Bingung Mau Wisata Religi Kemana? Coba 5 Destinasi Berikut

Sambil menyelam minum air, sambil jalan-jalan sekaligus mendekatkan diri dengan Tuhan mungkin inilah sebutan yang tepat bagi traveler yang melakukan wisata religi. Dewasa ini wisata religi menjadi pilihan utama untuk menghabiskan waktu liburan para traveler.

Berwisata model ini dapat memperkaya rohani dan batin sekaligus dapat mendekatkan diri kepada Tuhan. Namun terkadang traveler bingung kemana tujuan yang tepat untuk wisata religi? Berikut 5 destinasi wisata religi yang dapat dikunjungi.

1. Mengunjungi Bukit Cinta Jabal Rahmah di Mekkah

Tanah suci nampaknya menjadi destinasi nomer satu yang wajib dikunjungi para traveler muslim. Selain untuk melakukan ibadah haji ataupun umrah maka sempatkan untuk berwisata religi ke Jabal Rahmah, sebuah bukit yang konon menjadi tempat bertemunya nabi Adam dan Siti Hawa setelah terpisah puluhan tahun.

Jabal Rahmah (c) 2.bp.blogspot.com
Jabal Rahmah (c) 2.bp.blogspot.com

Terletak di tepi Padang Arafah, sebelah timur kota Mekkah, Jabal Rahmah merupakan sebuah bukit di tengah lahan tandus. Dalam rangkaian ritual ibadah haji maupun umrah, para jamaah biasa mengunjungi beberapa tempat religi, salah satunya adalah bukit ini. Bukit setinggi 70 meter ini juga dipercaya menjadi tempat yang suci di mana jika jemaah berdoa minta jodoh di bukit ini maka ia akan segera menemukan jodohnya.

Dengan adanya kepercayaan tersebut maka berdampak pada aksi corat-coret jemaah pada batu yang berada di sekitar bukit. Sangat tragis memang, so, jika sedang mengunjungi bukit ini mohon untuk menjaga kebersihan dengan tidak melakukan aksi vandalisme atau corat-coret di batu sekita bukit.

2. Berziarah ke Makam Rasulullah

Meskipun ribuan tahun telah terpisah, semua umat muslim pasti sangat merindukan Rasulullah Muhammad SAW. Maka tak heran jika setiap tahunnya makam Rasulullah selalu ramai dikunjungi jutaan jamaah yang ingin berziarah. Makam Rasulullah ini berada di Masjid Nabawi, Madinah. Di sinilah para jamaah melepaskan rindu sekaligus mengenang manusia paling mulia sepanjang masa.

Makam Rasulullah Muhammad SAW (c) nustaffsite.gunadarma.ac.id
Makam Rasulullah Muhammad SAW (c) nustaffsite.gunadarma.ac.id

Pada zaman dahulu lokasi masjid Nabawi adalah rumah Rasulullah, sehingga beliau dimakamkan di dalam masjid bersejarah ini. Makam beliau juga berbeda dengan makam-makam lainnya di dunia. Makamnya ditutup dan dibatasi dengan pagar tinggi yang berhiaskan kaligrafi cantik serta dijaga oleh penjaga yang disebut aksar. Jika ingin mendoakan nabi Muhammad maka cukup memberi salam dan berdoa di depan makamnya.

3. Napak Tilas Jejak Nabi Musa di Mesir dan Yordania

Umat islam pasti tahu tentang kisah nabi Musa yang mampu membelah lautan. Nah, jika penasaran dan ingin lebih tahu tentang jejak-jejak nabi Musa maka traveling ke Mesir dan Yordania adalah tujuan yang tepat. Kenapa ke dua negara tersebut? Ini menyangkut tentang tempat yang diyakini menjadi bukti keberadaan beliau. Pertama, di Yordania terdapat mekam yang diyakini umat muslim sebagai makam Nabi Musa. Makam beliau berada di masjid 5 menara yang untuk menuju ke lokasi harus melewati medan yang tidak mudah.

Gunung Sinai tempat turunnya kitab Taurat (c) ganisrumpoko
Gunung Sinai tempat turunnya kitab Taurat (c) ganisrumpoko

Sedangkan di Mesir ada sebuah gunung yang dipercaya sebagai tempat yang digunakan Nabi Musa saat berdialog dengan Allah. Di gunung ini pula diyakini bahwa Allah menurunkan kitab Taurat yang berisi 10 perintah untuk umat muslim kala itu. Isinya adalah, mengakui keesaan Allah, larangan menyembah berhala atau patung, larangan menyebut Allah dengan sia-sia, memuliakan hari Sabtu, menghormati ayah dan ibu, larangan membunuh sesama manusia, larangan berzina, larangan mencuri, larangan menjadi saksi yang berdusta dan larangan memiliki keinginan untuk menguasai hak orang lain.

4. Wisata Ziarah ke Makam Wali Songo

Buat traveler yang belum mampu traveling ke luar negeri maka ada alternatif wisata dalam negeri yang tidak kalah menarik dan pasti tetap bermuatan religi. Penyebaran agama islam di pulau Jawa dilakukan oleh Wali Songo. Kisah kesembilan wali ini dapat ditelusuri dengan melakukan wisata ziarah ke makam-makam beliau. Untuk melakukan wisata ziarah ini cukup mudah karena ada banyak paket tur yang menawarkan wisata ini.

Masjid Demak (c) srikayaku
Masjid Demak (c) srikayaku

Rute yang biasa ditawarkan adalah mulai dari Jakarta menuju Cirebon untuk berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati. Setelahnya, perjalanan akan berlanjut ke Semarang untuk ke Demak, tepatnya ke Makam Sunan Kalijaga di Desa Daliangu. Hingga akhirnya perjalanan ditutup dengan berziarah ke makam Sunan Ampel yang ada di Surabaya. Dalam waktu selama 6 hari 5 malam para traveler akan di ajak berziarah ke makam sembilan wali tersebut.

5. Mengunjungi Museum Hagia Sophia Turki, Museum yang Pernah Jadi Masjid dan Gereja

Turki, negara yang kini menganut sistem sekuler ini dahulunya adalah pusat kerajaan islam terbesar di bawah Dinasti Usmaniyah. Di bawah dinasti ini Turki pernah mengalami kejayaannya. Sisa kejayaannya masih dapat dilihat dalam wujud Museum Hagia Sophia, sebuah bangunan megah yang pernah menjadi masjid dan gereja.

Museum Hagia Sophia, Turki (c) 1.bp.blogspot.com
Museum Hagia Sophia, Turki (c) 1.bp.blogspot.com

Pada awalnya bangunan yang kini berfungsi sebagai museum ini dibangun sebagai gereja Ortodoks namun setelah kota Konstantinopel jatuh ke tangan Dinasti Usmaniyah di tahun 1453, Hagia Sophia di alihfungsikan sebagai Masjid. Maka tak heran jika arsitektur bangunan ini sangat kental dengan ornamen yang ada di gereja. Hebatnya meski pada waktu itu bangunan ini jatuh ke tangan umat islam namun interior Hagia Sophia tidak dirubah. Ini menjadi bukti jika umat islam adalah umat yang sangat toleran.

Uniknya lagi, interior museum ini terdapat kaligrafi Allah yang berdampingan dengan lukisan Bunda Maria. Ada juga lukisan Yesus yang bersebelahan tepat dengan kaligrafi Al Quran. Sungguh perpaduan yang sangat unik dan indah. Jadi sangat disayangkan jika Anda melewatkan kesempatan berkunjung ke museum yang pernah dijadikan lokasi syuting film “99 Cahaya di Langit Eropa” ini.

Itulah kelima destinasi pilihan untuk berwisata religi. Semoga dengan mengunjungi tempat-tempat tersebut maka keimanan dapat bertambah dan traveling juga menjadi lebih bermanfaat. Next

Written by Alfri

Aku orangnya suka traveling terutama menjelajahi tempat-tempat yang belum banyak dijamah para turis.