Jogja Takbir Festival 2019, Semarak di Malioboro

Fondina Gusriza

Fondina Gusriza

On Indonesia
Jogja Takbir Festival Jogja Takbir Festival

Jogja Takbir Festival merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan usai perayaan Hari Raya Idul Adha. Edisi 2019 diselenggarakan pada hari Selasa, 13 Agustus silam. Selain untuk memeriahkan Hari Raya Kurban, gelaran ini juga sekaligus menjadi kompetisi takbir memperebutkan trofi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Usung Tema Kearifan Lokal

20190813_211006_3lO.jpg
Peserta bersiap sebelum masuk Malioboro (c) Fondina Gusriza/Travelingyuk

Perhelatan tahun ini mengusung tema ‘Jogja Bertakbir Bernuansakan Kearifan Lokal’. Total peserta mencapai 20 kontingen, berasal dari berbagai kecamatan dan komunitas di seantero Kota Gudeg. Masing-masing mengusung tema sesuai konsep tema yang telah ditentukan panitia.

Salah satunya peserta ada yang menampilkan tema ‘surau’ atau mushola dalam Bahasa Minang. Alhasil, semua anggota kontingennya mengenakan pakaian bernuansa Minang. Laki-lakinya memakai ‘deta’ alias peci runcing, sementara perempuannya mengenakan ‘tangkuluak bundo kanduang’, hiasan kepala menyerupai tanduk kerbau.

Kontingen yang sama juga membuat miniatur surau untuk diarak sepanjang rute Jogja Takbir Festival. Agar lebih tampak meyakinkan, mereka juga menambahkan ‘marawa’, umbul-umbul bendera Minang berwarna kuning, hitam dan merah. Peserta juga mengaransemen ulang ‘Takana Jo Kampuang’, yang merupakan lagu daerah Sumatera Barat.

Kontestan dari Beragam Kalangan

20190813_213302_wOu.jpg
Peserta lain memantau jalannya acara (c) Fondina Gusriza/Travelingyuk

Peserta Festival Takbir kali ini terdiri dari lintas lini usia. Mulai dari anak anak, remaja, dewasa, sampai orang tua. Masing-masing tim terdiri dari beberapa kelompok yang punya tugas membawa miniatur tema, menari, serta memainkan musik. Tak heran jika satu tim bisa terdiri dari 30 hingga 50 orang. Sangat ramai bukan?

Meriahkan Suasana Malioboro

20190813_210932_O75.jpg
Beraksi di sepanjang Malioboro (c) Fondina Gusriza/Travelingyuk

Rute yang digunakan di festival tahun ini adalah sepanjang jalan Malioboro. Arak-arakan mulai bergerak dari daerah dekat Pasar Kembang, melintasi Jalan Malioboro, hingga sampai di titik nol kilometer.

Di tujuan terakhir, seluruh peserta menampilkan atraksinya satu-persatu. Mereka unjuk kemampuan di depan panggung juri. Begitu acara rampung, mereka serentak membubarkan diri di Alun Alun Utara Keraton.

20190813_214347_Pcp.jpg
Peserta membawa miniatur surau (c) Fondina Gusriza/Travelingyuk

Festival edisi 2019 ini cukup sukses menyedot animo warga dan wisatawan. Bahkan tak sedikit pelancong yang sengaja mampir ke Malioboro untuk menyaksikan semaraknya acara ini. Diharapkan acara ini bisa terus digelar untuk menambah daya tarik wisata Jogja di masa mendatang.

Itulah sedikit pengalaman saya menyaksikan Jogja Takbir Festival. Buat Teman Traveler yang melewatkan momen ini, jangan khawatir. Kalian bisa menyaksikannya tahun depan karena event ini rutin digelar tiap setahun sekali. Jadi, segera rencanakan liburan ke Jogja ya.