4 Pantangan Mendaki Gunung, Jangan Dilakukan ya Teman Traveler!

Teman Traveler berencana untuk mendaki gunung dalam waktu dekat? Sudah tahu Do’s dan Don’ts selama mendaki gunung? Kalau belum tahu, mendingan kalian cek beberapa pantangan mendaki gunung berikut sebelum berangkat mendaki. Jangan lakukan hal-hal di bawah ini demi kelestarian lingkungan dan keamanan Teman Traveler. Apa saja, ya?

Membuang Sampah di Gunung Maupun Sepanjang Jalur Pendakian

Bawa kembali sampah kalian turun dari gunung via pixabay

Teman Traveler yang baik, gunung itu bukan tempat sampah. Apabila berniat mendaki gunung, pastikan juga membawa pulang segala perlengkapan yang dibawa, beserta sampahnya. Pantangan mendaki gunung yang pertama adalah meninggalkan bungkus mie instan, botol plastik bekas minum, atau sampah lainnya di sepanjang jalur pendakian maupun di puncak gunung.

Tidak ada dinas kebersihan di gunung yang bisa membersihkan sampah yang kalian tinggalkan. Selain itu, sampah yang dibuang sembarangan oleh pendaki gunung juga merusak keindahan lingkungan dan kelangsungan hidup flora dan fauna sekitarnya.

Lupakan Pasta Gigi dan Sabun Selama di Gunung

No detergen via pixabay

Buat yang belum tahu, kalian dilarang membawa detergen, pasta gigi, maupun sabun untuk dibawa selama pendakian. Pos-pos pendakian biasanya menggeledah tas para pendaki gunung dan akan menyita barang-barang tersebut apabila kalian kedapatan membawanya. Hal ini dikarenakan bahan-bahan yang terkandung dalam pasta gigi, sabun, maupun detergen bisa merusak ekosistem mata air di puncak gunung.

Ingat, Teman Traveler, mata air yang kalian temui di sepanjang pendakian gunung akan turun ke desa-desa di bawahnya. Jadi bijaklah dalam menggunakannya. Pantangan mendaki gunung lainnya adalah buang hajat di sekitar sumber mata air karena bisa mencemari sumber air.

Hindari Memakai Parfum ataupun Pengharum

Jangan gunakan pengarum badan saat ke gunung via pixabay

Tidak ingin dikejar-kejar oleh lebah ataupun serangga hutan? Oleh karena itu, hindari menggunakan parfum atau pengharum lainnya yang mengandung minyak atsiri bunga. Sudah kodratnya lebah dan serangga tertarik dengan wewangian bunga.

Apabila Teman Traveler menggunakan pengharum tubuh, serangga-serangga ini akan dengan suka hati mengerubuti kalian. Hiy, kalian pasti tidak ingin kan tubuhnya bengkak dan bentol-bentol karena disengat serangga?

Sedang Datang Bulan? Tunda Dulu Naik Gunungnya

Tunda dulu naik gunungnya via pixabay

Banyak mitos bersliweran mengenai perempuan yang sedang datang bulan tidak diperkenankan untuk naik gunung. Info kali ini bukan karena mitos melainkan fakta ilmiah.

Perempuan yang datang bulan, apalagi antara hari pertama dan ke dua, badannya cenderung lebih lemah dan rentan mengalami kram perut. Udara dingin gunung semakin memperbesar kemungkinan sakit ataupun kram perut tersebut. Apabila hal ini terjadi, Teman Traveler malah akan menyulitkan tim pendakian karena membuat mereka harus mengevakuasi kalian.

Alasan ke dua dikarenakan di gunung masih banyak hidup macan kumbang dan binatang karnivora lainnya. Bau darah akan memicu indra penciuman mereka dan mengancam keselamatan seluruh tim pendakian. Jadi, buat kalian yang sedang datang bulan tunda dulu keinginannya untuk mendaki gunung ya.

Nah, itu tadi beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menaklukkan gunung-gunung di Indonesia. Teman Traveler pendaki pemula, pastikan memperhatikannya, ya.

Tags
gunung indonesia Indonesia Mendaki Gunung tips dan inspirasi
Share