan. Yang terakhir Anda juga bisa membuat pernak pernik dari perak dengan tanganmu sendiri dengan cara kursus di daerah Kota Gede.

6. Ziarah ke Makam Raja-Raja Mataram

Wisata sejarah sekaligus ziarah ke makam raja-raja Mataram mungkin menjadi salah satu pilihan menarik dan tak biasa saat berada di Jogja. Untuk itu traveler bisa datang ke Makam Raja Imogiri yang terletak di sebuah bukit indah di selatan Jogjakarta.

Ziarah ke Makam Raja-Raja Mataram [image source]
Ziarah ke Makam Raja-Raja Mataram [image source]
Letaknya yang berada di atas bukit memberikan pengalaman tersendiri bagi traveler yang mau berziarah ke sana. Sebab sebelum sampai di pemakaman kita diajak untuk sedikit berolahraga dengan menaiki ratusan tangga. Tidak cukup sampai disitu, karena yang mau diziarahi adalah mantan raja Mataram maka untuk bisa berziarah traveler diwajibkan untuk memakai pakaian tradisional Jawa. Banyak hal yang bisa dipelajari di sana mulai dari silsilah kerajaan hingga lebih mengenal adat Jawa. Jangan lupa untuk datang pada hari Senin, Jumat dan Minggu. Kompleks pemakaman ini tidak buka selain hari tersebut.

7. Kemping di Gunung Api Purba, Nglanggeran

Setelah puas berkeliling tengah kota Jogja saatnya mengeksplorasi kawasan pinggiran Jogja. Anda bisa memulainya dengan melipir sedikit ke arah timur menuju Gunungkidul. Tapi sebelum sampai di sana mampir dulu ke Gunung Api Purba Nglanggeran.

Kemping di Gunung Api Purba, Nglanggeran [image source]
Kemping di Gunung Api Purba, Nglanggeran [image source]
Gunung ini terletak di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Menurut studi gunung ini terbentuk dari magma gunung api yang meletus sekitar 60 juta tahun lalu. Lokasi ini sedang booming di kalangan traveler bebarengan dengan mulai naik daunnya spot-spot wisata di Gunungkidul. Meski sebutannya adalah gunung tapi traveler tak perlu trekking berhari-hari untuk sampai di puncaknya, cukup jalan kaki selama 1,5 jam sampai deh di gunung Nglanggeran. Lebih seru lagi jika bermalam di sana atau kemping.

8. Menyusuri Pantai-Pantai Eksotis di Gunungkidul

Destinasi yang lagi happening di Gunungkidul adalah pantai-pantainya. Anda bisa mulai menjelajahi pantai-pantai di Gunungkidul yang kebanyakan berpasir putih dan masih perawan. Saran kami kunjungi yang sudah populer dahulu sebab kebanyakan pantai masih memiliki akses jalan yang cukup sulit.

Pantai Nglambor, Gunungkidul[image source]
Pantai Nglambor, Gunungkidul[image source]
Tidak cukup sehari menyambangi pantai-pantai di Gunungkidul pasalnya ada total 69 pantai di Kabupaten ini seperti dilongok Travelingyuk di situs pariwisata Jogja. Uniknya walaupun berada di pantai selatan beberapa pantai di Gunungkidul memiliki ombak yang tenang bahkan bisa buat snorkelingan seperti pantai Nglambor. Pantai-pantai lain yang bisa dikunjungi antara lain pantai Drini, Indrayanti, Kukup, Timang, Ngrenehan, dan masih banyak lagi. Jangan ketinggalan pula menjelajahi gua-gua eksotis di Gunungkidul juga.

Masih banyak bukan hal menarik yang bisa dilakukan di Jogja. Pantaslah jika Jogja dicap istimewa.