Catat! Festival Maraton Mulai Januari Hingga Desember dari Sumatera Hingga Papua

Alfri

Alfri

On Indonesia

Sudah memiliki kalender 2016, sudah pula menandai hari libur panjang buat traveling kini saatnya kamu mencatat aneka festival yang akan berlangsung sejak Januari hingga Desember mendatang. Apa saja dan dimana saja keseruan ini bisa kamu dapatkan, simak terus ulasan Travelingyuk berikut ini.

Setiap daerah di Indonesia memiliki agenda wisata tahunan sebagai ajang promosi sekaligus melestarikan kebudayaan masing-masing. Begitu juga tahun ini, bakal ada banyak festival yang sayang untuk kamu lewatkan. Dilansir Travelingyuk dari berbagai sumber inilah festival maraton yang akan digelar mulai bulan Januari hingga Desember dari pulau Sumatera hingga Papua.

1. Festival Budaya Asmat di Papua Pada Bulan Januari Lanjut Dengan Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat Bulan Berikutnya

Bulan Januari akan diawali dengan penyelenggaraan Festival Budaya Asmat yang menampilkan kekayaan budaya Suku Asmat seperti seni tari dan musik serta seni membuat ukiran kayu serta membuat perahu. Sebagian traveler mungkin bertanya-tanya mengenai jadwal penyelenggaraan festival ini. Yap, semestinya Festival Budaya Asmat merupakan agenda tahunan yang selalu di selenggarakan pada bulan Oktober. Namun karena kota Agats yang merupakan ibu kota kabupaten Asma saat itu mengalami kekeringan maka festival ini diundur hingga Januari 2016 ini.

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang, via instagram
Perayaan Cap Go Meh di Singkawang, via instagram

Pada bulan berikutnya yakni Februari saatnya kamu membaur dalam perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat. Setiap tahunnya daerah ini selalu rutin menyelenggarakan ritual Tatung yaitu mengusir roh jahat dan kesialan selama setahun ke depan. Waktunya adalah 15 hari setelah tahun baru China. Menurut jadwal perayaan festival Cap Go Meh ini akan digelar tanggal 22 Februari 2016. Jangan sampai ketinggalan ya sebab ini adalah perayaan termegah se-Asia Tenggara lho.

2. Maret Saatnya Terbang ke Maluku, Ada Festival Timba Laor di Ambon, Bulan Aprilnya Menghadiri Festival Tidore di Tidore, Maluku Utara

Dua bulan yaitu Maret dan April sebaiknya kamu habiskan untuk traveling ke Maluku. Pada bulan Meret akan ada Festival Timba Laor yang diadakan di Ambon. Laor sendiri adalah sejenis cacing karang laut yang menjadi sumber makanan bergizi yang banyak terdapat di pesisir pantai Pulau Ambon. Dalam festival itu masyarakat sekitar dan juga wisatawan akan beramai-ramai menangkap cacing tersebut dan dikonsumsi bersama.

Acara Lufu Kie di Tidore, via instagram
Acara Lufu Kie di Tidore, via instagram

Kota Tidore yang memiliki hari jadi pada bulan April ini tidak pernah luput menggelar sebuah agenda pesta bertajuk Festival Tidore. Kegiatan yang sekaligus menjadi rangkaian acara hari jadi tersebut telah menjadi agenda rutin yang diadakan setiap tahun. Acara ini juga menjadi agenda wisata yang paling ditunggu traveler saat berkunjung ke Maluku Utara. Acara puncaknya berupa Ritual Lufu Kie yang diadakan untuk mengenang para pejuang yang berhasil mengusir VOC dari Tidore. Dalam acara ini ada pula kirab agung Kesultanan Tidore dan karnaval budaya.

3. Festival Teluk Jailolo di Halmahera Barat, Maluku Utara pada Bulan Mei & Festival Danau Sentani di Abepura, Papua di Bulan Juni

Festival Teluk Jailolo adalah suatu agenda tahunan yang diselenggarakan pemerintah Halmahera Barat untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Indonesia Timur. Umumnya acara ini dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei dan tahun ini akan diselenggarakan lagi festival serupa untuk kedelapan kalinya. Berbagai kegiatan yang selalu ada dalam festival tersebut antara lain Sigofi Ngolo, suatu upacara adat untuk membersihkan laut dan niat buruk. Orom Sasadu, suatu ritual mistis yang ditujukan sebagai ucapan syukur Suku Sahu atas berkat dari Sang Pencipta saat panen. Acara tersebut berupa makan besar namun anehnya tidak ada yang merasa kenyang meski makan dalam jumlah yang tidak wajar.

Festival Danau Sentani, via instagram
Festival Danau Sentani, via instagram

Agenda tahunan berikutnya adalah Festival Danau Sentani. Acara yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007 ini telah menjadi agenda tahunan dan selalu rutin digelar setiap tahun. Pusat acara dilakukan di sekitar Danau Sentani dan menampilkan berbagai budaya yang ada di daerah-daerah di Kabupaten Jayapura. Ada tiga agenda utama dalam festival tersebut yakni pagelaran budaya, pameran barang seni papua, dan tour wisata. Traveler pada pertengahan bulan Juni akan memadati kawasan tempat penyelenggaraan festival ini.

4. Juli Plesir Dulu ke Jawa Timur Untuk Melihat Yadnya Kasada Bromo di Bromo Sedangkan Bulan Agustus Bisa Mengikuti Kemeriahan Jember Fashion Carnival di Jember

Kawasan Gunung Bromo memang selalu ramai dikunjungi traveler yang ingin melihat indahnya matahari terbit. Namun satu kali dalam setahu atau tepatnya setiap hari ke-15 Kasada akan ada perayaan Hari Raya Besar Umat Hindu Suku Tengger yang lebih dikenal dengan sebutan Upacara Yadnya Kasada Bromo. Traveler yang datang bisa mengabadikan momen tersebut atau malah berbaur di dalamnya. Puncak acara festival ini adalah melemparkan sesajen berupa sayuran, ayam, dan bahkan uang ke kawah gunung Bromo.

Jember Fashion Carnival, via instagram
Jember Fashion Carnival, via instagram

Pada bulan Agustus ada baiknya kamu merencanakan liburan di Kota Jember. Pada saat itu akan ada sebuah festival busana bertaraf internasional yang rutin digelar dan menyedot ribuan penonton. Mereka datang dari berbagai kalangan dan daerah baik di dalam dan luar negeri. Bahkan tak jarang pula desainer kenamaan turut diundang dan hadir dalam festival ini. Adalah Jember Fashion Carnival, sebuah peragaan busana yang diikuti ratusan peserta dan memanfaatkan jalanan kota sejauh 3,6 kilometer sebagai panggung cat walknya. Acara ini hampir mirip dengan Festival Brasil.

5. Jangan Lewatkan Festival Danau Toba di Samosir, Sumut Pada Bulan September, Lanjut Ikuti Keseruan Grand Final Karapan Sapi di Pamekasan, Madura Pada Bulan Oktober

Festival Danau Toba adalah salah satu agenda tahunan yang layak untuk kamu kunjungi di bulan September. Acara yang dimaksudkan untuk mendongkrak kembali kejayaan danau purba yang pernah menjadi ikon wisata Indonesia diisi dengan berbagai pertunjukan seperti kegiatan seni budaya, wisata olahraga, lomba fotografi, pameran, fashion show etnik, seminar, serta hiburan lainnya.

Karapan Sapi, via instagram
Karapan Sapi, via instagram

Setiap tahun, sebagai acara memperingati hari jadi Kabupaten Pamekasan, pemerintah selalu mengadakan lomba balap sapi atau lebih dikenal dengan nama Karapan Sapi. Piala yang diperebutkan tidak main-main karena para peserta akan memperebutkan Piala Presiden. Lomba ini kemudian menjadi agenda tahunan yang selalu diadakan pada pertengahan menjelang akhir bulan Oktober.

6. November Saatnya Nonton Festival Toraja di Tana Toraja, Sulawesi Selatan dan Akhir Tahun Berkunjung ke Lombok Disana Ada Festival Gendang Beleq

Bulan November ada satu agenda wisata bertaraf internasional yang tidak boleh kamu lewatkan yaitu Toraja International Festival. Setiap tahun festival ini selalu menarik banyak antusias pengunjung baik warga Toraja sendiri, traveler dari luar daerah hingga wisatawan asing. Dalam acara tersebut mereka yang datang akan dihibur oleh berbagai budaya tradisional Tana Toraja. Tak ketinggalan pula ada sesi pengenalan berbagai macam objek wisata yang pastinya akan menambah perpustakaan tempat wisatamu.

Festival Gendang Beleq, via instagram
Festival Gendang Beleq, via instagram

Akhir tahun nanti, Lombok boleh jadi destinasi liburan yang paling direkomendasikan. Pasalnya sebagai penutup tahun Lombok akan menggelar acara tahunan bertajuk Festival Gendang Beleq. Acara ini berupa memainkan alat musik tradisional suku Sasak yang dinamakan Gendang Beleq. Konon musik ini dulu digunakan sebagai pengiring peperangan dengan maksud untuk menumbuhkan semangat para kesatria dan prajurit kerajaan Lombok yang pergi atau pulang dari medan peperangan.

Berbagai acara seru siap memeriahkan liburmu di tahun 2016. Sudah memutuskan untuk ikut di dalam festival-festival tersebut?