5 Hal Khas di Belitung yang Tidak Ditemukan di Tempat Lain

Mie Belitung

Alam indonesia itu bagai alunan nada yang keluar dari berbagai alat musik membentuk sebuah irama yang merdu, indah dan bisa menjadi sumber kebahagiaan. Tempat yang bisa didatangi untuk meredakan amarah, menenangkan jiwa, dan memanjakan mata. Hampir di semua tempat itu keren, kamu harus mencoba wisata Belitung. Dengan begitu, semangatmu akan terisi kembali dan berbagai manfaat baik dari bertamasya akan kamu dapatkan.

Beberapa hari di Belitung bahkan tidak akan terasa, mungkin malah masih belum membuatmu puas menjelajahi tiap jengkal dari negeri Laskar Pelangi. Belum lagi ada beberapa hal yang khas dan hanya bisa kamu temukan di Belitung. Kali ini Travelingyuk akan mengulas seputar apa saja yang khas di Belitung dari kuliner hingga oleh-oleh batu mulia. Apa saja itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Mie Belitung

Mie Belitung
Mie Belitung [image source]
Hal pertama yang harus kamu lakukan begitu tiba di Belitung adalah mencoba kuliner khas di Warung Atep. Jangan di tunda-tunda lagi, karena satu porsi mie dengan bumbu yang meresap dalam kuah mantap akan menggoyang lidahmu. Belum lagi ada campuran kentang, ketimun, emping, dan udang, rasanya jadi semakin mantap.

Mie Belitung
Mie Belitung [image source]
Mie Atep ini sudah dijual sejak tahun 1973. Jadi termasuk legendaris dan konsisten soal rasa hingga sekarang. Letak warung mie atep ada di Jalan Sriwijaya Belitung. Menurut sang pemilik resepnya tidak berubah sejak puluhan tahun yang lalu. Nggak heran jika kuliner ini dijadikan sebagai salah satu ikon yang wajib di coba.

2. Museum Andrea Hirata

Museum kata
Museum kata [image source]
Timah, batu satam, hingga kopi adalah berbagai pernak-pernik yang membuat daya tarik Belitung semakin membahana. Namun yang satu ini juga nggak kalah bikin penasaran. Beberapa waktu yang lalu ada film yang menceritakan sekelompok anak-anak yang hidup dikelilingi oleh keindahan alam dan mengambil latar tempat di Belitung. Kamu pasti bisa menebak apa judulnya. Ya benar, jawabannya adalah Belitung.

Museum kata
Museum kata [image source]
Kini sudah beberapa tahun sejak rilisnya film tersebut, namun ternyata kenangan para penonton tentang sosok anak-anak tersebut tak pernah pudar hingga saat ini. Terbukti kunjungan pada Museum Kata Andrea Hirata selalu ramai dari waktu-ke waktu. Di dalamnya ada berbagai koleksi barang yang berhubungan dengan Laskar Pelangi.

3. Sambal Lingkung

Sambal Lengkong
Sambal Lingkong [image source]
Disebut juga sambal lingkong adalah oleh-oleh khas Belitung yang bentuknya seperti abon atau serundeng meski namanya adalah sambal. Rasanya enak dan gurih serta tentu saja terdapat cita rasa pedasnya. Kelezatan yang beda dari sambal-sambal lainnya adalah karena bahan pembuatannya juga dilengkapi dengan berbagai jenis ikan.

Sambal Lengkong
Sambal Lingkong [image source]
Misalnya saja tengiri, belum lagi santan kelapa dan rempah-rempah dari Belitung. Proses pembuatannya cukup rumit, oleh karena itu pada zaman dulu biasanya para ibu-ibu saling bahu- membahu saling membantuk untuk membuat kuliner ini.

4. Batu Satam

Tambang Timah Belitung [image source]
Masih ingat dengan trend batu akik? Pada saat seperti itu, Belitung ramai di datangi oleh orang-orang yang ingin berburu oleh-oleh indah berbentuk Batu Satam. Warnanya hitam dan semakin cantik setelah dipoles, batuan ini terbentuk karena proses alam akibat tabrakan meteor. Tanah Belitung yang mengandung timah tinggi, mengakibatkan sebuah reaksi tertentu hingga terbentuklah batu satam. Karena proses yang langka itu, batu satam hanya bisa ditemukan di Belitung saja.

Batu satam
Batu satam [image source]
Itulah mengapa hingga saat ini, Batu satam yang nampak berkilau seperti kaca itu sering diburu oleh kolektor meski harganya mahal. Arti dari satam itu sendiri menurut warga setempat adalah batu hitam. Sedangkan menurut keterangan dari buku De Ontwikkling Van Het Eiland Billiton-Maatschappij karangan Door J.C. Mollema, seorang berkebangsaan Belanda yang bernama Ir. N Wing Easton menyebut batu satam sebagai Billitonite yang artinya adalah batu dari Belitung.

2.

5. Warung Kopi Kong Djie

Warung Kopi Kong Djie
Warung Kopi Kong Djie [image source]
Belitung tidak bisa dipisahkan dari timah dan satu lagi adalah kopi. Minuman sejuta umat ini cukup populer di Belitung dan banyak peminatnya. Bisanya diminum sambil berkumpul untuk membicarakan berbagai hal. Dengan kata lain, kopi Belitung adalah teman yang tepat untuk berdiskusi.

Warung Kopi Kong Djie
Warung Kopi Kong Djie [image source]
Jika menyinggung soal kopi di Belitung, maka ada satu tempat yang hingga sekarang menjual kopi khas dan hanya ada di Belitung yaitu Warung Kopi Kong Djie. Tempat ini sudah berdiri sejak puluhan tahun yang lalu. Meski sekarang telah dikelola oleh keturunan pemilik warung, namun cara pembuatan kopi dan lain sebagainya tidak berubah demi untuk mempertahankan rasa. Kamu bisa merasakan minuman khas dengan datang langsung ke alamat Warkop Kong Djie di Jl. Sijuk, Air Merbau, Tj. Pandan, Kabupaten Belitung.

Itulah beberapa hal yang termasuk khas di Belitung. Tentu masih banyak wisata Belitung baik kuliner, alam, maupun sejarah yang lainnya. Tapi, kamu bisa mulai dari lima hal di atas. Next